Stres Setelah Seharian di Kantor? Coba Rutinitas 30 Menit Ini

Devita AdyaDiterbitkan 07 September 2026, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Setelah seharian menghadapi pekerjaan, rapat, tenggat waktu, dan berbagai tuntutan di kantor, tubuh mungkin sudah sampai di rumah, tetapi pikiran masih tertinggal di meja kerja. Hal tersebut dapat memicu stres akibat pekerjaan di kantor. Kondisi ini membuat waktu setelah bekerja terasa kurang benar-benar menjadi waktu istirahat. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah menciptakan rutinitas singkat sebagai transisi sebelum memulai aktivitas di rumah.

Dilansir dari Journal of Vocational Behavior, bahwa kemampuan untuk melakukan psychological detachment, atau melepaskan pikiran dari pekerjaan selama waktu luang, berkaitan dengan tingkat kelelahan emosional dan kebutuhan untuk memulihkan diri.

Oleh karena itu, 30 menit pertama setelah pulang kerja dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk melakukan aktivitas yang tidak berkaitan dengan pekerjaan agar dapat mengurangi rasa stres akibat pekerjaan di kantor. Seperti mengganti pakaian, mencuci muka atau mandi, kemudian duduk sejenak tanpa membuka pesan kantor. Setelah itu, lakukan kegiatan sederhana yang membuat tubuh dan pikiran terasa lebih rileks.

Rutinitas tersebut tidak harus terlihat rumit. Justru, aktivitas sederhana yang dilakukan secara sederhana dan konsisten dapat menjadi tanda bagi diri sendiri bahwa waktu kerja sudah selesai dan waktunya kembali beristirahat.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

30 Menit untuk Reset Pikiran Setelah Pulang Kerja

Gunakan waktu singkat setelah tiba di rumah untuk melepaskan ketegangan dan mengalihkan perhatian dari pekerjaan. (Foto/Dok: Pexels)

Tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk merasa lebih rileks setelah bekerja. Dengan membagi 30 menit menjadi beberapa aktivitas sederhana, akan dapat menciptakan momen transisi dari suasana kantor menuju waktu pribadi.

Lima menit pertama bisa digunakan untuk mengganti pakaian kerja dan membersihkan diri. Aktivitas sederhana seperti mencuci muka atau mandi air hangat dapat membantu memberikan sensasi bahwa hari kerja telah berakhir. Setelah itu, luangkan sepuluh menit untuk duduk dengan tenang sambil menikmati minuman favorit, mendengarkan musik, atau sekadar menarik napas perlahan tanpa memikirkan pekerjaan.

Sepuluh menit berikutnya dapat digunakan untuk melakukan aktivitas ringan seperti berjalan di sekitar rumah, melakukan peregangan, merapikan kamar, atau menyiram tanaman. Pilih kegiatan yang membuat perhatianmu beralih dari pekerjaan tanpa memberikan tekanan baru.

Lima menit terakhir dapat menjadi waktu untuk menuliskan hal-hal yang masih memenuhi pikiran. Catat pekerjaan yang perlu dilakukan besok agar tidak terus dipikirkan malam ini.

Dengan rutinitas tersebut, 30 menit setelah pulang kerja dapat menjadi waktu untuk mengatur ulang suasana hati sebelum melanjutkan aktivitas lainnya.

3 dari 3 halaman

Jauhkan Urusan Kantor untuk Sementara

Membatasi gangguan pekerjaan setelah pulang kantor dapat membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman untuk beristirahat dan menikmati waktu pribadi. (Foto/Dok: Pexels)

Salah satu tantangan terbesar setelah pulang kerja adalah keinginan untuk terus mengecek email, pesan dari rekan kerja, atau notifikasi pekerjaan. Akibatnya, batas antara waktu kerja dan waktu pribadi menjadi semakin tipis. Padahal, waktu setelah bekerja seharusnya dapat digunakan untuk memulihkan energi sebelum menghadapi aktivitas berikutnya.

Agar rutinitas 30 menit berjalan lebih efektif, cobalah membuat aturan sederhana. Selama waktu tersebut, letakkan ponsel dalam mode senyap atau aktifkan fitur Do Not Disturb. Hindari membuka aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan, kecuali memang ada kondisi yang benar-benar mendesak. Dengan begitu, perhatian dapat dialihkan dari pekerjaan ke aktivitas yang lebih santai.

Dapat juga dibuat ritual kecil yang dilakukan setiap hari. Misalnya, setelah sampai rumah langsung mengganti pakaian, mandi, menyalakan musik, lalu menikmati camilan sambil bersantai. Membaca buku, melakukan peregangan ringan, atau sekadar duduk tanpa membuka ponsel juga dapat menjadi pilihan.

Kebiasaan yang konsisten dapat membantu memberikan sinyal kepada tubuh bahwa aktivitas kerja sudah selesai. Penggunaan ponsel untuk urusan pekerjaan di luar jam kerja juga dapat berkaitan dengan kesulitan melepaskan diri secara mental dari pekerjaan. Oleh karena itu, penting untuk membatasi paparan pekerjaan setelah jam kantor untuk menciptakan waktu istirahat yang lebih berkualitas.