130 Tahun Monogram, Louis Vuitton Rayakan Ikon Abadi Lewat Pop-Up & Window Display Spektakuler di Berbagai Kota Dunia

Hilda IrachDiterbitkan 16 Februari 2026, 08:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Tepat di awal 2026, Louis Vuitton membuka tahun dengan perayaan besar,  130 tahun Monogram, motif legendaris yang sudah menjadi identitas rumah mode asal Prancis ini. Mulai 1 Januari 2026, seluruh etalase butik Louis Vuitton di dunia serentak tampil berbeda. Bukan sekadar dekorasi, tapi sebuah perjalanan visual yang mengajak publik menyelami warisan, sejarah, hingga keahlian (savoir-faire) yang membentuk Monogram selama lebih dari satu abad.

Di setiap jendela butik, Louis Vuitton menampilkan reproduksi paten Monogram orisinal, lengkap dengan replika cap kayu bersejarah yang dulu digunakan pada masa-masa awal desain ini diperkenalkan. Sentuhan lilin segel khas, yang mereferensikan teknik penyegelan kanvas Monogram sejak 1897, ikut memperkuat pesan soal autentisitas dan kualitas yang dibuat untuk bertahan lintas generasi.

Detail playful berupa figur “lobby boys” pun hadir, menghadirkan suasana layaknya lobi hotel Louis Vuitton, sekaligus menjadi teaser menuju pengalaman pop-up yang lebih imersif.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Konsep “Louis Vuitton Hotel”, Pop-Up Imersif di 5 Kota Dunia

Tepat di awal 2026, Louis Vuitton membuka tahun dengan perayaan besar, 130 tahun Monogram, motif legendaris yang sudah menjadi identitas rumah mode asal Prancis ini. [Dok/Louis Vuitton].

Perayaan 130 tahun Monogram berlanjut lewat rangkaian pop-up global yang mengusung konsep Louis Vuitton Hotels, di mana setiap ruang merepresentasikan satu tas ikonis.

Pop-up ini hadir di:

  • Shanghai, Xuhui District (1–15 Januari 2026)
  • New York City,  SoHo (mulai 8 Januari hingga April 2026)
  • Seoul, Dosan (mulai 8 Januari hingga April 2026)
  • Bangkok, Februari hingga pertengahan Maret 2026
  • London,  awal Maret 2026

Begitu memasuki pop-up, pengunjung akan disambut di area lobby yang didedikasikan untuk Keepall, salah satu tas travel paling ikonis Louis Vuitton.

Di ruang ini, tersedia layanan personalisasi eksklusif, seperti hot-stamping, serta Care Service khusus untuk produk Monogram berbahan kulit. Menariknya, pengunjung bisa membawa tas Louis Vuitton milik pribadi untuk direstorasi langsung oleh artisan. sebuah penegasan bahwa tas-tas ikonis ini memang dirancang untuk diwariskan.

3 dari 3 halaman

Dari Speedy sampai Neverfull, Setiap Ruang Punya Cerita

Tepat di awal 2026, Louis Vuitton membuka tahun dengan perayaan besar, 130 tahun Monogram, motif legendaris yang sudah menjadi identitas rumah mode asal Prancis ini. [Dok/Louis Vuitton].

Perjalanan kemudian berlanjut ke berbagai “kamar” tematik:

  • Bedroom menampilkan Speedy, lengkap dengan eksplorasi opsi personalisasi dan charms.
  • Balcony room menghadirkan suasana Paris yang elegan lewat siluet Alma.
  • Gym room menjadi ruang paling playful, mengangkat kekuatan dan daya tampung Neverfull, yang bahkan diklaim mampu menahan beban hingga 100 kg.
  • Bar area merayakan momen-momen perayaan bersama Noé, tas ikonis yang lekat dengan sejarah wine carrier Louis Vuitton.
  • Sementara di Safe room, Louis Vuitton memamerkan Speedy P9, sebagai salah satu interpretasi Speedy paling eksklusif dan bernilai tinggi.

Seluruh pengalaman ini dirancang bukan hanya sebagai pameran produk, melainkan sebagai perjalanan emosional, tentang bagaimana Monogram terus hidup, berevolusi, dan tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Melalui rangkaian window display dan pop-up ini, Louis Vuitton menegaskan kembali DNA rumah mode yang berdiri sejak 1854: memadukan inovasi, kreativitas, dan keahlian tangan para artisan.

Monogram bukan hanya motif. Ia adalah simbol perjalanan, craftsmanship, dan filosofi “art of travel” yang menjadi fondasi Louis Vuitton sejak awal berdiri, dan kini dirayakan lewat pengalaman imersif yang terasa personal, modern, sekaligus penuh nostalgia.