Sukses

Beauty

Efek Samping Terapi Kanker Payudara, Berbahayakah?

 Setelah menjalani operasi kanker payudara. Banyak penderita yang menjalani terapi atau perawatan untuk penyembuhan total dan mencegah kembalinya sel kanker.

Ada macam-macam terapi dan perawatan yang bisa dipilih oleh penderita kanker payudara. Yang banyak dipilih adalah chemotherapy dan terapi hormon. Terapi dan perawatan ini dirasa ampuh untuk mengembalikan keadaan fisik si penderita kanker seperti sedia kala.

Jika anda sedang menjalani salah satunya, meskipun terapi ini sangat banyak manfaatnya, tidak menutup kemungkinan akan timbul efek samping selama anda menjalaninya.

Seperti yang dilansir oleh breastcancer.org, berikut ini merupakan dua efek samping yang sering muncul ketika menjalani terapi dan bagaimana cara untuk mengatasinya:


1.    Kegelisahan
Kegelisahan adalah perasaan takut dan cemas. Perasaan ini sering timbul ketika anda akan menghadapi ujian atau wawancara. Chemotherapy dan terapi hormon bisa memperburuk perasaan gelisah yang anda rasakan. Cara mengatasinya adalah cukup dengan berkonsultasi dengan dokter anda. Selain itu, obat anti depresi seperti Paxil atau Effexor juga akan menolong anda mengatasi rasa gelisah.


2.    Depresi
Tanda-tanda jika anda mengalami depresi adalah jika anda sering merasa sedih, kehilangan ketertarikan pada aktivitas yang dulu anda sukai, sulit tidur atau tidur sepanjang waktu, perubahan berat badan, kehilangan energi, merasa tidak memiliki harapan, dan sering berpikir tentang kematian atau bunuh diri. Jika anda mengalaminya, anda bisa menemui seorang psychotherapist yang akan membantu anda mangatasi depresi.

oleh: Desti Ayu Ruhiyati

(vem/sfg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading