Sukses

Beauty

Produk Kecantikan yang Sebaiknya Tidak Kamu Beli secara Online

Fimela.com, Jakarta Banyak perempuan sangat suka berbelanja online. Kamu tidak perlu menghabiskan waktu dan tenaga untuk mencari barang yang kamu perlukan. Belanja online sangat memudahkanmu. Kamu hanya perlu menunggu barang yang dipesan sampai dirumah.

Hampir semua barang dapat dibeli secara online. Tapi, ketika menyangkut kosmetik dan produk kecantikan, ada hal-hal tertentu yang tidak boleh kamu beli secara online.

Melansir dari thelist.com, sebaiknya kamu tidak membeli apa pun yang belum pernah kamu coba. Sebagai contoh adalah foundation dan concealer, jika kamu belum pernah mencoba produk, tentu kamu tidak tahu apakah warna yang kamu pilih adalah warna yang cocok untuk kulit kamu atau tidak.

Demikian juga dengan produk kecantikan lainnya seperti eyeshadow, highliter, maupun bronzer, kamu harus merasakan teksturnya terlebih dahulu. Sedangkan kamu tidak dapat memilih warna yang tepat dan merasakan teksturnya jika kamu membeli kosmetik yang baru ingin kamu coba secara online.

Risiko barang tidak kembali

Jika kamu membeli sesuatu secara online kemudian saat membukanya dan tidak disukai, kamu tidak dapat mengembalikannya.

"Banyak pembelian online tidak akan mengambil kembali barang-barang yang telah dibuka jika disegel seperti kosmetik," tutur Brent Shelton, pakar belanja online untuk FatWallet.com.

Dengan kata lain, ada baiknya produk kecantikan yang kamu beli secara online adalah produk yang sudah pernah kamu pakai.

Selain itu, jika kamu membeli produk kecantikan secara online, tentu kamu harus memperhatikan toko online yang kamu pilih apakah terpercaya atau tidak. Karena terdapat beberapa toko online yang menjual produk palsu atau bahkan bisa saja hanya menipumu dengan mengambil keuntungan yang besar tetapi produk yang dibeli tidak sampai dirumah kamu. Maka dari itu, sangat penting untuk memerhatikan toko dan produk yang ingin kamu beli saat berbelanja kosmetik dan skincare secara online.

#ChangeMaker

Penulis: Zhafira Majdina

Loading