13 Tanaman Ajaib Penghasil Oksigen di Rumah, Bikin Udara Segar Sepanjang Hari

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 24 Januari 2026, 11:30 WIB

ringkasan

  • Tanaman hias seperti Lidah Mertua dan Lili Perdamaian efektif menyerap polutan berbahaya seperti formaldehida dan benzena, serta melepaskan oksigen, berkontribusi pada kualitas udara yang lebih baik di rumah.
  • Meskipun studi NASA menunjukkan kemampuan pemurnian udara yang signifikan, efeknya di rumah biasa mungkin lebih moderat, namun tanaman tetap meningkatkan kelembaban, mengurangi debu, dan memberikan manfaat psikologis.
  • Memilih dan merawat tanaman yang tepat, seperti Lidah Buaya atau Palem Areca, dapat menjadi investasi mudah untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih segar, sehat, dan menenangkan.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, memiliki hunian yang nyaman dan sehat adalah impian setiap orang. Salah satu cara alami untuk mewujudkannya adalah dengan menghadirkan tanaman yang baik untuk oksigen di rumah. Tanaman hias bukan sekadar dekorasi, tetapi juga memiliki peran vital dalam meningkatkan kualitas udara yang kita hirup setiap hari.

Kehadiran tanaman di dalam ruangan berkontribusi besar pada lingkungan yang lebih baik. Tanaman secara aktif menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen segar melalui proses fotosintesis. Beberapa jenis tanaman juga dikenal efektif dalam menyaring berbagai polutan berbahaya dari udara di sekitar kita.

Studi NASA Clean Air pada tahun 1989 menunjukkan kemampuan luar biasa tanaman hias tertentu dalam menyerap senyawa organik volatil (VOC) seperti benzena dan formaldehida. Meskipun kondisi laboratorium berbeda dengan rumah, tanaman tetap menawarkan manfaat signifikan, termasuk peningkatan oksigen, kelembaban, serta kemampuan mengurangi stres dan meningkatkan fokus.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Rahasia Tanaman Pembersih Udara Menurut Sains

Penelitian ilmiah telah lama mengungkap potensi tanaman sebagai pemurni udara alami. Studi ikonik NASA Clean Air pada tahun 1989 menjadi tonggak penting dalam memahami bagaimana tanaman dapat menyerap senyawa organik volatil (VOC) berbahaya. Senyawa ini sering ditemukan dalam produk rumah tangga dan perabot, yang berpotensi memengaruhi kesehatan kita.

Meskipun studi NASA dilakukan dalam kondisi laboratorium tertutup, hasilnya memberikan wawasan berharga. Tanaman bekerja dengan menyerap polutan melalui daun, akar, dan mikroorganisme pada tanahnya. Proses fotosintesis yang terjadi siang hari juga memastikan pasokan oksigen yang terus-menerus ke lingkungan sekitar.

Selain menyerap VOC, tanaman juga berperan dalam mengatur kelembaban udara. Tanaman melepaskan uap air melalui transpirasi, sangat bermanfaat di ruangan ber-AC atau dengan pemanas yang cenderung kering. Manfaat ini dapat membantu meningkatkan kesehatan pernapasan dan menjaga kelembaban kulit.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa tanaman dapat mengurangi tingkat debu di dalam ruangan hingga 20%. Ini merupakan kabar baik bagi Sahabat Fimela yang memiliki alergi atau sensitif terhadap debu. Tanaman hias menjadikan rumah lebih nyaman dan bebas dari iritan.

3 dari 5 halaman

Pilihan Tanaman Unggulan untuk Oksigen dan Kualitas Udara

Banyak tanaman hias yang dapat dipilih untuk memperkaya udara di rumah Anda. Berikut adalah beberapa rekomendasi tanaman yang baik untuk oksigen di rumah, lengkap dengan manfaat dan cara perawatannya:

  • Lidah Mertua (Snake Plant / Sansevieria trifasciata)

    Tanaman ini sangat unik karena kemampuannya memproduksi oksigen bahkan di malam hari, menjadikannya pilihan ideal untuk kamar tidur. Lidah Mertua juga efektif menghilangkan polutan seperti formaldehida, benzena, xilena, toluena, dan nitrogen oksida dari udara. Perawatannya sangat mudah, toleran terhadap cahaya redup, dan tidak memerlukan penyiraman yang sering. Siram secukupnya sekitar sebulan sekali dan berikan cahaya tidak langsung. Perlu diingat bahwa tanaman ini beracun jika tertelan, jadi jauhkan dari jangkauan hewan peliharaan dan anak-anak.

  • Lili Perdamaian (Peace Lily / Spathiphyllum)

    Lili Perdamaian tidak hanya menghasilkan oksigen tetapi juga menyaring racun di udara seperti amonia, benzena, trikloroetilena, xilena, dan formaldehida. Tanaman ini juga dapat membantu meningkatkan kelembaban di dalam ruangan. Lili Perdamaian menyukai cahaya tidak langsung dan tanah yang lembab secara konsisten. Siram saat lapisan atas tanah kering, tetapi hindari penyiraman berlebihan agar tidak busuk akar.

  • Lidah Buaya (Aloe Vera / Aloe barbadensis miller)

    Dikenal karena sifat obatnya, Lidah Buaya juga berkontribusi pada kualitas udara yang lebih baik. Tanaman ini menyerap racun seperti formaldehida dan benzena, sambil melepaskan oksigen, terutama di malam hari. Lidah Buaya membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan penyiraman yang jarang. Siram secara mendalam tetapi tidak sering, biarkan tanah mengering sepenuhnya di antara penyiraman, dan pastikan mendapat banyak sinar matahari.

  • Palem Areca (Dypsis lutescens)

    Palem Areca adalah pelembab alami yang sangat baik dan pendorong oksigen. Tanaman ini menghilangkan racun seperti formaldehida, xilena, toluena, karbon monoksida, dan benzena dari udara. Palem Areca menyukai cahaya terang tidak langsung dan tanah yang sedikit lembab. Siram secara teratur, tetapi biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman untuk mencegah kelembaban berlebih.

  • Tanaman Laba-laba (Spider Plant / Chlorophytum comosum)

    Tanaman Laba-laba dikenal karena kemampuannya menghilangkan formaldehida, xilena, toluena, dan karbon monoksida. Tanaman ini juga merupakan penghasil oksigen yang hebat dan sangat mudah dirawat. Tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung dan toleran terhadap berbagai suhu. Siram secukupnya dan biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman agar tetap sehat.

4 dari 5 halaman

Tanaman Lainnya yang Tak Kalah Hebat untuk Rumah Anda

Selain daftar di atas, masih banyak pilihan tanaman yang baik untuk oksigen di rumah dan bermanfaat bagi kualitas udara. Setiap tanaman memiliki karakteristik unik dalam menyaring polutan dan perawatannya.

  • Pothos Emas (Golden Pothos / Epipremnum aureum)

    Pothos Emas, juga dikenal sebagai "devil's ivy" atau "money plant", menghilangkan formaldehida, benzena, xilena, toluena, dan karbon monoksida. Tanaman ini juga meningkatkan kadar oksigen. Pothos Emas sangat mudah dirawat, toleran terhadap cahaya redup, dan penyiraman yang jarang. Siram hanya ketika tanah terasa kering saat disentuh.

  • Pakis Boston (Boston Fern / Nephrolepis exaltata)

    Pakis Boston adalah pelembab udara alami yang sangat baik dan pendorong oksigen. Tanaman ini membantu menghilangkan formaldehida dan xilena dari udara. Pakis Boston membutuhkan kelembaban tinggi, cahaya tidak langsung, dan penyiraman teratur. Siram secara teratur dan semprotkan daunnya sesekali untuk menjaga kelembaban yang optimal.

  • Tanaman Karet (Rubber Plant / Ficus elastica)

    Tanaman Karet dikenal karena kemampuannya menghilangkan formaldehida dan polutan udara lainnya. Tanaman ini juga merupakan penghasil oksigen yang sangat baik. Tanaman Karet menyukai cahaya terang tidak langsung dan penyiraman sedang. Jaga agar tanah sedikit lembab, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat merusak akarnya.

  • Palem Bambu (Bamboo Palm / Chamaedorea seifrizii)

    Palem Bambu efektif menghilangkan formaldehida, benzena, trikloroetilena, xilena, dan karbon monoksida. Tanaman ini juga dikenal dapat meningkatkan kadar oksigen di dalam ruangan. Palem Bambu menyukai cahaya tidak langsung dan penyiraman teratur untuk menjaga kelembaban tanahnya.

  • Dracaena (Dracaena spp.)

    Berbagai spesies Dracaena dapat menghilangkan formaldehida, benzena, trikloroetilena, xilena, dan toluena. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung dan tanah lembab. Pastikan untuk tidak menyiramnya terlalu banyak agar akarnya tidak busuk.

  • Chinese Evergreen (Aglaonema)

    Tanaman ini dikenal karena kemampuannya menghilangkan formaldehida dan benzena. Chinese Evergreen juga memancarkan kandungan oksigen yang tinggi. Tanaman ini toleran terhadap cahaya redup dan penyiraman yang jarang, menjadikannya pilihan yang mudah dirawat.

  • Gerbera Daisy (Gerbera jamesonii)

    Gerbera Daisy dikenal menghilangkan benzena dan trikloroetilena. Tidak seperti kebanyakan tanaman, Gerbera Daisy menghasilkan oksigen di malam hari, menjadikannya pilihan yang baik untuk kamar tidur. Tanaman ini membutuhkan cahaya terang dan tanah yang dikeringkan dengan baik.

  • Philodendron (Philodendron spp.)

    Philodendron sangat efektif menghilangkan formaldehida dari udara. Tanaman ini menyukai cahaya tidak langsung dan penyiraman teratur. Pastikan tanah tetap lembab tetapi tidak tergenang air.

  • Weeping Fig (Ficus benjamina)

    Weeping Fig mampu menghilangkan formaldehida, xilena, dan toluena. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung dan penyiraman teratur. Perhatikan kelembaban tanah agar tanaman dapat tumbuh optimal.

5 dari 5 halaman

Merawat Tanaman untuk Udara Optimal dan Ketenangan Hati

Tanaman Monstera. (dok. Unsplash/Annie Spratt)

Memilih tanaman yang baik untuk oksigen di rumah adalah langkah awal yang tepat. Namun, perawatan yang benar juga sangat penting untuk memastikan tanaman dapat berfungsi optimal. Setiap tanaman memiliki kebutuhan cahaya dan air yang berbeda, jadi penting untuk memahami karakteristik masing-masing.

Penempatan tanaman juga strategis untuk memaksimalkan manfaatnya. Letakkan tanaman di area yang sering Anda gunakan, seperti ruang tamu, dapur, atau kamar tidur. Manfaatkan rak dinding, gantungan tanaman, atau pot di lantai untuk menambah sentuhan hijau tanpa perlu banyak perubahan struktural.

Merawat tanaman juga dapat menjadi ritual slow living yang menenangkan. Aktivitas menyiram, membersihkan daun, atau sekadar mengamati pertumbuhannya dapat menjadi momen meditasi singkat. Kehadiran tanaman tidak hanya membersihkan udara, tetapi juga memberikan ketenangan visual dan mental, membantu mengurangi stres, serta menciptakan suasana damai di rumah Anda.

Meskipun demikian, manfaat keseluruhan tanaman hias tetap tak terbantahkan. Tanaman adalah investasi kecil untuk kesehatan fisik dan mental yang lebih baik. Jadi, Sahabat Fimela, mulailah menghijaukan rumah Anda dengan tanaman yang baik untuk oksigen di rumah pilihan yang tepat!