Sukses

Beauty

Urutan 7 Langkah Merawat Wajah di Malam Hari untuk Hasil Maksimal

Fimela.com, Jakarta Setelah melakukan aktivitas seharian di luar rumah, tentu badan terasa lelah tak jarang ketika sampai di rumah kita langsung tertidur. Alhasil, kita pun jarang membersihkan wajah ketika malam hari.

Padahal, Menurut peneliti di University of California-Irvine, sel kulit baru tumbuh lebih cepat saat sahabat Fimela tidur, sehingga rutinitas skincare malam sangat penting dilakukan. Dilansir dari Hellosehat.com, perawatan kulit malam hari bertujuan untuk memperbaiki setiap kerusakan sel-sel kulit akibat polusi, radiasi sinar matahari, dan stres di siang hari, serta untuk melembabkan kulit karena Anda kehilangan lebih banyak cairan tubuh dari kulit saat tidur.

Perawatan wajah setiap malam pun tidak boleh sembarangan, sebab menurut pakar kecantikan terdapat langkah-langkah yang benar bagaimana merawat kulit di malam hari agar mendapat manfaat yang maksimal.

Walaupun begitu, jangan hanya merawat wajah di malam hari. Kamu juga perlu merawat wajahmu saat pagi hari untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pelembap yang juga dapat membantu melawan 7 tanda penuaan kulit seperti OLAY Total Effects Whip Active Moisturiser.

 

Tekstur OLAY Total Effects Whip Active Moisturiser ringan dan lembut untuk penggunaan sehari-hari. Formula whip baru di dalamnya diperkaya dengan vitamin dan antioksidan, serta dilengkapi dengan teknologi Active Rush yang dapat membantu optimisasi hidrasi pada kulit wajah. Dapatkan OLAY Total Effects Whip Active Moisturiser di sini, dan gunakan secara teratur untuk hasil yang optimal.

Nah, untuk tahapan merawat wajah di malam hari, berikut paparan lengkapnya

1. Exfoliate

Ahli dermatologi selebriti Dr. Harold Lancer, mengatakan setelah membersihkan sisa makeup adalah exfoliation alias scrub pengelupasan kulit. Berfungsi mempreteli semua sisa kotoran dan sel-sel mati yang membandel sehingga memudahkan kerja sabun pembersih nanti untuk menembus lapisan kulit, demi cuci muka yang lebih efisien. Exfoliation tidak perlu dilakukan setiap hari, cukup seminggu sekali saja.

2. Cuci muka

Dr. Day, dermatologis asal Manhattan yang berpraktek di Wall Street Dermatology, dikutip dari Huffington Post menyarankan untuk mencuci wajah dengan sabun pembersih yang spesifik menargetkan masalah kulitmu.

Misalnya jika memiliki jenis kulit wajah yang kering atau sensitif, pilih sabun pembersih wajah yang creamy dan tidak berbusa, juga bebas pewangi dan hipoalergenik. Kemudian basuh dengan air hangat suam kuku. Air yang terlalu panas akan mengeringkan kulit, sementara jika terlalu dingin, kotoran yang menempel di wajah mungkin tidak sepenuhnya rontok dan justru menutup pori-pori.

3. Toner

Kemudian mengusap wajah menggunakan kapas yang dibasahi toner untuk pembersihan wajah yang lebih optimal. Toner adalah cairan yang berbasis air dengan konsistensi seperti cuka yang mengandung bahan aktif untuk membantu mengatasi masalah-masalah tertentu.

“Tidak hanya dapat menghilangkan kotoran seperti minyak dan sisa make-up, toner juga menenangkan, memperbaiki dan menghaluskan permukaan kulit, juga mengurangi noda dan meminimalkan peradangan atau kemerahan pada kulit,” ungkap Joel Schlessinger, M.D.

4. Masker wajah

Ada bermacam-macam masker wajah yang menargetkan berbagai kebutuhan — mulai dari membuka pori-pori yang tersumbat hingga menghaluskan kerutan.

 “Beberapa masker juga termasuk aromaterapi, jadi cukup memberi sensasi menenangkan yang Anda butuhkan untuk tidur nyenyak,” kata Dr. Day. Tunggu 5-10 menit sampai sisa bahan masker yang mungkin masih menempel di kulit benar-benar meresap ke dalam.

 

5. Serum Wajah

Setelah cuci wajah atau melepas masker wajah, tepuk-tepuk wajah dengan lap lembut bersih hingga kering dan oleskan serum wajah. Sebotol serum mengandung sejumlah bahan aktif, dari vitamin hingga antioksidan, yang khusus menargetkan isu-isu kulit yang lebih spesifik — misalnya mendorong regenerasi kulit, mencerahkan, melawan keriput, jerawat, noda hitam dan hiperpigmentasi, atau rona wajah yang tidak merata. Bahan aktif dalam serum mampu menembus ke bagian terdalam kulit lebih cepat, mudah, dan efisien daripada pelembap wajah biasa.

Oleskan ke wajah telanjang agar bahan aktifnya langsung menempel dan meresap pada kulit, yang memungkinkan mereka bekerja dengan lebih baik. Pastikan untuk menghindari area sekitar mata, sudut mulut. dan lipatan hidung. Tunggu sekitar 10 menit sampai sisa bahan serum yang mungkin masih menempel di kulit benar-benar meresap ke dalam

6. Krim mata

Krim mata memiliki tekstur yang lebih ringan dari pelembab wajah, secara khusus bekerja melindungi dan menghidrasi kulit sekitar mata yang halus. Krim mata diformulasikan dengan kafein, yang mengurangi bengkak, dan niasinamid, yang meningkatkan kadar air, menjaga kulit agar tidak mengering dan mencegah keriput. Oleskan sedikit krim langsung ke area mata menggunakan jari manis dan tepuk-tepuk lembut sampai bahan terserap ke dalam kulit.

Tunggu 3-5 menit sampai sisa bahan krim mata yang mungkin masih menempel di kulit benar-benar meresap ke dalam.

7. Krim malam

Produk serum wajah dan krim mata yang mengandung retinoid, terutama yang membutuhkan resep dokter, seringnya bersifat mengeringkan kulit. Oleh karena itu, lanjutkan rutinitas skincare malammu dengan pelembab wajah atau krim malam. Oleskan pelembab wajah merata ke seluruh wajah dan leher, dan pijat hingga semua bahan meresap.

Saat mencari pelembab wajah malam hari, Dr. Day menyarankan untuk mencari produk yang mengandung antioksidan, peptida, serta vitamin C dan A untuk membantu memperbaiki kerusakan yang Anda alami di siang hari.

Loading