Olive Undertone, Warna Kulit yang Unik dan Khas Asia Tenggara

Kadek Aitareya Ayu SavitriDiterbitkan 01 Maret 2026, 08:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, adakah di antara kalian yang masih kesusahan untuk mencari shade foundation? Terkadang beberapa shade tertentu tampak terlalu pink atau terlalu kuning di kulit. Atau kamu juga sering menghadapi complexion yang abu-abu, padahal warnanya sudah terlihat cocok. 

Jika kamu mengalami hal yang serupa, mungkin kamu memiliki olive undertone. Berbeda dengan cool atau warm undertone, olive undertone punya sedikit rona warna keabu-abuan atau kehijauan jika dibandingkan dengan undertone lain. 

Dilansir dari ipsy.com, faktanya rata-rata masyarakat Asia Tenggara cenderung memiliki kulit dengan undertone warna olive. Namun, masih sedikit produk kosmetik yang mengeksplorasi warna-warna ini sehingga beberapa orang dengan kulit olive cenderung akan susah untuk mendapatkan shade makeup yang pas. 

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Sebenarnya, Seperti Apa Olive Undertone Itu?

Pemilik olive undertone memiliki siluet rona kehijauan seperti buah zaitun./copyright Freepik/kamranaydinov

Sesuai namanya, undertone kulit yang satu ini bernama “olive” karena memiliki sedikit rona hijau seperti buah zaitun. Tapi, bukan berarti kulit akan tampak berwarna hijau. Melainkan permukaan kulit akan sedikit memberi siluet kehijauan. 

Warna kulit dengan olive undertone juga cenderung menyeimbangkan harmoni warna hangat dan dingin, inilah yang membuatnya semakin unik. Selain itu, undertone ini juga dimiliki oleh kulit berwarna terang hingga gelap sehingga tidak selalu diasosiasikan untuk pemilik kulit cokelat. 

3 dari 4 halaman

Cara untuk Menentukan Apakah Kulitmu Termasuk Olive Undertone

Pemilik undertone olive cenderung kesusahan untuk mendapatkan shade yang sesuai./copyright Freepik

1. Cek warna pembuluh darah

Salah satu cara untuk menentukan undertone adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan dengan cahaya alami. Jika kamu memiliki kulit dengan olive undertone, pembuluh darah akan tampak berwarna campuran hijau dan biru.

2. Kesulitan mencari shade produk

Seperti yang disebutkan sebelumnya, range shade makeup dengan olive undertone cenderung masih sedikit sehingga beberapa orang cenderung akan kesusahan menemukan shade yang tepat. Mungkin akan terlihat terlalu pink, terlalu kuning, atau bahkan tampak abu-abu. 

3. Reaksi terhadap matahari 

Kulit dengan olive undertone cenderung akan lebih mudah tan dan jarang terbakar. Ini bisa menjadi salah satu ciri jika kulitmu mungkin memiliki olive undertone.

4 dari 4 halaman

Warna yang Cocok untuk Olive Undertone

Menentukan warna makeup yang cocok untuk kulit olive./copyright Freepik

Memilih warna yang cocok di kulit memang sangat dipengaruhi oleh undertone. Bagi pemilik olive undertone, ada beberapa warna yang cocok untuk digunakan baik dalam produk makeup atau pakaian. 

Untuk complexion misalnya, gunakan produk yang sesuai dan memang dikhususkan untuk olive undertone agar tampak match di kulit. Sementara untuk riasan pipi, mata, atau bibir, warna-warna seperti nude, peach, bronze, atau yang memberi sentuhan hangat akan lebih cocok di kulit. 

Untuk pakaian, olive undertone sangat cocok dengan pakaian berwarna earth tone contohnya coklat, hijau, mustard, atau navy. Sebaliknya, hindari warna pastel yang terlalu cerah karena justru akan membuat kulit tampak kusam. Terakhir untuk aksesoris, baik warna emas ataupun perak akan terlihat cocok di kulitmu. 

Warna kulit memang bermacam-macam, apalagi kulit khas Indonesia dengan beragam rasnya. Tapi, semua warna kulit itu akan tampak cantik jika tahu bagaimana cara menonjolkannya dengan tepat. Jika kamu memiliki olive undertone, selamat karena kamu punya warna kulit yang sangat unik dan juga cantik. Semoga bermanfaat.