The Icon Indonesia Jakarta Diserbu 758 Peserta, Ardhito Pramono Cari Penyanyi Berkarakter dan Jujur Bermusik

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 16 Februari 2026, 11:13 WIB

Fimela.com, Jakarta - Audisi ajang pencarian bakat The Icon Indonesia di Kota Jakarta sukses digelar pada Minggu, 15 Februari 2026. Bertempat di EMTEK City, Jakarta, audisi terbuka ini berhasil menarik antusiasme besar dengan total 758 peserta yang hadir sejak pagi hari untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang tarik suara.

Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan peserta telah memadati lokasi audisi. Tak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya, sejumlah peserta juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Wonosobo, Jawa Tengah hingga Bandar Lampung, Lampung. Mereka datang dengan harapan dapat melangkah lebih jauh dan menjadi ikon baru di industri musik Tanah Air.

Doni Arianto selaku VP Planning Scheduling Research and Development (PSRD) SCTV menyampaikan harapannya agar ajang ini dapat melahirkan ikon-ikon baru yang mampu mewarnai industri musik Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa kesempatan masih terbuka bagi para talenta berbakat dari seluruh Indonesia.

Meski audisi terbuka di Jakarta telah selesai, proses seleksi masih berlanjut melalui audisi online yang dibuka hingga awal Maret 2026. Selain itu, audisi terbatas juga akan digelar di empat kota lainnya, yaitu Yogyakarta, Malang, Kupang, dan Ambon.

Menariknya, seluruh proses audisi The Icon Indonesia tidak dipungut biaya. Bahkan, bagi peserta yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya di Jakarta, seluruh biaya transportasi akan ditanggung oleh pihak penyelenggara.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Kehadiran Ardhito Pramono Sebagai Juri

Ardhito Pramono Sebagai Juri. Dok. Emtek

Salah satu daya tarik utama audisi di Jakarta adalah kehadiran musisi ternama Ardhito Pramono yang dipercaya menjadi juri. Sebelum proses audisi dimulai, Ardhito menyempatkan diri menyapa para peserta yang telah mengantri panjang sejak pagi. Ia bahkan mengajak peserta melakukan pemanasan vokal untuk membantu mereka tampil lebih maksimal di hadapan dewan juri.

Setelah menyaksikan langsung penampilan para peserta, Ardhito mengaku terkesan dengan kualitas suara yang dimiliki banyak peserta. Namun, menurutnya, ajang ini tidak hanya mencari penyanyi dengan teknik vokal yang baik, tetapi juga sosok yang memiliki karakter kuat dan kejujuran dalam bermusik.

“Ajang pencarian bakat The Icon Indonesia ini bukan hanya sekedar mencari peserta yang paham teknik vokal, melainkan peserta berkarakter serta jujur dalam bermusik. Bernyanyi itu tidak hanya sekedar bagus secara teknik, tetapi juga harus jujur ketika menyampaikan lirik lagu sehingga butuh penghayatan yang baik,” ungkap Ardhito Pramono.

Melalui ajang ini, The Icon Indonesia diharapkan dapat menemukan talenta-talenta baru yang tidak hanya memiliki kemampuan vokal yang kuat, tetapi juga identitas musikal yang autentik. Sesuai dengan semangatnya, “Your Voice, Your Icon,” ajang ini menjadi panggung bagi generasi baru untuk menunjukkan suara dan karakter mereka kepada Indonesia.