10 Tips Mengisi Libur Sekolah dengan DIY Seru dari Barang Bekas, Anak Kreatif dan Ramah Lingkungan

Siti Nur ArishaDiterbitkan 16 Juni 2026, 09:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Libur sekolah sering menjadi momen yang dinanti anak-anak untuk beristirahat dari rutinitas belajar. Namun, tanpa aktivitas yang terarah, waktu libur justru bisa terbuang sia-sia dengan kebiasaan pasif seperti bermain gadget sepanjang hari. Di sinilah peran orangtua menjadi penting untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan anak.

Salah satu pilihan terbaik saat libur sekolah adalah mengajak anak melakukan aktivitas DIY atau do it yourself menggunakan barang bekas di rumah. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga mengajarkan anak tentang pentingnya memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai. Dengan cara ini, anak tidak hanya belajar membuat sesuatu, tetapi juga memahami konsep sederhana tentang kepedulian terhadap lingkungan.

Menariknya, berbagai aktivitas upcycling ini telah banyak dilakukan dalam program komunitas kreatif untuk anak-anak, yang menunjukkan bahwa belajar bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan dan praktis. Dilansir dari The ReCreators, kegiatan membuat kerajinan dari barang bekas terbukti mampu meningkatkan keterampilan motorik, imajinasi, serta rasa percaya diri anak melalui proses eksplorasi dan penciptaan.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

1. Membuat Mainan dari Kardus Bekas

Kardus bekas bisa diubah menjadi berbagai mainan menarik seperti rumah-rumahan, mobil, atau bahkan puzzle sederhana. Anak bisa diajak menggambar desain terlebih dahulu sebelum mulai memotong dan merakit. (foto/dok; freepik)

Kardus bekas bisa diubah menjadi berbagai mainan menarik seperti rumah-rumahan, mobil, atau bahkan puzzle sederhana. Anak bisa diajak menggambar desain terlebih dahulu sebelum mulai memotong dan merakit.

Selain melatih kreativitas, aktivitas ini juga mengasah kemampuan problem solving anak ketika mereka mencoba menyusun bagian-bagian menjadi bentuk yang diinginkan.

2. Eksplorasi Seni dengan Botol Bekas

Botol plastik atau kaca bisa disulap menjadi mainan atau dekorasi yang unik. Anak bisa membuat karakter lucu, vas mini, atau bahkan alat permainan sederhana dengan menambahkan cat dan tekstur dari lem.

Kegiatan ini sangat cocok untuk melatih kesabaran dan ketelitian, terutama saat anak belajar menunggu cat mengering sebelum melanjutkan tahap berikutnya.

3. Membuat Boneka dari Baju Lama

Baju yang sudah tidak terpakai bisa diubah menjadi boneka atau bantal kecil tanpa perlu dijahit. Cukup dengan teknik sederhana seperti mengikat dan mengisi bagian dalamnya dengan kain bekas lainnya.

Selain menyenangkan, kegiatan ini membantu anak memahami bahwa barang lama masih bisa memiliki fungsi baru yang menarik.

4. Origami dan Kreasi Kertas Daur Ulang

Kertas bekas yang masih layak pakai bisa digunakan untuk membuat berbagai bentuk origami seperti bunga, hewan, atau mainan dekoratif lainnya.

Aktivitas ini sangat baik untuk melatih koordinasi tangan dan mata serta meningkatkan fokus anak melalui proses melipat yang berulang.

5. Membuat Permainan Edukatif Sederhana

Permainan seperti menara atau puzzle bisa dibuat dari potongan kayu kecil, tutup botol, atau bahan bekas lainnya. Anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar strategi dan logika sederhana.

Kegiatan ini bisa menjadi alternatif permainan yang lebih interaktif dibandingkan gadget.

6. Kreasi Makhluk Imajinatif dari Barang Bekas

Gabungkan berbagai benda seperti kaleng, tutup botol, dan potongan plastik untuk membuat “makhluk” unik hasil imajinasi anak.

Biarkan anak bebas menentukan bentuk dan karakter yang mereka inginkan agar rasa percaya diri dan kreativitasnya berkembang maksimal.

3 dari 3 halaman

7. Aktivitas Menenun Sederhana

Dengan menggunakan benang, kain bekas, atau potongan kaus, anak bisa belajar menenun di atas papan sederhana atau rangka buatan sendiri. (foto/dok; freepik)

Dengan menggunakan benang, kain bekas, atau potongan kaus, anak bisa belajar menenun di atas papan sederhana atau rangka buatan sendiri.

Selain menenangkan, kegiatan ini membantu anak melatih konsentrasi dan keterampilan motorik halus.

8. Membuat Jurnal Kreatif dari Majalah Bekas

Sahabat Fimela, ajak anak membuat jurnal pribadi dengan menghias sampul menggunakan potongan gambar dari majalah bekas. Mereka juga bisa menuliskan cerita atau pengalaman selama liburan.

Ini adalah cara yang menyenangkan untuk melatih ekspresi diri sekaligus meningkatkan kemampuan literasi anak.

9. Kerajinan Bunga dari Kertas Bekas

Kertas bekas bisa diubah menjadi bunga cantik yang bisa digunakan sebagai dekorasi kamar atau hadiah untuk orang terdekat.

Kegiatan ini mengajarkan anak tentang proses menciptakan sesuatu yang indah dari bahan sederhana.

10. Belajar Menjahit Sederhana

Mengajarkan anak menjahit bentuk sederhana seperti bintang atau hiasan kecil bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga.

Selain meningkatkan keterampilan, anak juga belajar tentang ketekunan dan rasa tanggung jawab terhadap hasil karyanya.

Sahabat Fimela, mengisi libur sekolah tidak harus mahal atau rumit. Dengan memanfaatkan barang bekas di sekitar rumah, orangtua bisa menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak. Kegiatan DIY seperti ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membentuk karakter anak yang kreatif, mandiri, dan peduli lingkungan sejak dini.

Penulis: Siti Nur Arisha