Postur Bahu Bungkuk Bikin Kurang Pede? Perbaiki dengan Latihan Scapular Retraction Ini

Kayla BridgitteDiterbitkan 01 Mei 2026, 09:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernahkah merasa kurang percaya diri saat mengenakan pakaian favorit karena postur bahu yang tampak condong ke depan atau bungkuk? Masalah postur ini sering kali menghampiri perempuan modern yang menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar ponsel atau mengetik di laptop. Kondisi bahu yang melengkung ke depan tidak hanya mengganggu estetika penampilan, tetapi juga bisa menyebabkan ketegangan kronis pada area leher dan punggung atas.

Mengenal Pentingnya Otot Belikat yang Kuat 

Melansir dari Healthline, postur bahu yang buruk biasanya disebabkan oleh lemahnya otot-otot di sekitar tulang belikat atau skapula. Latihan scapular retraction adalah teknik sederhana namun sangat efektif untuk memperkuat otot trapezius tengah dan rhomboids. Otot-otot inilah yang bertugas menarik bahu Sahabat Fimela kembali ke posisi netral yang tegak dan elegan. Tanpa latihan yang rutin, otot penyangga ini akan memanjang dan melemah, sehingga postur bungkuk menjadi permanen.

Melakukan gerakan ini sangat penting untuk mendukung pola gerak yang sehat, meningkatkan fungsi otot, hingga mencegah risiko cedera yang tidak diinginkan. Selain itu, scapular retraction efektif membangun kekuatan pada rotator cuff atau otot pemutar bahu, yang secara otomatis akan meningkatkan stabilitas bahu Sahabat Fimela secara keseluruhan.

Membangun kekuatan serta stabilitas tubuh bagian atas adalah hal yang esensial, terutama jika Sahabat Fimela memiliki gaya hidup sedentary atau lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk. Dengan bahu yang kuat, setiap gerakan harianmu akan terasa lebih ringan dan bertenaga.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Langkah Mudah Melakukan Scapular Retraction Sambil Duduk atau Berdiri

Latihan dasar ini sangat efektif untuk Sahabat Fimela lakukan di sela waktu bekerja demi menjaga kesehatan tulang belakang. [Dok/Pexels.com/kaboompics].

Sahabat Fimela, keunggulan dari latihan scapular retraction adalah fleksibilitasnya. Sahabat Fimela bisa melakukannya di mana saja tanpa mengganggu rutinitas harian. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan gerakan dasarnya dengan benar:

1. Atur Posisi Tubuh yang Netral 

Sahabat Fimela bisa memilih untuk berdiri tegak atau duduk di kursi tanpa sandaran yang tinggi. Pastikan pandangan lurus ke depan dan dagu tidak terlalu menunduk. Relaksasikan lengan di samping tubuh atau letakkan telapak tangan di atas paha jika sedang duduk manis.

2. Fokus pada Gerakan Belikat 

Bayangkan ada sebuah pensil yang diletakkan tepat di tengah-tengah punggung di antara kedua tulang belikat. Cobalah untuk menjepit pensil tersebut dengan cara menarik kedua tulang belikat Sahabat Fimela ke arah belakang dan bawah. Fokuskan tarikan pada otot punggung, bukan pada kekuatan lengan.

3. Hindari Mengangkat Bahu 

Satu kesalahan yang sering terjadi adalah mengangkat bahu ke arah telinga. Pastikan bahu Sahabat Fimela tetap turun dan menjauh dari telinga saat melakukan kontraksi otot belikat. Hal ini penting agar Sahabat Fimela tidak merasa pegal di area leher setelah melakukan latihan ini.

4. Tahan dan Rasakan Kontraksinya 

Tahan posisi "menjepit" tersebut selama 5 sampai 10 detik. Sahabat Fimela akan merasakan sensasi kencang yang nyaman di area punggung atas. Lepaskan perlahan ke posisi semula dan ulangi gerakan ini sebanyak 10 hingga 15 kali dalam satu sesi latihan singkat.

5. Lakukan Secara Rutin 

Jika memungkinkan, mintalah seseorang untuk merekam gerakan punggung Sahabat Fimela. Hal ini sangat membantu Sahabat Fimela untuk mengevaluasi dan memperbaiki bentuk gerakan di masa mendatang agar hasilnya lebih optimal.

3 dari 4 halaman

Variasi Scapular Retraction Menggunakan Dinding untuk Hasil Maksimal

Menambahkan variasi gerakan pada dinding akan membantu Sahabat Fimela mendapatkan hasil koreksi postur yang lebih maksimal dan stabil. [Dok/Freepik.com].

Jika Sahabat Fimela ingin tantangan lebih, cobalah variasi wall slide yang sangat disarankan oleh para ahli fisioterapi untuk memperkuat memori otot pada postur tubuh Anda.

1. Bersandar pada Dinding 

Berdirilah dengan punggung, bokong, dan kepala menempel rapat pada dinding yang rata. Posisikan kaki Sahabat Fimela sekitar 15 cm di depan dinding agar punggung bawah bisa menempel dengan lebih nyaman tanpa celah yang terlalu besar.

2. Posisikan Lengan Seperti Huruf W 

Tempelkan bagian belakang lengan dan tangan Sahabat Fimela pada dinding dengan siku ditekuk 90 derajat, menyerupai huruf W. Pastikan bahu Sahabat Fimela tetap rileks dan tidak tegang saat menempelkan lengan pada permukaan dinding tersebut.

3. Gerakan Geser ke Atas 

Gerakkan lengan Sahabat Fimela ke arah atas secara perlahan sambil tetap menjaga agar tangan dan siku tidak terlepas dari permukaan dinding. Saat lengan bergerak naik, secara otomatis tulang belikat Sahabat Fimela akan melakukan gerakan retraksi yang sangat baik untuk melenturkan sendi bahu.

4. Kontrol dan Konsistensi 

Lakukan gerakan naik-turun ini sebanyak 10 kali dengan tempo yang lambat dan terkendali. Sahabat Fimela akan merasakan otot punggung bekerja lebih aktif dibandingkan gerakan tanpa bantuan dinding. Latihan ini sangat membantu "mengingatkan" tubuh Sahabat Fimela bagaimana rasanya berdiri tegak dengan bahu yang terbuka lebar sepanjang hari.

4 dari 4 halaman

Lakukan ini untuk Menjaga Postur Bahu Tetap On Point Sepanjang Hari

Mengatur ketinggian layar laptop dan ponsel adalah langkah preventif terbaik agar Sahabat Fimela terhindar dari bahu yang bungkuk kembali. [Dok/Pexels.com/Höhenverstellbar Tischgestell Maidesite].

Melakukan latihan scapular retraction secara rutin memang kunci utama, namun Sahabat Fimela juga perlu memperhatikan kebiasaan sehari-hari agar postur indah tersebut tidak hilang begitu saja. Berikut adalah tips tambahan yang bisa Sahabat Fimela terapkan di rumah maupun di kantor:

Perhatikan Posisi Saat Memegang Ponsel 

Kebiasaan menunduk terlalu lama saat melihat ponsel adalah musuh utama postur bahu. Cobalah untuk mengangkat ponsel sejajar dengan mata Sahabat Fimela. Dengan posisi ini, beban pada otot leher akan berkurang drastis dan bahu Sahabat Fimela tidak akan secara otomatis condong ke depan untuk mengimbangi berat kepala.

Lakukan Peregangan Dada secara Berkala 

Otot dada yang kaku sering kali menarik bahu kita ke depan. Sahabat Fimela bisa melakukan peregangan di sela pintu dengan meletakkan kedua lengan pada kusen pintu dan condongkan badan ke depan perlahan. Gerakan ini akan membuka rongga dada dan memudahkan otot belikat Sahabat Fimela untuk tetap dalam posisi retraksi yang sehat.

Cukupi Asupan Protein dan Hidrasi 

Otot membutuhkan nutrisi untuk tetap kuat dan fleksibel. Pastikan Sahabat Fimela mengonsumsi cukup protein dan minum air putih agar jaringan ikat pada area punggung tetap elastis. Otot yang terhidrasi dengan baik akan lebih responsif terhadap latihan postur yang Sahabat Fimela lakukan setiap harinya.

Gunakan Bantal yang Tepat saat Tidur 

Posisi tidur juga memengaruhi postur bahu Sahabat Fimela saat bangun pagi. Gunakan bantal yang mampu menopang lekukan leher dengan baik agar otot bahu bisa beristirahat total tanpa ada tekanan berlebih. Dengan menjaga kebiasaan kecil ini, Sahabat Fimela akan mendapati tubuh terasa lebih ringan dan postur bahu tetap tegak.