Olahraga Jadi Ritual Self-Care Baru Perempuan, Dipandu Smartwatch untuk Jaga Ritme Workout

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 26 Juli 2026, 10:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Ada yang berubah dari cara perempuan memandang olahraga dalam beberapa tahun terakhir. Jika dulu banyak orang berolahraga demi mengejar angka di timbangan atau bentuk tubuh ideal, kini semakin banyak perempuan menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari self-care. Tujuannya bukan lagi sekadar membakar kalori, melainkan menjaga kesehatan fisik sekaligus mental di tengah rutinitas yang padat.

Fenomena ini terlihat dari semakin populernya berbagai jenis olahraga yang mengedepankan unsur kebersamaan dan kesenangan, seperti padel, lari, hingga berenang. Aktivitas tersebut bukan hanya menjadi sarana untuk tetap aktif bergerak, tetapi juga menjadi cara melepas penat, bertemu teman, hingga menikmati waktu untuk diri sendiri.

Perubahan pola pikir ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran generasi Milenial dan Gen Z terhadap pentingnya menjaga keseimbangan hidup. Di tengah tuntutan pekerjaan, aktivitas digital yang nyaris tanpa henti, hingga berbagai tekanan sehari-hari, olahraga menjadi salah satu cara sederhana untuk mengisi ulang energi.

 

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Olahraga Baik untuk Tubuh, Juga Pikiran

ilustrasi perempuan olahraga/Photo by Pankit Saini on Unsplash

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara rutin dapat membantu meningkatkan suasana hati. Saat berolahraga, tubuh melepaskan endorfin dan serotonin yang kerap disebut sebagai hormon kebahagiaan. Tak heran jika banyak orang merasa lebih rileks, fokus, dan berenergi setelah selesai berolahraga.

Tak hanya itu, olahraga juga membantu meningkatkan kualitas tidur, menjaga kesehatan jantung, memperkuat otot dan tulang, hingga mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. Manfaat tersebut menjadi alasan mengapa semakin banyak perempuan mulai memasukkan olahraga ke dalam rutinitas harian mereka.

Menariknya, pilihan olahraga pun kini semakin beragam. Padel, misalnya, menjadi salah satu olahraga yang sedang digemari karena menggabungkan unsur kompetitif dengan interaksi sosial. Sementara lari tetap menjadi favorit karena fleksibel, mudah dilakukan, dan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

 

3 dari 4 halaman

Konsistensi Menjadi Tantangan Terbesar

Perempuan memandang olahraga bukan hanya untuk menurunkan berat badan tapi juga self-care (Xiaomi)

Meski semangat memulai olahraga cukup tinggi, menjaga konsistensi sering kali menjadi tantangan tersendiri. Jadwal kerja yang padat, rasa lelah setelah beraktivitas, hingga kesulitan mengukur perkembangan latihan membuat banyak orang akhirnya berhenti di tengah jalan.

Di sinilah teknologi mulai mengambil peran sebagai pendamping gaya hidup sehat. Kehadiran perangkat wearable seperti smartwatch dan smart band tidak lagi hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.

Kini, berbagai perangkat pintar mampu memantau detak jantung, kadar oksigen dalam darah (SpO2), tingkat stres, kualitas tidur, hingga jumlah kalori yang terbakar selama berolahraga. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi agar aktivitas fisik yang dilakukan tetap sesuai dengan kondisi tubuh.

Melihat perubahan gaya hidup masyarakat, Xiaomi Indonesia menghadirkan pembaruan pada lini wearable melalui Xiaomi Watch 5, Xiaomi Watch S5 46mm, Xiaomi Smart Band 10 Pro, serta Xiaomi Buds 6 yang dirancang untuk menemani pengguna menjalani gaya hidup aktif.

Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, mengatakan bahwa ekosistem wearable dikembangkan untuk membantu pengguna menjalani perjalanan hidup sehat secara lebih konsisten.

"Ekosistem wearable Xiaomi dirancang untuk menemani pengguna olahraga secara konsisten. Seri smartwatch dan smartband kami memungkinkan pengguna menikmati setiap tahap dari wellness journey-nya, mulai dari menyusun program olahraga, memantau kondisi tubuh secara real-time, hingga memberikan insight dari progres latihan," ujarnya.

 

4 dari 4 halaman

Olahraga Lebih Mindful dengan Bantuan Teknologi

 

Bagi pencinta padel, misalnya, Xiaomi Watch 5 menghadirkan mode olahraga raket yang mampu merekam berbagai aktivitas selama bermain. Selain menghitung kalori yang terbakar, perangkat ini juga dilengkapi pemantauan tingkat stres secara real-time sehingga pengguna dapat melihat bagaimana olahraga membantu tubuh menjadi lebih rileks setelah beraktivitas.

Sementara itu, untuk penggemar lari, Xiaomi Watch S5 46mm menghadirkan fitur Personal Running Coach yang menawarkan program latihan sesuai target dan kemampuan masing-masing pengguna. Smartwatch ini juga mampu memantau berbagai metrik lari, seperti ground contact time, vertical oscillation, hingga vertical ratio untuk membantu meningkatkan teknik dan performa.

Tak hanya fokus pada latihan, perangkat ini juga memantau kualitas tidur dan kondisi tubuh sebagai bagian dari proses pemulihan (recovery). Sebab, olahraga yang efektif bukan hanya soal berlatih lebih keras, tetapi juga memberi tubuh waktu untuk beristirahat dengan optimal.