Sambut Hari Kartini, BDO di Indonesia Apresiasi Kepemimpinan Perempuan di Era Modern

Nabila MecadinisaDiterbitkan 21 April 2026, 19:34 WIB

Fimela.com, Jakarta - Dalam memperingati Hari Kartini, BDO di Indonesia mengapresiasi peran perempuan masa kini yang tidak hanya semakin luas, tetapi juga semakin kompleks. Di tengah berbagai tuntutan, perempuan kini tidak hanya hadir sebagai individu yang menjalankan peran, tetapi juga sebagai sosok yang turut membentuk cara kita bekerja, berkolaborasi, dan memimpin.

Melalui rangkaian refleksi yang dituangkan oleh para profesional perempuan dari berbagai level dan generasi, BDO di Indonesia melihat bahwa semangat Kartini hari ini tidak lagi sekadar tentang kesetaraan, tetapi tentang bagaimana perempuan menghadirkan nilai dalam setiap peran yang dijalankan, melalui kehadiran, integritas, serta kemampuan menciptakan harmoni di tengah dinamika profesional dan personal.

Perempuan dan Kepemimpinan yang Semakin Relevan di Era Modern

Dalam keseharian, perempuan dihadapkan pada berbagai tanggung jawab yang berjalan bersamaan, baik dalam kehidupan profesional maupun personal. Kemampuan untuk beradaptasi, mengambil keputusan di tengah dinamika, serta tetap hadir secara konsisten bagi orang-orang di sekitarnya menjadi kekuatan yang sering kali tidak terlihat, namun memiliki dampak besar dalam membangun kepercayaan dan stabilitas.

Pengalaman ini juga membentuk gaya kepemimpinan yang khas. Kepemimpinan tidak selalu harus ditunjukkan melalui jabatan atau otoritas, tetapi justru melalui kehadiran yang konsisten, kemampuan memahami situasi, serta kejelasan dalam mengambil arah. Apa yang diberikan, baik berupa waktu, perhatian, maupun kejelasan, pada akhirnya akan kembali dalam bentuk hubungan kerja yang lebih kuat dan kolaborasi yang lebih efektif.

Di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis, perempuan juga menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak harus identik dengan gaya yang keras atau agresif. Sebaliknya, integritas, ketenangan, serta kemampuan menjaga composure menjadi fondasi penting dalam membangun kredibilitas dan kepercayaan. Pendekatan ini semakin relevan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.

2 dari 3 halaman

Peran Perempuan dalam Mendorong Cara Kerja yang Lebih Kolaboratif

BDO di Indonesia mengapresiasi peran perempuan masa kini yang tidak hanya semakin luas, tetapi juga semakin kompleks.

Dalam konteks profesional, termasuk di industri audit yang dikenal dengan tingkat kompleksitas dan tuntutan ketelitian yang tinggi, peran perempuan menjadi semakin signifikan. Tidak hanya dalam memastikan kualitas dan akurasi pekerjaan, tetapi juga dalam menciptakan cara kerja yang lebih kolaboratif, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.

BDO di Indonesia melihat bahwa perubahan ini juga mendorong pentingnya pendekatan yang lebih fleksibel terhadap kehidupan dan pekerjaan. Alih-alih mengejar konsep keseimbangan yang kaku, pendekatan work-life harmony menjadi semakin relevan, di mana individu didukung untuk menemukan ritme yang selaras antara berbagai peran yang dijalankan. Hal ini juga diperkuat dengan budaya kerja yang mendorong kepedulian, kolaborasi, serta lingkungan yang aman secara psikologis, sehingga perempuan dapat berkembang dengan percaya diri dan mengambil peran strategis.

Lingkungan kerja yang sehat tidak hanya membantu perempuan bertahan menghadapi tantangan, tetapi juga membuka ruang bagi lebih banyak talenta untuk tumbuh dan mengambil peran strategis di masa depan.

 

3 dari 3 halaman

Komitmen BDO dalam Mendorong Kepemimpinan yang Lebih Inklusif

BDO di Indonesia mengapresiasi peran perempuan masa kini yang tidak hanya semakin luas, tetapi juga semakin kompleks.

Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi, BDO di Indonesia juga menekankan pentingnya membangun kompetensi yang mendalam, integritas profesional, serta kesiapan untuk terus belajar agar perempuan dapat mengambil peran strategis secara berkelanjutan.Komitmen ini tercermin dalam langkah strategis BDO di Indonesia melalui bergabungnya Johanna Gani beserta para Partner, yang semakin memperkuat keseimbangan representasi perempuan dan laki-laki di tingkat kepemimpinan (C-level). Kehadiran kepemimpinan yang lebih beragam ini diharapkan dapat membawa perspektif yang lebih luas dalam pengambilan keputusan serta mendorong pertumbuhan organisasi yang lebih inklusif.

Johanna Gani, selaku salah satu leader BDO di Indonesia, menyampaikan, “Kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh hasil, tetapi juga oleh nilai dan cara kita membangun hubungan di dalam tim. Perempuan memiliki kekuatan untuk menghadirkan perspektif yang lebih kolaboratif dan berorientasi jangka panjang, yang pada akhirnya berperan penting dalam membentuk masa depan organisasi.”

Sejalan dengan hal tersebut, IGA Erna, yang juga merupakan salah satu leader BDO di Indonesia menambahkan, “Perjalanan perempuan di dunia profesional sering kali penuh tantangan, namun dari situlah ketahanan dan karakter terbentuk. Kepemimpinan tidak harus ditunjukkan melalui cara yang agresif, tetapi melalui integritas, ketenangan, serta kemampuan untuk terus berkembang dan memberdayakan tim.”

Melalui momentum Hari Kartini, BDO di Indonesia melihat bahwa peran perempuan tidak hanya relevan dalam konteks saat ini, tetapi juga akan terus berkembang seiring dengan perubahan zaman. Perempuan tidak hanya beradaptasi dengan dinamika, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk arah masa depan, baik dalam organisasi, industri, maupun masyarakat secara luas.