Sukses

Beauty

Cara Menggunakan Concealer dengan Tepat untuk Hasil Makeup yang Lebih Natural

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, concealer sering dianggap sebagai penyelamat dalam makeup karena mampu menyamarkan noda, bekas jerawat, hingga mata panda dalam sekejap. Namun sayangnya, tidak sedikit orang justru menggunakan concealer terlalu tebal hingga membuat hasil akhir makeup menjadi terlihat cakey dan kurang natural.

Padahal, kunci makeup yang flawless bukan terletak pada banyaknya produk yang digunakan, melainkan bagaimana cara mengaplikasikannya dengan benar. Dengan teknik yang tepat, concealer dapat membuat wajah terlihat lebih segar, halus, dan effortless tanpa tampak seperti memakai makeup berlebihan.

Dilansir dari beberapa sumber, termasuk milabeaute.com, berikut beberapa trik menggunakan concealer agar hasil makeup terlihat lebih natural namun tetap membuat wajah tampak hidup. 

1. Jangan Langsung Mengaplikasikan Concealer Tebal di Seluruh Wajah

Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan concealer terlalu banyak, terutama di area bawah mata. Concealer yang terlalu tebal akan lebih mudah crake pada beberapa bagian dan membuat garis halus semakin terlihat. 

Cukup gunakan sedikit produk pada area yang memang membutuhkan coverage. Fokus pada titik-titik tertentu seperti sudut dalam mata, bekas jerawat, atau area kemerahan di sekitar hidung.

 

 

2. Gunakan Teknik Triangle untuk Area Bawah Mata

Daripada hanya mengoleskan concealer tepat di bawah mata, coba gunakan teknik segitiga kecil yang mengarah ke pipi. Teknik ini membantu wajah terlihat lebih terangkat dan segar secara alami. Selain menutupi dark circles, area wajah juga terlihat lebih berdimensi tanpa perlu contour berlebihan. Agar hasilnya tetap natural, gunakan concealer satu tingkat lebih terang dari warna foundation, bukan terlalu putih.

3. Pilih Formula Sesuai Kebutuhan Kulit

Tidak semua concealer cocok untuk semua area wajah. Untuk bawah mata, pilih formula yang creamy dan ringan agar tidak mudah creasing. Sementara untuk bekas jerawat atau noda hitam, concealer dengan coverage lebih tinggi biasanya bekerja lebih baik karena mampu menutup area spesifik tanpa perlu layering terlalu banyak. Jika kulit cenderung kering, hindari concealer matte yang terlalu berat karena bisa membuat tekstur kulit lebih terlihat.

4. Gunakan Color Corrector Jika Diperlukan

Kadang makeup terlihat abu-abu atau kurang menyatu karena warna noda di wajah belum dinetralkan terlebih dahulu. Untuk itu, kamu bisa menggunakan color corrector sesuai dengan masalah kulit yang dimiliki.

Jika memiliki mata panda kebiruan atau keunguan, gunakan corrector berwarna peach atau orange tipis sebelum concealer. Sementara itu, kemerahan akibat jerawat dapat dibantu disamarkan dengan green corrector.

 

 

5. Blend dengan Cara Ditepuk, Bukan Digeser

Cara blending juga dapat memengaruhi hasil akhir concealer. Menggeser produk terlalu keras dapat membuat coverage berpindah dan hasil makeup menjadi patchy. Gunakanlah sponge lembap, brush kecil, atau ujung jari lalu tap perlahan hingga produk menyatu dengan kulit. Teknik menepuk membantu concealer tetap stay tanpa menghilangkan coverage yang sudah diaplikasikan.

6. Fokus Mencerahkan Titik Tertentu pada Wajah

Concealer juga bisa digunakan untuk memberi efek wajah lebih segar tanpa harus full makeup. Coba aplikasikan sedikit concealer di sudut mata, sekitar hidung, tengah dahi, dan dagu untuk memberi efek brightening alami. Teknik ini membuat wajah terlihat lebih hidup tanpa harus memakai foundation tebal.

7. Set Tipis dengan Powder agar Tidak Mudah Creasing

Setelah concealer menyatu sempurna, gunakan translucent powder tipis-tipis terutama di area bawah mata. Tidak perlu terlalu banyak karena penggunaan powder berlebihan justru membuat makeup terlihat berat. Fokus utamanya hanya untuk membantu concealer lebih tahan lama dan tidak mudah bergeser.

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading