Ayah Juga Bisa! Cara Efektif Menidurkan Bayi agar Tidur Lebih Lama dan Tenang

Nazwa Putri KurniawanDiterbitkan 22 Maret 2026, 09:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Menidurkan bayi sering kali dianggap sebagai tanggung jawab utama ibu, padahal ayah memiliki peran yang tak kalah penting dalam membantu si kecil beristirahat dengan lebih nyenyak. Keterlibatan ayah dalam rutinitas sebelum tidur tidak hanya membantu meringankan peran pasangan, tetapi juga membangun kedekatan emosional yang bernilai bagi bayi.

Meski beberapa ayah mungkin merasa canggung atau bingung harus mulai dari mana, ada banyak langkah sederhana yang sebenarnya dapat dilakukan untuk membuat bayi merasa aman, tenang, dan siap tertidur. Artikel ini akan menunjukkan bahwa ayah memiliki kemampuan besar untuk menjadi figur yang menenangkan di waktu tidur malam.

Untuk dapat tidur dengan baik, berdasarkan sumber dari mybloomingbaby.com, bayi membutuhkan rasa aman, kenyamanan, serta suasana sekitar yang menenangkan semua hal yang bisa diberikan oleh ayah melalui sentuhan dan interaksi yang lembut. Suara ayah yang cenderung lebih rendah, cara menggendong yang mantap, hingga ritme nafas yang stabil sering kali menjadi rangsangan yang membantu bayi rileks lebih cepat.

Ayah juga dapat berperan dalam menciptakan rutinitas tidur yang teratur, seperti memandikan bayi, memberikan pijatan ringan, atau membacakan cerita sederhana sebelum lampu dipadamkan. Kebiasaan-kebiasaan kecil ini dapat membentuk pengalaman tidur yang positif bagi bayi dan membuat waktu istirahat keluarga menjadi lebih berkualitas.

Selain memberikan dampak baik bagi bayi, keterlibatan ayah saat menidurkan si kecil juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri dalam merawat dan menenangkan anak. Momen ketika bayi tertidur di dalam pelukan adalah pengalaman berharga yang memperkuat ikatan batin dan membantu membentuk pola tidur yang lebih sehat kedepannya.

Melalui panduan ini, ayah dapat menemukan langkah-langkah praktis yang mudah diterapkan dan efektif untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak serta bangun dengan suasana hati lebih ceria. Sedikit konsistensi dan perhatian, ayah dapat menjadi bagian penting dalam rutinitas tidur bayi dan menghadirkan suasana malam yang lebih damai bagi seluruh keluarga.

2 dari 3 halaman

1. Ciptakan rutinitas tidur yang konsisten

Bangun rutinitas tidur yang sama setiap malam agar bayi lebih mudah terlelap. (Foto: prostooleh/Freepik)

Ayah dapat membangun rutinitas malam sederhana seperti mandi air hangat, pijat lembut, atau membacakan cerita untuk membantu bayi memahami bahwa waktunya beristirahat. Kebiasaan yang berulang membuat bayi merasa lebih aman dan mudah terlelap.

2. Gunakan suara lembut dan menenangkan

Suara ayah yang rendah dan stabil mampu memberi rasa nyaman pada bayi. Bersenandung pelan, humming, atau berbicara dengan nada lembut dapat membantu menenangkan suasana sebelum tidur.

3. Gendong dengan posisi nyaman

Dekapan ayah yang mantap dapat memberikan rasa aman dan membuat bayi lebih cepat rileks. Menggendong dengan posisi yang mendukung tubuh bayi juga membantu mengurangi rewel menjelang tidur.

4. Jaga pencahayaan dan suasana kamar

Pencahayaan temaram, suara yang minim, serta suhu kamar yang sejuk dapat menciptakan lingkungan tidur yang lebih kondusif. Suasana yang tenang membantu bayi lebih cepat masuk ke fase tidur.

5. Perhatikan tanda-tanda mengantuk

Mengamati isyarat sederhana seperti mengucek mata, menguap, atau mulai gelisah dapat membantu ayah menidurkan bayi pada waktu yang tepat, sehingga bayi tidak menjadi terlalu lelah dan rewel.

3 dari 3 halaman

6. Gunakan sentuhan menenangkan

Berikan sentuhan lembut agar bayi merasa lebih tenang sebelum tidur. (Foto: senivpetro/Freepik)

Usapan lembut, tepukan ritmis, atau pelukan hangat dapat memberikan rasa nyaman ekstra. Sentuhan ini membantu bayi merasa aman sehingga lebih mudah tertidur.

7. Hindari stimulasi berlebihan

Mengurangi layar, suara keras, atau aktivitas bermain yang terlalu aktif menjelang tidur membantu bayi tetap tenang. Lingkungan yang minim stimulasi membuat bayi lebih mudah menyesuaikan diri dengan waktu tidur.

8. Pastikan bayi kenyang dan kering

Memberikan popok yang bersih dan memastikan bayi sudah makan atau menyusu dengan cukup dapat mencegah bayi terbangun terlalu sering di tengah malam.

9. Latih tidur mandiri secara bertahap

Ayah bisa mulai menidurkan bayi saat ia sudah mengantuk tetapi belum tertidur. Cara ini membantu bayi belajar menenangkan diri dan tidur tanpa terlalu banyak bantuan.

10. Tetap tenang dan sabar

Bayi sangat peka terhadap emosi ayah. Sikap tenang, sabar, dan ritme yang perlahan dapat membantu bayi merasa lebih aman sehingga lebih mudah memasuki tidur nyenyak.