Forum Masyarakat Indonesia Emas Soroti Persoalan yang Dihadapi Gru Hononer

Adinda Tri WardhaniDiterbitkan 06 Juni 2026, 13:55 WIB

Fimela.com, Jakarta - Guru honorer merupakan salah satu elemen penting dalam dunia pendidikan yang berperan besar dalam mencerdaskan generasi bangsa. Namun, hingga saat ini masih banyak guru honorer yang menghadapi berbagai persoalan, mulai dari rendahnya kesejahteraan, ketidakpastian status kepegawaian, hingga keterbatasan akses terhadap pengembangan kompetensi. Kondisi tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan berbagai permasalahan yang dihadapi guru honorer dapat diatasi sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya secara optimal dan memperoleh kehidupan yang lebih layak.

Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) menyoroti persoalan yang dihadapi oleh guru hononer yang masih terjadi hingga saat ini. Mulai dari ketidakpastian status, kesejahteraan, perlindungan kerja, hingga kesempatan pengembangan profesi. Handoyo Budhisejati, menegaskan bahwa guru hononer memiliki peran penting dalam perkembangan pendidikan di Indonesia. Mereka hadir di ruang-ruang kelas daerah terpencil yang sulit dijangkau.

Handoyo menilai, permasalahan yang dihadapi oleh guru hononer sangat memprihantinkan. Ia menyoroti, generasi muda dengan pengetahuan mumpuni itu belum cukup untuk memajukan pendidikan Indonesia apabila pengajarnya saja masih hidup serba kekurangan.

Selain menghadapi persoalan ekonomi yang masih serba kekurangan, guru honorer di Indonesia juga masih berkelut dengan permasalahan untuk melanjutkan pendidikan serta meningkatkan kompetensinya.

"Oleh karena itu, Formas memandang perlu adanya ruang dialog yang konstruktif untuk menghimpun berbagai masukan dan rekomendasi demi terciptanya kebijakan yang lebih berpihak pada masa depan pendidikan bangsa," kata Handoyo dalam sambutannya di acara Focus Group Discussion Nasib Guru Honorer di Auditorium RRI, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Handoyo mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo dalam memperhatikan banyak sektor. Namun, ia berharap presidan tidak luput perhatiannya terhadap sektor pendidikan, khususnya kesejahteraan guru hononer. Kemudian, ia juga mengajak masyarakat agar tidak hanya berharap kepada peran pemerintah, melainkan pro aktif dari akar rumput untuk peduli sesama warga negara.

 

2 dari 2 halaman

Peningkatan Kesejahteraan dan Perlindungan Bagi Guru Gonorer

Sejumlah pembicara melakukan pemaparan saat Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) di Auditorium Penunjang Siaran Luar Negeri, Gedung Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Handoyo mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo dalam memperhatikan banyak sektor. Namun, ia berharap presidan tidak luput perhatiannya terhadap sektor pendidikan, khususnya kesejahteraan guru hononer.

Kemudian, ia juga mengajak masyarakat agar tidak hanya berharap kepada peran pemerintah, melainkan pro aktif dari akar rumput untuk peduli sesama warga negara.

Dari diskusi yang digelar oleh Formas, Handoyo berharap dapat menghasilkan langkah konkret yang betul-betul diimplementasikan demi kesejahteraan guru honorer. Ia berharap, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang pro terhadap guru honorer.

Handoyo mengatakan, bentuk kepedulian masyarakat dapat dilakakukan secara gotong royong. Misalnya, membuat sebuah gerakan peduli guru honorer dengan mengumpulkan bantuan uang atau bahan makanan pokok.

Setelah terkumpul, hasil gerakan tersebut diserahkan kepada guru honorer untuk meringankan beban ekonomi yang dihadapinya. Bagi Handoyo, gerakan akar rumput peduli guru honorer menjadi hal yang harus betul-betul dijalankan, selain kebijakan dari pemerintah. Ia menilai, rasa kepedulian sesama warga negara seharusnya muncul dari sesama masyarakat.

Pada akhirnya, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi guru honorer merupakan investasi penting bagi kemajuan pendidikan dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan komitmen serta kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat untuk menghadirkan solusi yang adil dan berkelanjutan. Dengan dukungan yang tepat, guru honorer dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, sehingga kualitas pendidikan nasional dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.