Double Cleansing: Kapan Dibutuhkan dan Kapan Sebaiknya Dilewatkan?

Hilda IrachDiterbitkan 31 Mei 2026, 23:13 WIB

ringkasan

  • Double cleansing adalah metode pembersihan wajah dua langkah.
  • Teknik ini bermanfaat untuk menghilangkan riasan tebal dan polusi.
  • Tidak semua orang perlu melakukan double cleansing setiap hari.

Fimela.com, Jakarta - Membersihkan wajah merupakan langkah dasar yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kulit. Namun, di tengah meningkatnya penggunaan sunscreen, makeup, dan paparan polusi sehari-hari, mencuci wajah satu kali terkadang dianggap belum cukup untuk mengangkat seluruh kotoran yang menempel di kulit. Karena itulah, metode double cleansing semakin populer dan menjadi bagian dari rutinitas skincare banyak orang.

Double cleansing adalah teknik pembersihan wajah yang dilakukan dalam dua tahap untuk membantu membersihkan kulit secara lebih menyeluruh. Metode ini pertama kali populer melalui tren perawatan kulit Korea dan kini banyak digunakan oleh berbagai jenis kulit, terutama mereka yang rutin menggunakan makeup atau sunscreen setiap hari. Tujuannya adalah memastikan tidak ada sisa produk, minyak, maupun kotoran yang tertinggal di permukaan kulit.

Pendukung metode ini percaya bahwa kulit yang benar-benar bersih dapat membantu produk skincare berikutnya bekerja lebih optimal. Selain itu, pembersihan yang tepat juga berperan dalam mengurangi risiko pori-pori tersumbat yang dapat memicu komedo dan jerawat. Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja double cleansing dan apakah metode ini perlu dilakukan oleh semua orang? Berikut penjelasannya.

2 dari 4 halaman

Kapan Double Cleansing Dibutuhkan?

Double cleansing di malam hari sangat diperlukan untuk pemilik kulit kombinasi. (foto: rawpixel.com/freepik)

Double cleansing sangat bermanfaat dalam beberapa situasi tertentu:

  • Menghilangkan Riasan Tebal dan Tahan Air: Metode ini sangat efektif untuk menghapus riasan yang sulit dihilangkan, seperti riasan tahan air. Dr. Wu menekankan bahwa langkah pertama menggunakan pembersih berbahan dasar minyak sangat membantu dalam mengangkat sisa riasan dan tabir surya.
  • Penggunaan Tabir Surya Setiap Hari: Bagi mereka yang menggunakan tabir surya secara rutin, terutama yang tahan air, double cleansing dapat memastikan bahwa semua sisa produk terangkat dengan baik.
  • Kulit Berminyak atau Rentan Berjerawat: Bagi pemilik kulit berminyak, teknik ini dapat membantu menghilangkan kelebihan minyak dan mencegah pori-pori tersumbat. Dermatolog Karan Lal menjelaskan bahwa double cleansing menghilangkan minyak dan penumpukan produk berminyak di kulit.
  • Tinggal di Lingkungan Berpolusi: Bagi mereka yang tinggal di kota dengan polusi udara tinggi, double cleansing dapat membantu mengangkat kotoran dan polutan yang menempel di kulit.
  • Meningkatkan Penyerapan Produk Perawatan Kulit Selanjutnya: Dengan membersihkan kulit secara menyeluruh, produk perawatan kulit seperti serum dan pelembap dapat lebih efektif menembus kulit.
3 dari 4 halaman

Kapan Sebaiknya Double Cleansing Dilewatkan?

Meskipun memiliki banyak manfaat, ada kalanya double cleansing tidak diperlukan:

  • Tidak Diperlukan untuk Semua Orang: Menurut Dr. Wu, bagi kebanyakan orang, satu kali pembersihan dengan pembersih lembut sudah cukup. Double cleansing bukan keharusan bagi semua orang.
  • Kulit Kering, Sensitif, Rosacea, atau Eksim: Bagi mereka dengan kondisi kulit sensitif, double cleansing dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan. Dr. Corey L. Hartman menyarankan agar mereka yang memiliki kondisi ini memilih pembersih lembut yang tidak menghilangkan minyak alami kulit.
  • Tidak Memakai Riasan Tebal atau Tabir Surya Setiap Hari: Jika Anda tidak menggunakan riasan berat atau tabir surya setiap hari, satu kali pembersihan mungkin sudah cukup.
  • Risiko Produksi Minyak Berlebih: Pada kulit berminyak, pencucian berlebihan dapat memicu produksi minyak lebih banyak sebagai respons.
  • Pentingnya Pemilihan Produk yang Tepat: Memilih pembersih yang tepat sangat penting. Dr. Ranella Hirsch menekankan bahwa pembersih yang salah dapat memperburuk masalah kulit yang ada.
4 dari 4 halaman

Tanggapan Ahli

Beberapa dermatolog memberikan pandangan mereka mengenai double cleansing:

  • Dr. Sandra Lee menyebut double cleansing sebagai "deep clean" yang baik setelah seharian beraktivitas, namun tidak perlu dilakukan setiap hari.
  • Dr. Marisa Garshick menambahkan bahwa metode ini sangat membantu bagi mereka yang menggunakan riasan berat untuk memastikan semua riasan terangkat sepenuhnya.
  • Dr. Karan Lal merekomendasikan double cleansing bagi mereka yang berjuang dengan masalah kulit seperti jerawat, tetapi tidak perlu merasa terpaksa untuk melakukannya hanya karena orang lain melakukannya.

Dengan memahami kapan dan bagaimana menerapkan double cleansing, Anda dapat merawat kulit dengan lebih baik dan mendapatkan hasil yang optimal.