Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Thailand dipastikan tidak akan tampil di ajang Miss Supranational 2026 setelah organisasi Supra Thailand resmi mencabut gelar Miss Supranational Thailand 2026 dari Eye Kanyalak Nookaew. Keputusan tersebut otomatis membatalkan langkah Eye menuju kompetisi internasional yang akan digelar di Polandia.
Kabar ini pun mengejutkan para pencinta pageant, mengingat pengumuman dibuat di tengah persiapan keberangkatan kontestan, melansir Vietnam VN, Selasa (14/7). Dalam pernyataan resminya, Supra Thailand menjelaskan bahwa pencabutan gelar dilakukan karena Eye dinilai melanggar aturan dan persyaratan kompetisi.
Pelanggaran tersebut berkaitan dengan informasi yang diberikan kepada organisasi dan disebut tidak sesuai dengan fakta, sehingga dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap ketentuan yang berlaku bagi pemegang lisensi.
"Supra Thailand selalu berpegang teguh pada prinsip transparansi dan memastikan standar organisasi demi menjaga reputasi, prestise gelar, serta citra Thailand di ajang kecantikan internasional," tulis organisasi.
Keputusan tersebut membuat Eye kehilangan status sebagai wakil resmi Thailand di Miss Supranational 2026. Supra Thailand juga memastikan tidak akan menunjuk pengganti, sehingga negara tersebut dipastikan absen dari kompetisi tahun ini.
Di sisi lain, media sosial sempat diramaikan berbagai spekulasi, mulai dari isu kesehatan hingga kabar kehamilan Eye. Namun, organisasi tidak pernah menyebut rumor tersebut sebagai dasar pencabutan gelar. Pihak keluarga pun membantah seluruh tudingan itu dan menegaskan Eye tidak hamil maupun berpura-pura sakit.
Mereka mengaku memiliki rekam medis yang membuktikan Eye memang sempat mengalami gangguan kesehatan, sekaligus mengungkapkan rasa terkejut karena keputusan tersebut diumumkan saat seluruh persiapan keberangkatan ke Polandia hampir selesai.
Peta Persaingan Berubah Tanpa Thailand
Absennya Thailand dipandang mengubah dinamika menuju mahkota Miss Supranational 2026. Eye sebelumnya masuk daftar favorit dalam sejumlah prediksi awal, sehingga kepergiannya dari daftar peserta membuat komposisi kandidat unggulan bergeser.
Situs kecantikan internasional Sash Factor sempat menempatkan Eye dalam posisi lima besar. Sementara itu, Missosology memproyeksikan Eye mampu finis di peringkat ketujuh. Dua proyeksi tersebut menunjukkan peluang besar Thailand untuk kembali mencetak prestasi sebelum akhirnya harus menarik diri.
Dengan Thailand tidak berpartisipasi, peta persaingan diperkirakan semakin terbuka untuk delegasi lain. Sejumlah kandidat pun disebut berpeluang memanfaatkan perubahan ini guna memperkuat posisi mereka di babak-babak krusial.
Sorotan ke Kandidat Lain: Vietnam dan Indonesia
Persaingan Miss Supranational 2026 kini diprediksi semakin terbuka. Wakil Vietnam, Mai Ngô, menjadi salah satu kontestan yang mencuri perhatian dengan target menembus jajaran pemenang.
"Mai ingin membawa ke ajang ini sosok perempuan Vietnam yang kuat, percaya diri, dan tidak pernah menyerah mengejar impian," ujarnya.
Sementara itu, Indonesia diwakili Puteri Indonesia 2026 Agnes Aditya Rahajeng. Ia akan mengenakan kostum nasional bertajuk The Enchanted Harvest of Dewi Sri: Gemah Ripah Loh Jinawi – A Vision of a World that Thrives in Harmony, yang terinspirasi dari Dewi Sri sebagai simbol kemakmuran dan pelestarian alam.
Kostum tersebut merupakan kolaborasi Dibba Official dan Rinaldy Yunardi. Agnes juga telah tiba di Polandia untuk mengikuti rangkaian pra-kontes. "Hari Orientasi 1 berjalan sesuai harapan dan bahkan lebih dari itu. Sangat bersyukur akhirnya bisa bertemu dengan saudari-saudari Supra saya," tulisnya melalui media sosial.