Fimela.com, Jakarta - Memberikan pujian pada anak sering dianggap sebagai cara paling sederhana untuk membangun kepercayaan diri. Namun, berbagai studi parenting menunjukkan bahwa pujian yang terlalu langsung dan berlebihan justru bisa membuat anak bergantung pada pengakuan eksternal. Anak cenderung mencari-cari validasi dan bukan memahami nilai dari usaha yang telah ia lakukan.
Dilansir dari VerywellFamily.com, para ahli perkembangan anak menjelaskan bahwa anak butuh apresiasi yang bisa membuat mereka merasa dihargai tanpa tekanan untuk tampil sempurna. Karena inilah konsep pujian tidak langsung mulai banyak direkomendasikan dalam pola asuh anak modern.
Konsep tersebut dikenal sebagai echo praise. Teknik ini mengajak orang tua untuk menyampaikan hal positif tentang anak kepada orang lain saat anak sedang berada di sekitar. Cara ini membantu anak menyerap apresiasi secara alami tanpa merasa sedang diuji atau dinilai secara langsung.
Apa itu Echo Praise dan Mengapa Bisa Efektif untuk Anak
Echo praise adalah teknik memuji anak secara tidak langsung, misalnya dengan membicarakan usaha atau sikap positif anak kepada pasangan, guru, atau anggota keluarga lain saat anak dapat mendengarnya. Pujian macam ini lebih autentik untuk anak karena tidak disampaikan sebagai instruksi atau evaluasi baginya.
Echo praise bekerja karena anak berada dalam posisi sebagai pendengar pasif. Ia tidak dituntut untuk bereaksi, membalas pujian, atau mengulang perilaku tertentu demi mendapat pengakuan. Anak hanya menangkap pesan bahwa apa yang ia lakukan benar-benar dihargai.
Konsep echo praise juga efektik karena fokus terhadap usaha dan karakter, bukan hasil akhir yang dilakukan anak. Anak belajar bahwa sikap positif, ketekunan, dan tanggung jawab yang ia lakukan layak untuk diapresiasi. Hal ini membantu anak membentuk konsep diri yang lebih stabil dan tidak mudah runtuh saat anak menghadapi kegagalan.
Bagaimana Echo Praise Membuat Anak Lebih Percaya Diri
Kepercayaan diri anak berkembang ketika ia merasa aman dengan dirinya sendiri. Anak yang sering menerima pujian tidak langsung cenderung memiliki rasa bangga yang lebih tenang dan tidak defensif. Mereka jadi tidak merasa harus selalu terus membuktikan kemampuan dirinya.
Dengan echo praise, anak mulai membangun rasa aman yang positif dalam dirinya. Tanpa sadar, ia menyerap narasi baik tentang dirinya dan menjadikannya bagian dari identitas diri. Ini berbeda dengan pujian langsung yang terkadang hanya bertahan sesaat.
Dalam jangka panjang, teknik ini dapat membantu anak menjadi lebih mandiri secara emosional. Anak lebih berani mencoba, tidak takut salah, dan tidak mudah kehilangan kepercayaan diri saat tidak mendapat pujian. Echo praise bukan hanya sekadar teknik memuji, melainkan cara membentuk rasa percaya diri anak yang tumbuh dari dalam dirinya.