The Resonanz Children’s Choir sukses meraih gelar juara umum di kompetisi paduan suara Eropa.

Eastara VigaskaDiterbitkan 09 Juli 2026, 09:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak bangsa di kancah internasional. The Resonanz Children’s Choir (TRCC) berhasil meraih gelar Grand Prize Winner dalam ajang 30th Béla Bartók International Choir Competition yang digelar di Debrecen, Hungaria. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan TRCC sebagai salah satu paduan suara anak terbaik di dunia.

Di bawah arahan konduktor Avip Priatna, TRCC memborong sejumlah pencapaian membanggakan. Selain dinobatkan sebagai juara umum, mereka juga meraih Juara 1 kategori Children’s Choir dengan nilai 95,5, Juara 1 kategori Free Program dengan nilai 98, serta penghargaan Conductor Prize untuk Avip Priatna atas interpretasi karya musik kontemporer yang dinilai luar biasa. 

Ajang Béla Bartók International Choir Competition sendiri merupakan salah satu kompetisi paduan suara paling prestisius di Eropa dan menjadi bagian dari European Grand Prix for Choral Singing (EGP). Berkat kemenangan tersebut, TRCC berhak melaju ke babak final EGP 2027 di Arezzo, Italia, untuk bersaing dengan para juara dari kompetisi paduan suara lainnya di Eropa.

2 dari 3 halaman

TRCC Lolos Seleksi Ketat untuk Tampil di Hungaria

TRCC melewati proses seleksi yang ketat sebelum akhirnya tampil dan bersaing di salah satu kompetisi paduan suara paling bergengsi di Eropa. (Foto/Dok: The Resonanz Children’s Choir)

Tampil di 30th Béla Bartók International Choir Competition bukanlah kesempatan yang didapat begitu saja. Sebelum berangkat ke Debrecen, Hungaria, The Resonanz Children’s Choir (TRCC) harus melalui proses seleksi dengan mengirimkan pendaftaran beserta video penampilan yang kemudian dinilai oleh penyelenggara. Hanya peserta yang memenuhi standar kompetisi yang berhak tampil di ajang tersebut.

Pada edisi ke-30 ini, hanya terdapat sebelas paduan suara dari berbagai negara yang berhasil lolos seleksi, termasuk TRCC yang menjadi wakil Indonesia. Kehadiran mereka pun menempatkan Indonesia sejajar dengan peserta dari Amerika Serikat, Jerman, Afrika Selatan, Turki, Latvia, Puerto Rico, hingga Hungaria.

Selama kompetisi, TRCC tampil pada dua kategori, yaitu Children’s Choir dan Free Program. Dalam setiap penampilan, mereka membawakan sejumlah karya musik kontemporer dari berbagai komposer dunia, termasuk karya komposer muda Indonesia, Fero Aldiansya Stefanus. Pemilihan repertoar tersebut menunjukkan kemampuan TRCC dalam menghadirkan interpretasi musik yang beragam sekaligus mampu bersaing di panggung internasional.

Keikutsertaan TRCC dalam ajang ini menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Lewat persiapan yang matang serta kemampuan membawakan repertoar yang menantang, TRCC berhasil menunjukkan kualitas paduan suara Indonesia di hadapan dunia sekaligus memperkuat kiprah musik Tanah Air di kancah internasional.

3 dari 3 halaman

Penampilan TRCC Tuai Apresiasi di Panggung Internasional

Keberhasilan TRCC di Hungaria mendapat apresiasi dari konduktor Avip Priatna hingga Duta Besar Republik Indonesia untuk Hungaria. (Foto/Dok: The Resonanz Children’s Choir)

Dilansir dari siaran pers The Resonanz Children’s Choir (TRCC), Keberhasilan The Resonanz Children’s Choir (TRCC) meraih prestasi di 30th Béla Bartók International Choir Competition mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Konduktor sekaligus pendiri The Resonanz Children’s Choir (TRCC), Avip Priatna, mengungkapkan rasa bangganya terhadap kerja keras para penyanyi muda yang Sebagai pendiri dan konduktor TRCC, Avip Priatna mengungkapkan kebanggaannya terhadap para penyanyi muda yang berhasil menampilkan repertoar musik kontemporer dengan penuh penghayatan di panggung internasional dengan tingkat kesulitan tinggi di panggung internasional.

Menurut Avip, membawakan karya-karya musik abad ke-20 dan ke-21 bukanlah tantangan yang mudah. Namun, para anggota TRCC mampu mempelajari, menguasai, sekaligus menyampaikan interpretasi setiap karya dengan baik selama kompetisi berlangsung. Hal tersebut menjadi salah satu pencapaian yang paling membanggakan baginya sebagai konduktor.

Apresiasi juga datang dari Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Hungaria, Penny Dewi Herasati, yang menyaksikan langsung penampilan TRCC pada babak Grand Prize. Menurutnya, suara anak-anak TRCC yang ringan dan jernih justru menunjukkan penguasaan teknik vokal, dinamika, artikulasi, serta musikalitas yang luar biasa. Ia pun berharap TRCC terus berkarya dan mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi di panggung dunia.

 

 

Penulis: Eastara Vigaska Dymiard