Fimela.com, Jakarta - Banyak orang tua baru menyadari pentingnya nutrisi anak ketika anak mulai sekolah atau saat berat dan tinggi badannya terlihat tidak sesuai usia. Padahal, fondasi kualitas hidup seorang anak, baik fisik, kognitif, maupun emosional, sudah ditentukan jauh sebelum itu. Fondasi tersebut dibangun pada periode yang disebut 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).
Mengutip buku "Mommyclopedia: Tanya Jawab tentang Nutrisi di 1000 Hari Kehidupan Anak", 1000 HPK adalah masa selama 270 hari (sembilan bulan) di dalam kandungan ditambah 730 hari (dua tahun) pertama kehidupan seorang anak. Dijelaskan lebih lanjut bahwa 1000 HPK sangat sensitif dalam mengoptimalkan tumbuh-kembang anak dan menentukan kualitas kehidupannya di kemudian hari.
Periode ini bukan sekadar fase awal kehidupan, melainkan masa emas sekaligus masa kritis yang tidak dapat diulang. Berikut lima hal penting yang perlu dipahami oleh orang tua, calon orang tua, dan siapa pun yang peduli pada masa depan generasi berikutnya.
1. 1000 HPK Sangat Penting
Kenapa 1000 HPK begitu krusial? Jawabannya terletak pada proses biologis yang berlangsung sangat cepat dan kompleks.Pada delapan minggu pertama sejak pembuahan, terjadi pembentukan semua cikal bakal organ tubuh utama, seperti jantung, otak, ginjal, paru-paru, dan sistem saraf. Ini adalah fase yang sangat sensitif, karena gangguan kecil sekalipun—terutama akibat kekurangan nutrisi—dapat berdampak besar pada hasil akhirnya.
Perkembangan organ-organ vital ini tidak berhenti saat bayi lahir. Sebagian organ, terutama otak, terus berkembang hingga akhir kehamilan dan berlanjut sampai anak berusia sekitar dua tahun. Artinya, kualitas asupan gizi ibu hamil dan anak di dua tahun pertama kehidupan sangat menentukan seberapa optimal organ-organ tersebut berfungsi di masa depan.
Inilah sebabnya 1000 HPK sering disebut sebagai jendela peluang. Jika peluang ini dimanfaatkan dengan baik, anak memiliki modal kuat untuk tumbuh sehat dan cerdas. Sebaliknya, jika terlewatkan, dampaknya bisa menetap seumur hidup.
2. Pentingnya Nutrisi pada 1000 HPK
Soal nutrisi menjadi hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan pada 1000 HPK. Pada periode ini, kebutuhan nutrisi anak meningkat pesat untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan mental yang berjalan sangat cepat.
Saat dalam kandungan, janin sepenuhnya bergantung pada ibu. Kekurangan gizi ibu hamil, baik makro nutrien seperti energi dan protein, maupun mikro nutrien seperti zat besi dan folat, akan langsung memengaruhi janin.
Setelah lahir, kebutuhan nutrisi tetap tinggi. ASI eksklusif selama enam bulan, dilanjutkan dengan MPASI yang adekuat, aman, dan bergizi seimbang, menjadi kunci utama. Pada fase ini, anak tidak hanya “butuh kenyang”, tetapi butuh nutrisi yang tepat untuk membangun jaringan tubuh, sel otak, dan sistem imun.
Nutrisi yang baik di 1000 HPK bukan sekadar mencegah sakit, tetapi membantu anak mencapai potensi maksimalnya—baik dalam kecerdasan, daya tahan tubuh, maupun kemampuan belajar.
3. Dampak Malnutrisi di 1000 HPK Sulit Diperbaiki
Salah satu hal terpenting yang perlu disadari adalah bahwa malnutrisi di 1000 HPK memiliki dampak jangka panjang dan sering kali sulit, bahkan tidak mungkin, diperbaiki sepenuhnya.
Hal ini terjadi karena perkembangan otak manusia berlangsung sangat pesat hingga usia dua tahun. Setelah periode ini terlewati, kemampuan otak untuk membentuk struktur dasar dan koneksi utama akan menurun drastis.
Jika pada masa kritis ini anak mengalami kekurangan nutrisi, maka dampaknya bisa berupa:
- Kemampuan kognitif yang lebih rendah
- Gangguan konsentrasi dan belajar
- Risiko masalah perilaku
- Produktivitas yang lebih rendah di usia dewasa
Intervensi nutrisi harus dilakukan selama masa 1000 HPK. Jika masa ini berlalu, upaya perbaikan sering kali tidak optimal. Bahkan, kenaikan berat badan yang tidak proporsional setelahnya justru dapat meningkatkan risiko overweight, obesitas, dan penyakit metabolik di kemudian hari.
4. Kekurangan Zat Besi adalah Bentuk Malnutrisi yang Paling Umum
Kekurangan zat besi merupakan salah satu bentuk malnutrisi yang paling sering terjadi dan sering tidak disadari.
Secara global, diperkirakan 47% (293 juta) anak usia prasekolah dan 42% (56 juta) wanita hamil mengalami anemia, dengan sekitar setengah kasus disebabkan oleh defisiensi besi. Angka ini menunjukkan bahwa masalah zat besi bukan isu kecil, melainkan masalah kesehatan dunia.
Zat besi berperan penting dalam:
- Pembentukan sel darah merah
- Pengangkutan oksigen ke otak
- Perkembangan sistem saraf
Selain zat besi, otak juga membutuhkan nutrisi penting lain seperti protein, asam lemak tak jenuh ganda, seng, tembaga, yodium, kolin, folat, serta vitamin A, B6, dan B12 agar dapat tumbuh dan berkembang optimal.
Masa puncak kebutuhan zat besi terjadi saat janin masih dalam kandungan dan pada masa bayi hingga balita (usia 6 bulan–3 tahun). Inilah masa paling berisiko terjadinya gangguan perkembangan saraf akibat kekurangan zat besi, yang dampaknya bisa menetap hingga dewasa.
5. Risiko Stunting saat Kebutuhan Nutrisi di 1000 HPK Tidak Tercukupi
Stunting merupakan salah satu dampak paling nyata dari kekurangan nutrisi kronis di 1000 HPK.
Stunting (pendek berdasarkan umur) didefinisikan sebagai tinggi badan berada di bawah minus dua standar deviasi (<-2 SD) berdasarkan umur menurut WHO Child Growth Standard.
Proses terjadinya stunting tidak instan. Awalnya, anak yang kekurangan nutrisi akan mengalami kenaikan berat badan yang lambat. Jika kondisi ini berlangsung lama, tubuh akan beradaptasi dengan memperlambat pertumbuhan tinggi badan.
Namun stunting bukan hanya soal tinggi badan. Anak stunting berisiko mengalami:
- Perkembangan kognitif yang terhambat
- Daya tahan tubuh lebih rendah
- Prestasi belajar yang kurang optimal
- Risiko penyakit tidak menular di usia dewasa
Inilah sebabnya pemenuhan nutrisi di 1000 HPK sangat penting sebagai langkah pencegahan, bukan sekadar pengobatan.
1000 Hari Pertama Kehidupan Anak bukan sekadar istilah medis, melainkan periode penentu kualitas hidup manusia. Pada masa inilah tubuh dan otak dibentuk, fondasi kesehatan diletakkan, dan potensi masa depan mulai dirancang.
Memahami pentingnya 1000 HPK berarti menyadari bahwa investasi terbaik untuk anak bukan hanya pendidikan di usia sekolah, tetapi perhatian, nutrisi, dan perawatan optimal sejak awal kehidupan. Karena masa ini tidak bisa diulang, setiap upaya yang dilakukan hari ini akan menjadi bekal berharga bagi anak sepanjang hidupnya.