Sukses

Fashion

Zendaya Jinjing Tas Speedy Ikonis Era 1930-an, Rayakan 130 Tahun Monogram Louis Vuitton

Fimela.com, Jakarta - Zendaya kembali mencuri atensi dunia mode lewat kampanye terbarunya bersama Louis Vuitton. Kali ini, sang aktris tampil sebagai wajah utama perayaan 130 tahun Monogram Louis Vuitton, sebuah simbol ikonis yang telah melintasi generasi dan terus berevolusi mengikuti zaman.

Dalam rangkaian visual bernuansa hangat dan elegan ini, Zendaya memancarkan aura modern sekaligus klasik, merepresentasikan semangat rumah mode asal Paris tersebut yang selalu menempatkan perjalanan, ekspresi diri, dan gaya personal sebagai pusat narasi.

Difoto oleh Glen Luchford dan disutradarai oleh Roman Coppola, kampanye ini menyoroti kembali salah satu siluet tas paling legendaris Louis Vuitton, yaitu Speedy. Lewat sentuhan visual yang sinematik, Zendaya seolah menghidupkan kembali makna tas tersebut sebagai “teman perjalanan” bagi generasi masa kini.

Speedy, Ikon yang Terus Relevan

Speedy pertama kali lahir pada awal 1930-an sebagai bentuk modernitas dan kebebasan bergerak. Dirancang sebagai tas ringan dan fleksibel, siluetnya dikenal lewat bentuk lembut, bukaan ritsleting lebar, serta handle khas yang praktis. Sejak dihiasi Monogram canvas pada 1959, Speedy berkembang menjadi kanvas ekspresi, mulai dari kolaborasi seni hingga personalisasi lewat bag charm dan travel tag.

Di tangan Zendaya, Speedy tampil sebagai refleksi gaya hidup dinamis: aktif, ekspresif, dan tidak terikat pada satu definisi gaya saja. Inilah yang membuat tas legendaris tersebut tetap relevan di tengah ritme fashion yang semakin cepat.

Monogram Louis Vuitton, Lebih dari Sekadar Motif

Kampanye ini juga menjadi bagian dari perayaan satu tahun penuh Louis Vuitton terhadap Monogram, sebuah signature yang bukan hanya menandai identitas brand, tetapi juga menyimpan cerita perjalanan, kenangan, dan warisan lintas generasi.

Narasi kampanye menekankan bahwa tas-tas ikonis Louis Vuitton tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, melainkan sebagai objek personal yang menemani pemiliknya berpindah tempat, fase hidup, hingga cerita.

Bukan Hanya Zendaya, Ini Deretan Ambassador yang Ikut Merayakan

Selain Zendaya, Louis Vuitton turut menghadirkan para House Ambassador dan Friends of the House lainnya dalam rangkaian kampanye Monogram ini. Aktris legendaris Catherine Deneuve membagikan kisah personalnya bersama tas Alma, ikon bergaya Parisian yang dikenal lewat struktur elegan dan detail arsitekturalnya.

Sementara itu, Liu Yifei merepresentasikan tas Noé, siluet ringan dengan drawstring khas yang awalnya diciptakan untuk membawa botol champagne. Lalu, Hoyeon Jung menghidupkan kembali tas Neverfull, carry-all modern yang dikenal ringan, fungsional, dan mudah dipadupadankan untuk berbagai aktivitas.

Dalam kampanye ini, Zendaya bukan hanya tampil sebagai wajah brand, tetapi juga sebagai simbol generasi baru Louis Vuitton, generasi yang memaknai tas mewah bukan semata status, melainkan bagian dari cerita personal dan gaya hidup.

Melalui perayaan 130 tahun Monogram, Louis Vuitton kembali menegaskan posisinya sebagai rumah mode yang mampu menyatukan warisan, inovasi, serta interpretasi modern, dengan Zendaya sebagai representasi paling relevan dari semangat tersebut.

Kampanye Louis Vuitton bersama Zendaya resmi diluncurkan di seluruh platform Louis Vuitton serta media cetak mulai 5 Februari, sementara rangkaian selebritas lainnya akan menyusul pada 11 Februari.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading