10 Tanda-Tanda Awal Autisme yang Perlu Diketahui Orangtua

Adinda Tri WardhaniDiterbitkan 18 Januari 2026, 13:44 WIB

ringkasan

  • Deteksi dini tanda autisme sangat penting untuk intervensi yang efektif dan peningkatan hasil jangka panjang bagi anak.
  • Gangguan Spektrum Autisme (GSA) ditandai oleh tantangan komunikasi sosial dan interaksi, serta perilaku terbatas dan berulang.
  • Tanda-tanda autisme bervariasi berdasarkan usia, mulai dari kurangnya kontak mata pada bayi hingga kesulitan memahami perasaan orang lain pada usia berapa pun.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, mengenali tanda-tanda awal autisme pada anak merupakan langkah krusial bagi setiap orangtua. Deteksi dini dan intervensi yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup serta hasil jangka panjang bagi anak-anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA). GSA sendiri adalah kondisi perkembangan yang memengaruhi cara seseorang berinteraksi sosial dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya.

Kondisi ini memengaruhi bagaimana anak melihat orang lain dan bersosialisasi, serta dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Gejala autisme dapat muncul sejak dini, meskipun tidak selalu terlihat jelas pada awalnya. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang Early Autism Signs Parents Need to Know menjadi bekal penting bagi orangtua untuk bertindak cepat dan memberikan dukungan terbaik.

Meskipun GSA terlihat berbeda pada setiap individu, dokter umumnya mencari dua area utama perbedaan saat membuat diagnosis. Area tersebut adalah tantangan dalam komunikasi sosial dan keterampilan interaksi, serta perilaku yang terbatas dan berulang.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Memahami Gangguan Spektrum Autisme (GSA): Fondasi Awal

Gangguan Spektrum Autisme (GSA) adalah disabilitas perkembangan yang disebabkan oleh perbedaan pada otak. Kondisi ini memengaruhi cara seseorang berinteraksi, bersosialisasi, berbahasa, berekspresi, dan berkomunikasi secara verbal maupun nonverbal. | Unsplash - dx www

Gangguan Spektrum Autisme (GSA) adalah disabilitas perkembangan yang disebabkan oleh perbedaan pada otak. Kondisi ini memengaruhi cara seseorang berinteraksi, bersosialisasi, berbahasa, berekspresi, dan berkomunikasi secara verbal maupun nonverbal. Orang dengan GSA seringkali memiliki masalah dalam komunikasi sosial dan interaksi, serta menunjukkan perilaku atau minat yang terbatas dan berulang.

GSA dikenal juga dengan istilah autistic spectrum disorders karena gejalanya yang sangat beragam, mulai dari ringan hingga berat. Penting untuk diingat bahwa setiap anak dengan autisme adalah unik, dan ciri-ciri autisme pada anak dapat berbeda-beda. Namun, deteksi dini memungkinkan anak untuk segera mendapatkan terapi atau dukungan yang diperlukan, sehingga memperkecil risiko keterlambatan dalam penanganan.

Tanda-tanda GSA dapat bervariasi secara luas dari satu anak ke anak lainnya. Beberapa anak menunjukkan tanda-tanda awal dalam 12 bulan pertama kehidupan, sementara yang lain mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda hingga usia 24 bulan atau lebih. Beberapa anak dengan GSA dapat mengembangkan keterampilan baru dan mencapai tonggak perkembangan hingga sekitar 18 hingga 24 bulan, kemudian berhenti memperoleh keterampilan baru atau kehilangan keterampilan yang pernah mereka miliki.

3 dari 5 halaman

Early Autism Signs Parents Need to Know pada Bayi (6-12 Bulan)

Pada usia bayi, beberapa tanda awal autisme mungkin sudah dapat diamati. Perhatian orangtua terhadap perkembangan si kecil sangatlah penting pada fase ini. Tanda-tanda ini seringkali berkaitan dengan interaksi sosial dan respons terhadap lingkungan sekitar.

  • Kurangnya Kontak Mata atau Kontak Mata Terbatas: Beberapa anak menunjukkan tanda GSA sejak bayi, seperti kurangnya kontak mata. Mereka mungkin menghindari atau tidak menjaga kontak mata.
  • Sedikit atau Tidak Ada Senyuman Besar atau Ekspresi Kegembiraan Lainnya: Bayi mungkin menunjukkan sedikit atau tidak ada senyuman besar atau ekspresi hangat, gembira, dan menarik lainnya. Mereka juga mungkin tidak menunjukkan ekspresi wajah seperti senang, sedih, marah, dan terkejut pada usia 9 bulan.
  • Tidak Merespons Nama: Bayi tidak merespons namanya pada usia 9 bulan. Kegagalan ini dapat terjadi secara berulang mulai dari bayi berusia 9 bulan hingga 24 bulan.
  • Kurangnya Berbagi Suara, Senyuman, atau Ekspresi Wajah Bolak-balik (pada usia 9 bulan): Ada sedikit atau tidak ada berbagi suara, senyuman, atau ekspresi wajah bolak-balik.
  • Tidak Berminat pada Pengasuh: Beberapa anak menunjukkan tanda GSA sejak bayi, seperti tidak tertarik pada pengasuh.

Jika Sahabat Fimela menemukan beberapa indikasi ini, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Intervensi dini sangat penting untuk mendukung perkembangan optimal anak.

4 dari 5 halaman

Deteksi Dini pada Balita: Tanda Autisme Usia 12-24 Bulan

Memasuki usia balita, tanda-tanda autisme dapat menjadi lebih jelas, terutama dalam aspek komunikasi dan perilaku. Orangtua perlu mengamati dengan cermat bagaimana balita berinteraksi dan mengembangkan keterampilan baru.

  • Sedikit atau Tidak Ada Celotehan (pada usia 12 bulan): Balita mungkin menunjukkan sedikit atau tidak ada celotehan.
  • Sedikit atau Tidak Ada Gerakan Bolak-balik (seperti menunjuk, menunjukkan, meraih, atau melambai): Ada sedikit atau tidak ada gerakan bolak-balik seperti menunjuk, menunjukkan, meraih, atau melambai. Mereka menggunakan sedikit atau tidak ada gerakan pada usia 12 bulan.
  • Sangat Sedikit atau Tidak Ada Kata-kata (pada usia 16 bulan): Balita mungkin memiliki sangat sedikit atau tidak ada kata-kata.
  • Sangat Sedikit atau Tidak Ada Frasa Dua Kata yang Bermakna (pada usia 24 bulan): Ada sangat sedikit atau tidak ada frasa dua kata yang bermakna (tidak termasuk meniru atau mengulang).
  • Tidak Bermain Pura-pura (pada usia 18-24 bulan): Anak dengan autisme mungkin tidak terlibat dalam permainan pura-pura.
  • Tidak Memperhatikan Ketika Orang Lain Terluka atau Kesal (pada usia 24 bulan): Balita tidak menyadari ketika orang lain terluka atau kesal pada usia 24 bulan.

Mendeteksi tanda-tanda ini sejak dini memberikan kesempatan untuk intervensi yang lebih efektif. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika ada kekhawatiran, Sahabat Fimela.

5 dari 5 halaman

Tanda Autisme yang Perlu Diwaspadai di Usia Berapa Pun

Selain tanda-tanda spesifik usia, ada beberapa indikator autisme yang dapat muncul pada usia berapa pun. Tanda-tanda ini seringkali berkaitan dengan pola perilaku, minat, dan reaksi terhadap lingkungan.

  • Kehilangan Keterampilan yang Sebelumnya Diperoleh: Anak mungkin kehilangan kemampuan berbicara, mengoceh, atau keterampilan sosial yang sebelumnya telah dikuasai.
  • Preferensi yang Kuat untuk Kesendirian: Anak menunjukkan preferensi yang kuat untuk menyendiri.
  • Kesulitan Memahami Perasaan Orang Lain: Ada kesulitan dalam memahami perasaan orang lain.
  • Perkembangan Bahasa yang Tertunda: Anak mengalami keterlambatan perkembangan bahasa.
  • Pengulangan Kata atau Frasa yang Terus-menerus (Ekolalia): Anak sering mengulang kata atau frasa secara terus-menerus.
  • Resistensi terhadap Perubahan Kecil dalam Rutinitas atau Lingkungan: Anak menunjukkan resistensi terhadap perubahan kecil dalam rutinitas atau lingkungan.
  • Minat yang Terbatas: Anak memiliki minat yang terbatas pada hal-hal tertentu.
  • Perilaku Berulang (mengibas, mengayun, berputar, dll.): Anak terlibat dalam perilaku berulang seperti mengibas tangan, mengayun, atau berputar.
  • Reaksi yang Tidak Biasa dan Intens terhadap Suara, Bau, Rasa, Tekstur, Cahaya, dan/atau Warna: Anak menunjukkan reaksi yang tidak biasa dan intens terhadap rangsangan sensorik.
  • Tidak Tampak Sensitif terhadap Nyeri atau Suhu: Anak mungkin tidak tampak sensitif terhadap nyeri atau suhu.
  • Kesulitan dalam Komunikasi Sosial dan Interaksi: Orang dengan GSA mungkin mengalami masalah dalam bergaul dengan orang lain dan berkomunikasi.
  • Pola Perilaku, Minat, atau Aktivitas yang Terbatas dan Berulang: Orang dengan GSA mungkin memiliki pola perilaku, minat, atau aktivitas yang terbatas dan berulang.

Jika Sahabat Fimela memiliki kekhawatiran tentang perkembangan anak, sangat penting untuk segera berbicara dengan dokter anak. Intervensi dini adalah kunci untuk membantu anak-anak dengan autisme mencapai potensi terbaik mereka.