Fimela.com, Jakarta - Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga untuk mempererat hubungan sekaligus memperbaiki kualitas hidup, baik secara spiritual maupun kesehatan. Melihat pentingnya keseimbangan tersebut, Frisian Flag Indonesia (FFI) menggelar bincang Ramadan bertajuk Raih Kebaikan dan Kehangatan Ramadan yang mengajak masyarakat menjaga kesehatan selama berpuasa melalui asupan bergizi seimbang serta kebersamaan keluarga.
Dalam kegiatan Frisian Flag Indonesia, dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Gia Pratama menekankan bahwa Ramadan bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus kondisi kesehatan tubuh hingga Hari Raya tiba.
“Selama berpuasa dan melaksanakan aktivitas yang padat di bulan Ramadan, tubuh mengalami perubahan pola makan dan istirahat. Karena itu, pemenuhan zat gizi yang seimbang dan berkualitas, serta pengaturan waktu antara aktivitas dan ibadah menjadi semakin penting. Termasuk meluangkan waktu berinteraksi dengan keluarga dan orang-orang terdekat agar tujuan Ramadan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dapat tercapai,” jelas dr. Gia dalam media gathering di kawasan Jakarta Selatan, (26/2).
Puasa Bantu Atur Kalori dan Optimalkan Nutrisi
Menurut dr. Gia, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang besar jika dijalani dengan strategi nutrisi yang tepat. Ia menegaskan bahwa esensi puasa justru terletak pada pengaturan kalori sekaligus memaksimalkan kualitas asupan nutrisi.
“Kenapa harus puasa? Karena manfaatnya banyak sekali. Tinggal caranya gimana biar optimal puasanya yaitu dengan memaksimalkan nutrisi. Hanya kalori yang dibatasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa selama berpuasa tubuh juga memasuki fase autofagi, yaitu proses alami di mana sel rusak dibersihkan dan tubuh membentuk sel baru yang lebih sehat. Kondisi ini membuat puasa berpotensi memberikan efek positif bagi kesehatan jika didukung asupan nutrisi yang tepat saat sahur dan berbuka.
“Puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Saat sahur dan berbuka, penting memberikan asupan protein yang tepat untuk mendukung kembali pertumbuhan sel-sel baik dalam tubuh. Selain protein dalam susu, zat gizi lainnya seperti kalsium dibutuhkan untuk menjaga fungsi otot dan tulang, sementara vitamin D membantu penyerapan kalsium sekaligus mendukung sistem imun. Kombinasi ini penting agar tubuh tidak mudah lemas dan tetap bertenaga menjalani aktivitas harian,” lanjutnya.
Pentingnya Makro dan Mikro Nutrisi Saat Sahur
Lebih lanjut, dr. Gia menyoroti pentingnya keseimbangan antara makronutrisi dan mikronutrisi saat sahur agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Makronutrisi meliputi karbohidrat, protein, dan lemak yang dibutuhkan dalam jumlah besar, sementara mikronutrisi seperti vitamin dan mineral dibutuhkan dalam jumlah kecil namun tetap krusial bagi fungsi tubuh.
“Sahur biar puasanya bertenaga. Selain makronutrisi, dapetin juga mikronutrisi. Kalau makronutrisi jumlahnya besar, mikronutrisi jumlah kecil. Berarti kita harus memenahi vitamin dan mineral berupa sayur buah dan susu,” jelasnya.
Ia juga menganjurkan masyarakat tetap melakukan olahraga ringan selama bulan puasa agar metabolisme tubuh tetap aktif dan stamina terjaga.
Senior Brand Manager PT Frisian Flag Indonesia, Claudya Delliawan, menjelaskan bahwa susu dapat menjadi solusi praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga selama Ramadan, terutama saat sahur.
Melalui kampanye FRISIAN FLAG® Susu UHT “Andalan Ramadan untuk Keluarga Kuat”, masyarakat diimbau melengkapi asupan sahur dengan susu guna membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting seperti kalsium dan vitamin D, sehingga tubuh tetap bertenaga selama menjalani puasa.
Tahun ini, Frisian Flag juga menggandeng Sisca Soewitomo sebagai Brand Ambassador untuk memperkuat komunikasi selama Ramadan melalui berbagai kanal, mulai dari digital billboard di titik strategis Jabodetabek, platform digital seperti Spotify dan Vidio, hingga aktivasi mudik di rest area Pulau Jawa melalui kegiatan sampling dan pembagian THR.
Selain itu, perusahaan juga menghadirkan varian terbaru Creamy Kental Manis Gula Aren edisi spesial Ramadan melalui kampanye Tuangkan Semangat Ramadan bersama Inul Daratista, Adam Suseno, dan Yusuf Ivander. Varian rasa gula aren ini dihadirkan untuk melengkapi momen berbuka puasa bersama keluarga.
Pentingnya Kebersamaan Keluarga Bagi Keluarga Adam Suseno dan Inul Daratista
Hadir sebagai pembicara tamu, Adam Suseno dan Inul Daratista turut membagikan pandangannya tentang Ramadan yang erat dengan kebersamaan keluarga sekaligus pentingnya menjaga asupan nutrisi. Bagi keduanya, Ramadan selalu menjadi momen spesial untuk mempererat hubungan keluarga, terutama melalui kebiasaan sahur dan berbuka bersama di rumah. Di tengah jadwal pekerjaan yang padat, Inul mengaku justru menemukan kebahagiaan tersendiri karena memiliki lebih banyak waktu untuk memasak bagi orang-orang tercinta.
“Sebenernya banyak sukanya, karena di bulan Ramadan ini aku jadi emak-emak yang doyan masak di dapur. Ada waktu luang untuk masak buat suami, anak, dan orang-orang di rumah. Momen Ramadan jadi momen luar biasa untuk mempererat hubungan keluarga,” ujar Inul.
Ia mengungkapkan bahwa menyiapkan menu sahur dan buka puasa menjadi salah satu hal yang paling ia nikmati, meskipun harus menghadapi tantangan kurang istirahat akibat jadwal kerja yang tetap padat.
“Aku paling senang siapin makanan sahur dan buka puasa walaupun agendanya padat. Memang jadi kurang istirahat, biasanya istirahat pas anak sudah berangkat sekolah jam tujuh pagi. Tapi momen ini bukan jadi halangan, justru jadi hal paling indah karena bisa sama-sama. Yang penting happy dianya,” katanya.
Bagi Inul, kesibukan selama Ramadan bukanlah beban, melainkan bagian dari proses menikmati kebersamaan keluarga. Ia bahkan merasa suasana puasa membuat dirinya lebih bersemangat menyiapkan berbagai kebutuhan rumah tangga, terutama urusan makanan.
Adam Suseno pun menambahkan bahwa kebersamaan saat sahur dan berbuka memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar rutinitas makan bersama. Menurutnya, perhatian dalam memilih makanan bergizi juga merupakan bentuk kasih sayang kepada keluarga agar tetap sehat selama menjalani ibadah puasa.
Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, menegaskan komitmen perusahaan yang telah hadir lebih dari 100 tahun di Indonesia untuk terus mendukung kesehatan keluarga melalui edukasi nutrisi berkelanjutan dan inovasi produk.
“Hadir lebih dari 100 tahun di tanah air, FRISIAN FLAG® selalu setia menemani jutaan keluarga setiap hari dan berbagai momen spesial keluarga. Kami akan terus hadir berbagi kebaikan susu tidak hanya melalui rangkaian produk susu dan turunannya tetapi juga edukasi nutrisi kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami, yaitu mendukung program Generasi Emas 2045. Kami percaya konsumsi susu secara rutin membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian, termasuk saat menjalani puasa. Dengan mengangkat nilai–nilai keluarga, kami ingin terus hadir dan mendukung keluarga Indonesia hidup lebih sehat dan kuat, serta hangat sejalan dengan visi kami, Nourishing Indonesia,” tutupnya.
Melalui rangkaian kampanye Ramadan, edukasi nutrisi, serta inovasi produk yang dihadirkan, Frisian Flag Indonesia ingin terus menjadi bagian dari perjalanan keluarga Indonesia dalam menjalani bulan suci. Tidak hanya membantu menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga selama berpuasa, tetapi juga memperkuat kehangatan hubungan keluarga, menjadikan Ramadan sebagai momen penuh makna yang dikenang bersama orang-orang tercinta.