10 Menit Peregangan Sore yang Bisa Bantu Mood Kembali Stabil

Kayla BridgitteDiterbitkan 02 Juli 2026, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Tubuh terasa berat, pikiran mulai jenuh, dan mood rasanya merosot tajam akibat tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya. Fenomena sore hari yang melelahkan ini sering kali membuat kita kehilangan waktu berkualitas bersama keluarga atau sekadar menikmati waktu santai di rumah. Alih alih hanya mengandalkan kopi tambahan, ada cara yang jauh lebih alami dan sehat untuk mengembalikan semangat Anda yaitu melalui peregangan tubuh yang dilakukan secara sadar.

Melansir dari physiotherapieuniverselle.com, melakukan gerakan fisik ringan di sore hari dapat memicu pelepasan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda stres alami. Peregangan ini cocok dilakukan setelah menjalani hari yang panjang, peregangan di sore hingga malam hari dapat membantu tubuh dan pikiran kembali rileks sehingga kamu lebih mudah terlelap. Gerakan sederhana ini juga efektif meredakan ketegangan otot serta rasa kaku yang menumpuk akibat aktivitas seharian.

Rutinitas sore ini tidak perlu memakan waktu lama, cukup sepuluh hingga lima belas menit saja di sudut rumah yang nyaman. Konsistensi dalam melakukan peregangan singkat ini akan membantu memperbaiki mood setelah suntuk bekerja seharian. Mari kita jadikan momen transisi dari jam kerja menuju waktu istirahat ini sebagai ritual self care yang wajib dilakukan.

2 dari 4 halaman

Beberapa Gerakan Peregangan Leher dan Bahu yang Bisa Dicoba

Pentingnya fokus pada area tubuh bagian atas yang sering kali menjadi pusat penumpukan stres dan rasa lelah. [Dok/Pexels.com/Yan Krukau].

Sahabat Fimela, area leher dan bahu adalah tempat pertama di mana stres fisik biasanya berkumpul. Saat kita merasa tegang, secara tidak sadar kita sering kali mengangkat bahu atau menunduk terlalu lama. Kondisi ini jika dibiarkan akan memicu sakit kepala tegang yang tentunya akan merusak mood sore Anda.

Berikut adalah beberapa gerakan peregangan bagian atas yang bisa Sahabat Fimela lakukan:

1. Neck Tilt 

Miringkan kepala Anda ke arah bahu kanan hingga merasakan tarikan di sisi kiri leher. Tahan selama lima belas detik lalu ulangi pada sisi sebaliknya. Gerakan ini sangat efektif untuk melancarkan aliran oksigen menuju kepala sehingga rasa pening akibat kelelahan bisa berkurang. Pastikan bahu Anda tetap rileks dan tidak ikut terangkat saat melakukan gerakan ini.

2. Shoulder Roll 

Putar bahu Anda ke arah belakang dalam lingkaran besar sebanyak sepuluh kali. Gerakan ini membantu membuka rongga dada sehingga pernapasan menjadi lebih dalam dan lega. Sahabat Fimela akan merasakan sensasi beban yang terangkat dari area belikat, membuat tubuh terasa jauh lebih santai.

3. Chest Opener

Berdirilah di ambang pintu dan letakkan kedua lengan pada kusen pintu, lalu condongkan tubuh ke depan secara perlahan. Gerakan ini melawan posisi membungkuk saat bekerja dan memberikan ruang bagi paru paru untuk bernapas lebih maksimal. Dada yang terbuka lebar sering kali dikaitkan dengan peningkatan rasa percaya diri dan mood yang positif.

4. Seated Spinal Twist 

Sambil duduk, putar tubuh bagian atas ke arah samping dengan tangan memegang sandaran kursi. Gerakan memutar ini membantu meregangkan tulang belakang yang lelah dan memperbaiki fleksibilitas tubuh secara keseluruhan dalam waktu singkat.

3 dari 4 halaman

Peregangan Simpel untuk Area Pinggang dan Kaki

Duduk terlalu lama bisa membuat otot pinggul menjadi kaku dan akhirnya memberikan tekanan pada punggung bawah. [Dok/Pexels.com/Vitaly Gariev].

Rasa nyaman yang muncul setelah melakukan peregangan bawah ini akan memberikan dorongan energi yang membuat Anda tidak lagi merasa malas untuk bergerak atau melakukan hobi di sore hari.

Simak gerakan praktis untuk bagian bawah berikut ini:

1. Forward Fold 

Berdirilah dengan kaki terbuka selebar bahu lalu tekuk tubuh Anda ke depan secara perlahan hingga tangan menjuntai ke arah lantai. Biarkan gravitasi melakukan tugasnya untuk menarik punggung Anda. Gerakan ini sangat baik untuk meredakan ketegangan pada seluruh bagian belakang tubuh mulai dari leher hingga betis.

2. Hip Flexor Stretch 

Lakukan posisi berlutut dengan satu kaki di depan dan dorong panggul ke depan secara lembut. Gerakan ini adalah penawar paling ampuh untuk rasa kaku akibat duduk berjam jam di depan meja kerja. Sahabat Fimela akan merasakan otot panggul yang tadinya kencang menjadi lebih lentur dan nyaman.

3. Quad Stretch 

Tekuk satu kaki ke belakang dan pegang dengan tangan hingga merasakan tarikan pada paha depan. Gunakan dinding sebagai bantuan keseimbangan jika diperlukan. Paha yang rileks akan membuat langkah kaki Anda terasa lebih mantap dan tidak mudah merasa capek saat harus berjalan di sore hari.

4. Ankle Circle

Putar pergelangan kaki Anda searah jarum jam dan sebaliknya saat posisi duduk atau berdiri. Meskipun terlihat sepele, gerakan ini membantu memperlancar aliran darah yang sering kali melambat di area kaki, mengurangi sensasi kesemutan atau bengkak ringan akibat kelelahan seharian.

4 dari 4 halaman

Kebiasaan Kecil yang Harus Dikurangi saat Tubuh Kelelahan

Terus menerus mengecek notifikasi ponsel saat tubuh lelah justru akan membuat otakmu semakin stres dan sulit istirahat. [Dok/Pexels.com/cottonbro studio].

Sahabat Fimela, sering kali saat kita merasa lelah, kita cenderung mencari pelarian yang justru membuat rasa lelah itu menetap lebih lama. Memahami batasan diri adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan mental dan fisik agar tetap seimbang. Jika Anda ingin pemulihan energi yang maksimal setelah melakukan peregangan, ada beberapa kebiasaan kecil yang sebaiknya mulai dikurangi atau dihindari saat tubuh sedang berada di titik terendah

1. Doomscrolling di Media 

Hindari penggunaan gawai secara berlebihan segera setelah jam kerja usai. Cahaya biru dari layar dan paparan informasi yang terus menerus membuat otak tetap dalam kondisi siaga, sehingga peregangan yang Anda lakukan tidak akan memberikan dampak maksimal jika pikiran masih terjebak dalam hiruk pikuk dunia digital.

2. Konsumsi Kafein Berlebihan di Sore Hari 

Kurangi kebiasaan mencari energi instan dari kopi saat jam kritis sore hari. Hal ini bisa mengganggu pola tidur malam Anda yang akhirnya membuat siklus kelelahan berulang di keesokan harinya. Gantilah dengan segelas air putih hangat atau teh herbal yang memberikan efek menenangkan bagi sistem saraf.

3. Membicarakan Masalah Pekerjaan secara Terus Menerus 

Hindari kebiasaan mengeluh atau membahas drama kantor setelah jam operasional berakhir. Membicarakan hal yang membuat stres hanya akan memperpanjang ketegangan otot yang baru saja Anda coba kendurkan. Fokuslah pada topik pembicaraan yang ringan dan menyenangkan bersama orang tersayang.

4. Memaksakan Semua Tugas Rumah Selesai Sekaligus 

Kurangi kecenderungan untuk menjadi pahlawan di rumah saat energi sedang habis. Belajarlah untuk memprioritaskan istirahat sejenak dan membagi tugas secara adil. Memberikan waktu bagi tubuh untuk pulih akan membuat Anda lebih produktif dan bahagia dalam jangka panjang.