Fakta Unik Tren Fibermaxing, Maksimalkan Serat untuk Hidup Sehat Optimal

Nabila MecadinisaDiterbitkan 01 Februari 2026, 15:26 WIB

ringkasan

  • Tren fibermaxing adalah praktik nutrisi yang mendorong peningkatan asupan serat harian secara sengaja untuk mendukung kesehatan optimal.
  • Manfaat fibermaxing meliputi peningkatan kesehatan pencernaan, pengelolaan berat badan, stabilisasi gula darah, penurunan kolesterol, dan pengurangan risiko penyakit kronis.
  • Penerapan fibermaxing harus dilakukan secara bertahap, diiringi asupan air yang cukup, dan dengan pertimbangan kondisi kesehatan individu untuk menghindari efek samping.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, dunia kesehatan dan nutrisi selalu menghadirkan tren baru yang menarik perhatian. Salah satu yang kini tengah menjadi perbincangan hangat, terutama di platform media sosial seperti TikTok, adalah tren fibermaxing. Konsep ini mendorong kita untuk secara sengaja meningkatkan asupan serat dalam makanan sehari-hari.

Tren fibermaxing berpusat pada tujuan untuk mencapai, bahkan melampaui, target asupan serat harian yang direkomendasikan. Umumnya, orang dewasa disarankan mengonsumsi antara 25 hingga 38 gram serat setiap harinya. Praktik ini bukan tentang menghilangkan sesuatu, melainkan menambahkan lebih banyak bahan kaya serat ke dalam diet Anda.

Meskipun istilah 'fibermaxing' terdengar dramatis dan modern, esensinya sebenarnya adalah cara internet untuk mengatakan, 'makan lebih banyak serat'. Ini adalah pendekatan yang menekankan konsumsi serat yang cukup secara konsisten sepanjang hari untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Apa Itu Tren Fibermaxing yang Viral?

Secara teknis, 'fibermaxing' bukanlah istilah medis resmi, namun didasarkan pada rekomendasi nutrisi yang telah lama ada mengenai jumlah serat yang harus dikonsumsi setiap hari. Tren ini menekankan penambahan lebih banyak bahan kaya serat ke dalam makanan, alih-alih menghilangkan beberapa jenis makanan.

Tujuan utama dari tren fibermaxing adalah untuk memastikan asupan serat yang cukup secara konsisten. Ini berarti berupaya mencapai atau melebihi target serat yang direkomendasikan, baik melalui makanan maupun suplemen makanan.

Praktik ini mendorong individu untuk secara strategis memaksimalkan asupan serat sepanjang hari guna meningkatkan kesehatan pencernaan. Para ahli gizi dan profesional kesehatan umumnya mendukung tren ini karena sebagian besar orang dewasa masih belum mendapatkan serat yang cukup dalam diet mereka.

3 dari 5 halaman

Manfaat Luar Biasa Tren Fibermaxing bagi Tubuh

Resep Salad Mentimun Tomat Bawang Merah (Foto: Reve Art AI)

Serat memiliki peran multifungsi dalam tubuh dan dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan yang signifikan. Mengikuti tren fibermaxing dapat membawa dampak positif yang besar bagi kesehatan Anda.

  • Kesehatan Pencernaan dan Mikrobioma Usus: Serat bertindak sebagai prebiotik, memberi makan bakteri baik di usus Anda, yang penting untuk kesehatan pencernaan dan keragaman mikrobioma usus. Hal ini memiliki efek berantai positif pada kekebalan tubuh, kesehatan otak, dan bahkan peradangan.
  • Rasa Kenyang dan Pengelolaan Berat Badan: Serat membantu membuat Anda merasa kenyang lebih lama, meningkatkan kepuasan makan, dan mengurangi keinginan untuk makan berlebihan. Ini dapat mendukung pengelolaan berat badan yang sehat.
  • Pengaturan Gula Darah: Serat memperlambat pencernaan, membantu menstabilkan kadar gula darah setelah makan dan mengurangi lonjakan gula darah pasca-makan. Ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.
  • Penurunan Kolesterol: Diet tinggi serat dapat membantu menurunkan kolesterol LDL ('jahat') dan meningkatkan kolesterol HDL ('baik').
  • Pengurangan Risiko Penyakit Kronis: Asupan serat yang cukup dikaitkan dengan penurunan risiko pengembangan kanker usus besar, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan obesitas.
  • Keteraturan Buang Air Besar: Serat menambah massa pada tinja, yang penting untuk mempromosikan buang air besar yang teratur dan mencegah sembelit.

Beberapa orang juga melaporkan peningkatan kesehatan kulit dan suasana hati yang lebih baik terkait dengan kesehatan usus yang lebih baik.

4 dari 5 halaman

Panduan Praktis Menerapkan Tren Fibermaxing Sehari-hari

Meningkatkan asupan serat dapat dilakukan dengan beberapa cara praktis yang mudah diterapkan dalam rutinitas harian Anda. Sahabat Fimela bisa memulai dengan langkah kecil untuk merasakan manfaat tren fibermaxing.

Salah satu cara efektif adalah dengan menambahkan makanan kaya serat ke setiap makanan dan camilan. Ini termasuk biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Misalnya, Anda bisa menambahkan granola gandum utuh dan buah beri segar ke yogurt Anda, atau menyertakan sayuran tumis ke telur orak-arik.

Untuk salad, tambahkan biji-bijian utuh yang dimasak, sayuran tambahan, biji-bijian, kacang cincang, atau alpukat. Biarkan kulit dan biji pada buah dan sayuran (jika sesuai) untuk memaksimalkan asupan serat. Ganti camilan ultra-olahan dengan alternatif kaya serat seperti potongan sayuran dan hummus, atau pilih smoothie yang mengandung buah dan sayuran utuh daripada jus. Suplemen serat juga bisa menjadi pilihan untuk mencapai target asupan harian.

5 dari 5 halaman

Pentingnya Memahami Batasan dan Pertimbangan dalam Tren Fibermaxing

Meskipun tren fibermaxing menawarkan banyak manfaat, ada beberapa pertimbangan penting yang perlu diperhatikan. Peningkatan asupan serat harus dilakukan secara perlahan untuk menghindari gangguan pencernaan.

Penting untuk meningkatkan asupan serat secara bertahap agar tubuh Anda dapat beradaptasi, mencegah gas, kembung, atau sembelit. Selain itu, saat meningkatkan asupan serat, penting juga untuk minum lebih banyak air untuk membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik.

Fibermaxing mungkin tidak cocok untuk semua orang, terutama mereka dengan kondisi kesehatan tertentu seperti sindrom iritasi usus besar (IBS), penyakit Crohn, kolitis ulseratif, SIBO, atau prolaps panggul. Orang-orang dengan kondisi ini harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terdaftar sebelum meningkatkan asupan serat mereka. Rekomendasi serat harian sedikit lebih rendah untuk orang dewasa di atas 50 tahun, dan mereka juga harus berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Tujuan dari fibermaxing adalah untuk memenuhi kebutuhan serat harian, bukan untuk mengonsumsi serat secara berlebihan hingga menyebabkan efek samping yang tidak nyaman. Disarankan untuk mendapatkan serat dari berbagai sumber makanan utuh yang berbeda, yang menawarkan serat larut dan tidak larut untuk memitigasi gangguan pencernaan.