Manfaat Sahur untuk Stamina Tubuh yang Wajib Kamu Tahu

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 26 Februari 2026, 10:14 WIB

ringkasan

  • Sahur adalah bekal energi utama yang menyediakan nutrisi penting seperti karbohidrat kompleks dan protein, menjaga stamina, serta mengatur kadar gula darah selama puasa.
  • Sahur berperan krusial dalam menjaga hidrasi optimal, mencegah dehidrasi, serta mendukung kejernihan mental dan fokus sepanjang hari puasa.
  • Mengonsumsi sahur yang bergizi membantu mengontrol rasa lapar, mencegah kehilangan otot, mendukung kesehatan pencernaan, dan merupakan amalan sunah yang membawa keberkahan fisik serta spiritual.

Fimela.com, Jakarta - Ibadah puasa Ramadan adalah momen istimewa yang dinanti umat Muslim di seluruh dunia. Untuk menjalani puasa seharian penuh dengan lancar dan penuh semangat, hidangan sahur memegang peranan sangat penting. Sahur bukan sekadar rutinitas makan sebelum fajar, melainkan bekal energi utama yang akan menopang aktivitas Anda hingga waktu berbuka tiba.

Mengonsumsi makan sahur bergizi memiliki peran krusial dalam menjaga stamina dan konsentrasi. Banyak yang mungkin belum menyadari betapa besar dampak sahur yang berkualitas terhadap kondisi fisik dan mental selama puasa. Persiapan yang baik saat sahur akan menentukan kelancaran ibadah serta produktivitas kita.

Melewatkan sahur dapat berdampak negatif pada kondisi tubuh selama berpuasa. Anda mungkin akan merasa lemas, sakit kepala, kelelahan, hingga rasa lapar yang hebat sepanjang hari. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan asupan makanan yang tepat agar manfaat sahur untuk tubuh bisa dirasakan maksimal.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

1. Sumber Energi Utama untuk Aktivitas Seharian

Sahur menyediakan nutrisi penting yang menjaga tubuh tetap berenergi sepanjang hari. Makanan sahur yang seimbang, terutama yang kaya karbohidrat kompleks, membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah penurunan energi yang tiba-tiba. Penurunan energi ini dapat menyebabkan kelemahan, pusing, dan kelelahan, menunjukkan betapa besar manfaat sahur untuk tubuh.

Karbohidrat kompleks, seperti yang ditemukan dalam gandum utuh atau roti gandum, memberikan pelepasan glukosa secara bertahap. Ini sangat penting untuk puasa yang berkepanjangan. Kurma, dengan gula alami dan seratnya, juga membantu melepaskan energi secara bertahap, menjaga tubuh tetap berenergi sepanjang hari.

Makan sahur yang bergizi berfungsi sebagai cadangan energi utama bagi tubuh Anda selama jam-jam puasa. Ini membantu menyimpan glikogen di hati dan otot, yang krusial untuk menjaga stamina. Penelitian menunjukkan bahwa makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein yang cukup sangat efektif dalam menjaga kadar glukosa darah lebih stabil.

Sahabat Fimela, dengan asupan energi yang cukup dari sahur, Anda dapat menjalani aktivitas harian tanpa khawatir merasa lemas atau tidak bertenaga. Ini merupakan salah satu manfaat sahur untuk tubuh yang paling fundamental.

3 dari 5 halaman

2. Menjaga Hidrasi Optimal dan Kejernihan Mental

Mengisi kembali asupan air selama sahur secara signifikan mengurangi kemungkinan dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan rasa lelah atau lesu, sehingga asupan cairan saat sahur sangat penting untuk menjaga keseimbangan air yang stabil. Ini berlaku terutama selama jam-jam puasa yang panjang, menjadi salah satu manfaat sahur untuk tubuh yang vital.

Sayuran yang kaya cairan seperti selada dan mentimun, serta buah-buahan dan yogurt, dapat membantu tubuh mempertahankan cairan untuk jangka waktu yang lebih lama. Dengan hidrasi yang optimal, risiko sakit kepala yang disebabkan oleh dehidrasi dapat diminimalisir.

Selain hidrasi, sahur juga membantu menjaga kejernihan mental dan fokus. Dengan memberikan nutrisi dan memulai sistem metabolisme lebih awal, sahur membantu menghindari "kabut otak", iritabilitas, dan kesulitan konsentrasi. Ini secara langsung meningkatkan fungsi kognitif dan produktivitas Anda.

Sahur yang seimbang juga membantu mencegah kelelahan dan meningkatkan memori serta konsentrasi. Ini membantu menghindari "kabut otak", iritabilitas, dan kesulitan konsentrasi, sehingga meningkatkan fungsi kognitif dan produktivitas.

4 dari 5 halaman

3. Mengontrol Rasa Lapar dan Mendukung Kesehatan Otot

Makanan kaya protein seperti telur, yogurt, keju, atau daging tanpa lemak membantu menjaga kekuatan otot dan menunda rasa lapar. Protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, menjadikannya pilihan yang baik untuk mempertahankan energi. Serat makanan dalam kurma dan makanan kaya serat lainnya juga penting untuk memperpanjang rasa kenyang.

Karena puasa berlangsung berjam-jam tanpa makan, tubuh dapat mulai menguras protein otot untuk menghasilkan energi. Sarapan sahur yang menekankan protein akan melindungi struktur jaringan otot dan menghentikan kerusakan otot sepanjang bulan Ramadan. Ini sangat krusial untuk menjaga massa otot Anda.

Sahur juga mendukung kesehatan pencernaan. Serat dalam makanan sahur mendukung kesehatan usus dengan mengatur pergerakan usus dan mencegah sembelit, yang merupakan masalah umum selama Ramadan. Dengan pencernaan yang lancar, tubuh akan terasa lebih nyaman selama berpuasa.

Sahabat Fimela, dengan mengonsumsi sahur yang bergizi, Anda tidak hanya mengontrol rasa lapar tetapi juga menjaga kesehatan otot dan sistem pencernaan Anda tetap optimal. Ini adalah manfaat sahur untuk tubuh yang tidak boleh diabaikan.

5 dari 5 halaman

4. Keberkahan Spiritual dan Kekuatan Fisik

(Photo by Dan DeAlmeida on Unsplash)

Sahur adalah aktivitas makan dan minum yang dilakukan sebelum waktu imsak atau terbit fajar (Subuh) tiba. Ini merupakan persiapan esensial untuk menjalani ibadah puasa. Amalan ini adalah sunah yang sangat dianjurkan, terutama saat Ramadan, karena memberikan keberkahan dan kekuatan fisik.

Rasulullah SAW bersabda, 'Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.' (HR. Bukhari dan Muslim). Mengakhirkan sahur juga memiliki hikmah, salah satunya adalah memberikan energi yang lebih tahan lama bagi tubuh. Ini membuat umat Muslim tidak mudah merasa lemas atau lapar di siang hari.

Keberkahan sahur tidak hanya terbatas pada aspek fisik, tetapi juga spiritual. Waktu menjelang Subuh juga merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, sahur menjadi momen yang tepat untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa.

Sahabat Fimela, dengan sahur, kita tidak hanya mendapatkan kekuatan fisik untuk berpuasa dan beribadah, tetapi juga mematuhi sunah Rasulullah. Ini membantu seseorang untuk mematuhi Allah sepanjang hari dan membuat puasa lebih mudah serta dapat ditoleransi. Semua ini adalah bagian dari manfaat sahur untuk tubuh dan jiwa.