Fimela.com, Jakarta - Kabar pernikahan Adhisty Zara dan Abdullah Tsaqib masih menjadi perbincangan hangat publik. Di balik prosesi yang digelar secara intim dan tertutup, penampilan Zara sukses mencuri perhatian lewat pilihan busana pengantinnya yang sarat sentuhan tradisional dengan nuansa modern.
Menariknya, dari rangkaian foto yang diunggah ke media sosial, Adhisty Zara tampak menjalani dua momen akad dengan latar yang berbeda. Tak hanya suasananya yang berubah, aktris berusia 22 tahun itu juga mengenakan dua kebaya putih dengan karakter yang berbeda, menunjukkan dua interpretasi gaya pengantin Jawa yang sama-sama elegan.
Mulai dari kebaya bergaya beskap yang tegas hingga kutubaru klasik dengan sentuhan veil yang romantis, berikut detail penampilan Adhisty Zara di hari bahagianya.
Kebaya Beskap Putih yang Modern dan Minimalis
Pada salah satu potret, Zara terlihat berdiri bersama Tsaqib sambil memperlihatkan buku nikah mereka. Untuk momen ini, ia memilih kebaya putih berpotongan menyerupai beskap modern dengan siluet yang clean dan terstruktur.
Kebaya tersebut memiliki garis leher tinggi dengan detail kancing depan yang memberi kesan formal dan sophisticated. Aksen bordir floral pada bagian dada menjadi satu-satunya ornamen yang mempermanis tampilan tanpa membuatnya terlihat berlebihan.
Dipadukan dengan sanggul rapi berbelah samping dan makeup natural bernuansa soft pink, keseluruhan penampilan Zara memancarkan kesan modern, dewasa, sekaligus timeless. Pilihan busana ini juga tampil serasi dengan jas putih dan dasi hitam yang dikenakan Tsaqib.
Anggun dalam Kebaya Kutubaru dan Selendang Renda
Berbeda dengan tampilan sebelumnya yang lebih struktural, pada momen akad lainnya Zara memilih pendekatan yang lebih tradisional dan romantis. Ia tampil mengenakan kebaya kutubaru putih berbahan renda dengan detail bordir yang kaya tekstur.
Penampilan tersebut semakin istimewa berkat penggunaan selendang atau veil transparan berhias renda pada bagian tepinya. Veil panjang yang menutupi kepala hingga bahu memberikan sentuhan klasik yang mengingatkan pada gaya pengantin Jawa modern dengan nuansa yang lembut dan sakral.
Rambut Zara ditata sleek dengan belahan tengah, sementara riasannya dibuat sangat natural sehingga menonjolkan fitur wajahnya yang segar. Pilihan warna putih dari ujung kepala hingga kaki membuat penampilannya terlihat bersih, tenang, dan penuh kesan khidmat.
Meski sama-sama didominasi warna putih, kedua kebaya yang dikenakan Zara menghadirkan karakter yang berbeda. Kebaya beskap menawarkan kesan modern dan tegas dengan siluet yang lebih structured, sementara kebaya kutubaru dengan selendang renda menampilkan sisi feminin dan tradisional yang lebih kuat.
Pilihan dua busana tersebut menunjukkan bagaimana Zara tetap mempertahankan identitas budaya dalam pernikahannya, namun dengan sentuhan yang relevan bagi generasi muda. Hasilnya, kedua penampilan itu terasa sederhana, intim, dan elegan tanpa perlu detail yang berlebihan.