Sukses

Beauty

5 Cara Menghaluskan Tekstur Kulit yang Kasar dengan Aman

Fimela.com, Jakarta Kondisi kulit yang kasar atau yang biasa disebut dengan kulit bertekstur, sering dialami oleh kebanyakan orang dari berbagai usia. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang menjadi minder dan membuat riasan menjadi susah untuk menempel.

Tak selalu disebabkan karena wajah berjerawat atau berkomedo. Kulit wajah yang kasar atau bertesktur ini, bisa disebabkan karena kulit dehidrasi, kulit mengalami tanda-tanda penuaan dini, skin barrier yang rusak dan jarang melakukan eksfoliasi wajah.

Kulit bertekstur memiliki ciri-ciri kulit yang kering saat di sentuh, kulit mengelupas, kulit mudah iritasi dan munculnya bintik-bintik menonjol di kulit wajah seperti beruntusan. Berikut cara menghaluskan tekstur kulit yang kasar dengan aman, dilansir dari berbagai sumber:

Mengeksfoliasi Kulit

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk menghaluskan tekstur kulit yang kasar, yaitu dengan menggunakan teknik eksfoliasi kulit wajah. Teskstur kulit yang kasar bisa disebabkan karena adanya penumpukan sel kulit mati di wajah.

Teknik mengeksfoliasi kulit wajah ini bisa membantu mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori yang tersumbat, mengangkat komedo dan membantu mempercepat regenerasi sel kulit.

Eksfoliasi wajah ini dilakukan setiap seminggu satu atau dua kali, dengan menggunakan produk toner yang memiliki kandungan AHA dan BHA, atau menggunakan masker wajah yang mengandung scrub.

Menghidrasi Kulit

Kulit wajah yang memiliki tekstur kulit yang kasar, bisa disebabkan karena kulit wajah mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, seperti kekurangan minyak alami kulit dan kolagen pada kulit berkurang.

Untuk mengembalikan tekstur kulit wajah agar lebih halus, kamu bisa menggunakan produk seperti serum yang mengandung hyaluronic acid, yang berfungsi untuk menjaga kadar air atau cairan pada kulit, mencerahkan kulit dan meningkatkan produksi kolagen pada kulit yang kering atau bertekstur kasar.

Selain itu, kamu bisa menghidrasi kulit wajah dengan produk yang mengandung ceramide, ekstrak lidah buaya, centella asiatica atau ekstrak chamomile, yang membuat pH kulit menjadi lebih seimbang.

Menggunakan Face Oil

Face oil atau minyak wajah adalah produk skincare yang terbuat dari minyak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Face oil memiliki kandungan asam lemak, yang berfungsi untuk meningkatkan kelembapan pada kulit yang kering dan bertekstur kasar.

Face oil bisa membuat kulit wajah menjadi lebih elastis, tekstur menjadi lebih halus dan membantu meningkatkan kadar minyak di dalam kulit yang kering dan dehidrasi. Karena face oil memiliki kandungan yang kaya akan minyak alami, sehingga penggunaan face oil kurang cocok digunakan untuk kulit berminyak.

Face oil yang cocok digunakan untuk menghaluskan tekstur kulit yang kasar, yaitu jojoba oil, argan oil dan grapeseed oil. Face oil dapat digunakan di daerah kulit yang bertekstur, setelah penggunaan pelembap.

Menggunakan Kandungan Bahan Aktif Skincare

Untuk menghaluskan kulit yang bertekstur kasar, Sahabat Fimela bisa menggunakan produk skincare yang memiliki kandungan bahan aktif, seperti retinol dan vitamin C.

Retinol adalah vitamin A yang memiliki konsentrasi yang tinggi, sehingga sangat mudah untuk diserap lapisan kulit. Kandungan ini bisa membantu meningkatkan produksi kolagen pada kulit, menyamarkan garis halus dan membantu mempercepat regenerasi kulit.

Sedangkan vitamin C memiliki sifat sebagai antioksidan, yang bisa membantu menjaga sel kulit agar tidak mudah rusak akibat radikal bebas. Hampir sama dengan retinol, vitamin C juga bisa meningkatkan kadar kolagen pada kulit dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Menggunakan Tabir Surya

Cara terakhir menghaluskan tekstur kulit kasar dengan aman, yaitu rutin menggunakan tabir surya pada pagi dan siang hari. Tekstur kulit kasar ini bisa disebabkan karena skin barrier rusak, yang disebabkan karena paparan UVA dan UVB.

Tabir surya bisa memberikan perlindungan lebih, agar kulit wajah tidak terpapar sinar matahari secara langsung, bisa membuat kulit tetap lembap dan mencerahkan kulit.

Tabir surya yang bisa digunakan adalah yang mengandung minimal SPF 30, memiliki label oil free dan nonkomedogenik. Aplikasikan tabir surya pada kulit setiap 4 jam sekali.

Loading
Artikel Selanjutnya
9 Bahan Makanan Pengganti Nasi yang Cocok untuk Pejuang Diet
Artikel Selanjutnya
9 Tips Awet Muda Secara Alami yang Mudah Dilakukan