Sukses

Beauty

Wajah Bruntusan pada Remaja Sering Bikin Galau, Ternyata Begini Cara Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Wajah bruntusan pada remaja seringnya jadi salah satu masalah kulit yang sering bikin nggak percaya diri. Secara umum, kondisi ini mirip dengan jerawat. Hanya saja dengan ukuran yang lebih kecil dan jumlahnya banyak. Sekilas memang nggak terlihat, tapi kalau area kulit yang mengalami bruntusan diraba, akan terasa teksturnya yang kasar dan nggak rata.

Bruntusan memang nggak membahayakan. Tapi, jika kondisinya semakin parah bisa menimbulkan rasa perih dan gatal yang mengganggu. Nggak cuma itu, kondisi ini pastinya juga bisa mengurangi rasa percaya diri, padahal usia remaja adalah momen penuh eksplorasi.

Nggak perlu jadi dilema berkepanjangan. Kulit wajah bruntusan yang sering dialami remaja bisa diatasi dengan perawatan sehari-hari. Cari tahu lebih banyak lewat artikel ini yuk, Sahabat Fimela!

Mengapa Wajah Bruntusan pada Remaja Sering Terjadi?

Jika ingin mencari tahu cara mengatasi wajah bruntusan pada remaja, maka hal pertama yang wajib dipahami adalah apa saja sih penyebab masalah kulit yang satu ini? Ternyata ada banyak hal yang mempengaruhi munculnya jerawat kecil-kecil yang mengganggu penampilan. Apa saja?

1. Perubahan Hormon

Kenapa sih remaja sering bruntusan? Salah satu faktor utama penyebabnya adalah perubahan hormon yang terjadi. Di masa pubertas, hormon yang ada di dalam tubuh masih belum stabil. Hal inilah yang sering membuat remaja mengalami berbagai masalah kulit. Misalnya saja produksi minyak berlebihan, jerawat, hingga bruntusan yang lebih sering dibandingkan saat usia dewasa.

2. Jarang Membersihkan Wajah

Selain faktor hormon, ternyata ada lagi penyebab lain yang membuat wajah remaja sering kali mengalami bruntusan. Salah satunya adalah karena jarang membersihkan wajah. Usia remaja dikenal aktif dalam melakukan berbagai aktivitas di luar rumah yang rentan membuat debu dan kotoran menempel.

Jika tidak dibersihkan dengan rutin, kotoran dan minyak alami yang menumpuk ini bisa membuat pori-pori jadi tersumbat. Efeknya adalah produksi minyak yang semakin banyak dan memicu masalah kulit seperti jerawat dan bruntusan. Coba diingat-ingat lagi, apakah kamu sudah cukup rutin membersihkan wajah?

3. Kurang Menjaga Kebersihan Rambut

Apa hubungannya kebersihan rambut dengan bruntusan yang terjadi di wajah ya? Ternyata memang berhubungan banget. Kotoran yang menempel dan menumpuk di rambut ternyata bisa berpindah ke wajah saat rambut tergerai dan mengenai kulit. Perpindahan bakteri ini yang kemudian memicu munculnya bruntusan pada kulit remaja.

Terlebih buat kamu yang memiliki poni menutupi dahi, perlu lebih ekstra hati-hati dalam merawat kebersihan rambut dan kulit wajah. Kotoran dan bakteri yang menempel pada poni bisa jadi faktor pemicu bruntusan pada dahi yang juga sering dialami remaja.

4. Paparan Sinar Matahari Berlebihan

Punya agenda kegiatan sehari-hari yang aktif, umumnya usia remaja memang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Bagi kamu yang sering melakukan kegiatan outdoor seperti olahraga atau kegiatan lainnya, perlu juga lebih waspada. Soalnya paparan sinar matahari berlebihan juga bisa memicu wajah bruntusan pada remaja. Kok bisa?

Paparan sinar matahari yang panas bisa memicu produksi keringat berlebih. Nah, butiran keringat ini sendiri bisa berisiko menyumbat pori-pori kulit yang kemudian memicu pertumbuhan jerawat membandel. Jadi, jangan lupakan perawatan kulit penting yang perlu dilakukan setelah beraktivitas.

5. Jarang Mengganti Handuk dan Sarung Bantal

Tahu nggak sih kalau handuk dan sarung bantal menjadi tempat berkumpulnya bakteri yang nggak kasat mata? Yap bener banget. Handuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh sering berada dalam keadaan lembap yang membuat kuman, bakteri, dan jamur rentan menempel. Begitu pun sarung bantal yang jarang diganti bisa menyebabkan penumpukan kotoran dan bakteri.

Saat digunakan dan menyentuh kulit wajah, kotoran dan bakteri tersebut bisa berpindah pada wajah. Inilah yang kemudian menyebabkan masalah kulit seperti jerawat hingga bruntusan sering dialami remaja. Jadi, jangan lupa ganti kedua perlengkapan tersebut secara rutin ya.

6. Tidak Menjaga Kebersihan Peralatan Makeup

Masa remaja memang jadi momen penuh eksplorasi. Di usia ini juga biasanya remaja perempuan mulai belajar mencoba alat-alat makeup. Hal ini sebenarnya wajar, tapi jika tidak diiringi dengan kebiasaan menjaga kebersihan peralatan makeup, bisa memicu bruntusan pada kulit.

Jadi, pastikan untuk selalu memperhatikan kebersihan makeup brush, sponge, dan alat-alat makeup lainnya yang sering digunakan. Ingat juga kalau setiap produk makeup memiliki masa pakai ideal yang aman untuk kulit. Jangan sampai melewati batas masa pakai tersebut karena nantinya produk makeup jadi kurang aman karena dapat memicu bruntusan hingga iritasi.

Cara Mengatasi Bruntusan pada Remaja

Wajah bruntusan pada remaja memang sering banget bikin gemas. Untungnya ada beberapa rutinitas sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Jangan lupa, konsistensi jadi poin penting jika ingin mendapatkan hasil sesuai harapan.

1. Bersihkan Wajah Secara Rutin

Ini dia salah satu kunci penting jika ingin meminimalisir risiko kulit bruntusan pada remaja. Membersihkan wajah harus menjadi rutinitas yang dilakukan dengan tepat setiap hari untuk menyingkirkan kotoran dan kuman yang menempel dan berisiko menyebabkan berbagai masalah kulit.

Idealnya, membersihkan wajah dilakukan 2 kali sehari, yaitu sebelum beraktivitas pada pagi hari dan sesudah melakukan kegiatan di luar rumah pada malam hari. Lakukan teknik double cleansing untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pertama, bersihkan wajah dengan facial cleanser yang sesuai jenis kulit, setelah itu cuci wajah dengan facial foam yang tepat.

Pastikan melakukan rutinitas yang satu ini secara konsisten. Bahkan di malam hari saat tubuh capek sekalipun, membersihkan wajah nggak boleh terlewat jika ingin terbebas dari masalah bruntusan.

2. Lakukan Perawatan Wajah dengan Skincare yang Tepat

Bruntusan pada wajah bisa diminimalisir dengan penggunaan skincare yang tepat. Selain membersihkan wajah, penting juga untuk merawat kulit dengan skincare yang cocok untuk wajah berjerawat dan bruntusan.

Kenali kandungan skincare yang baik untuk melawan masalah kulit tersebut. Salah satu rekomendasinya adalah salicylic acid yang dikenal dengan kandungan antibakterinya sehingga dapat mengatasi jerawat dan bruntusan dengan ampuh.

Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kelembapan wajah. Moisturizer atau pelembap menjadi produk skincare yang nggak boleh dilewatkan. Soalnya, kulit wajah yang kering dan dehidrasi bisa membuat produksi minyak alami meningkat. Risiko yang bisa terjadi adalah pori-pori tersumbat yang kemudian memicu pertumbuhan jerawat dan bruntusan.

3. Eksfoliasi Wajah Secara Rutin

Coba ngaku, siapa di sini yang sudah melakukan eksfoliasi secara rutin? Bagi sebagian remaja yang baru memulai rutinitas skincare-nya, mungkin akan dibuat bingung dengan pentingnya eksfoliasi. FYI aja nih, ritual skincare yang satu ini juga nggak kalah penting untuk menjaga kulit tetap sehat sekaligus mencegah bruntusan yang bisa terjadi pada wajah.

Eksfoliasi sendiri adalah proses pengelupasan kulit untuk membuang sel kulit yang sudah mati secara maksimal. Sel kulit mati yang masih menumpuk di permukaan wajah bisa berisiko menyumbat pori-pori dan membuat wajah jadi kusam. Dengan eksfoliasi, kamu bisa mendorong terjadinya proses regenerasi kulit yang lebih sehat, kenyal, lembap dan bebas bruntusan. Jadi, jangan remehkan ritual yang satu ini.

4. Cuci Wajah dengan Air Dingin

Selain memperhatikan teknik membersihkan kulit yang tepat, suhu air yang digunakan untuk membasuh wajah juga nggak boleh dilewatkan. Masih sering mencuci wajah dengan air panas? Biarpun terasa nyaman, tapi waspada efeknya.

Suhu air yang terlalu panas bisa mengikis kelembapan alami kulit. Akibatnya, wajah jadi kering dan dehidrasi sehingga produksi minyak alami pun meningkat. Hal ini berisiko menyumbat pori-pori wajah yang kemudian membuatnya jadi rentan mengalami jerawat hingga bruntusan.

5. Jaga Kebersihan Rambut

Mengingat kotoran dan bakteri pada rambut bisa menempel di kulit wajah dan menjadi penyebab bruntusan, ada baiknya nih untuk mulai lebih memperhatikan kebersihan mahkota penampilanmu yang satu ini. Secapek apapun kegiatan sehari-hari yang dilakukan, keramas tetap jadi hal yang nggak boleh dilewatkan. Jadi, mulai perhatikan jadwal keramas yang tepat ya!

Idealnya, keramas setiap 2 hari sekali untuk membersihkan minyak dan kotoran yang bisa menjadi penyebab rambut tampak lepek. Hindari keramas setiap hari karena kandungan pembersih pada shampo bisa mengikis kelembapan alami rambut yang membuatnya jadi rentan berminyak dan berketombe.

6. Manfaatkan Masker Tomat

Wajah bruntusan pada remaja juga bisa diatasi dengan bahan-bahan alami. Misalnya saja dengan memanfaatkan tomat untuk masker wajah. Bahan alami yang satu ini dikenal dengan kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk menutrisi kulit dan mencegah bruntusan semakin parah.

Cara membuat masker tomat juga mudah. Bersihkan tomat, kupas, dan haluskan hingga membentuk pasta. Campurkan dengan beberapa tetes tea tree oil. Setelah itu, aplikasikan secara merata di seluruh bagian wajah namun hindari area mata. Diamkan hingga 15 menit dan bilas wajah hingga bersih.

7. Manfaatkan Masker Lidah Buaya

Selain tomat, bahan alami lain yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bruntusan pada remaja adalah masker lidah buaya. Bahan yang satu ini memiliki kandungan antibakteri dan vitamin E yang berperan penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah terjadinya infeksi bruntusan.

Cara membuat masker ini juga mudah. Ambil gel dari 1 batang lidah buaya. Campurkan dengan bubuk teh hijau. Aduk hingga rata dan oleskan ke seluruh wajah. Tunggu hingga 15 menit setelah itu bilas dengan air hingga bersih.

8. Perhatikan Pola Diet yang Tepat

Jangan lupa perhatikan selalu pola diet yang tepat jika ingin mengatasi wajah bruntusan pada remaja. Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak seperti gorengan atau junk food ternyata juga bisa mempengaruhi kondisi kulit. Soalnya, jenis makanan ini bisa meningkatkan produksi minyak alami kulit yang kemudian menyumbat pori-pori dan memicu bruntusan.

Jadi, penting mulai memperhatikan pola diet yang tepat dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Nggak hanya menutrisi tubuh saja, makanan tersebut juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Sayur dan buah juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit yang nantinya bisa mempengaruhi tampilan wajah lebih glowing, lho!

Itu tadi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi wajah bruntusan pada remaja. Jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan kulit secara rutin untuk menjaganya tetap sehat dan terbebas dari berbagai masalah ya!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading