Sukses

Beauty

Cara Menggunakan Color Corrector agar Hasil Makeup Lebih Merata

Fimela.com, Jakarta - Color corrector menjadi salah satu produk yang digunakan untuk membantu menyeimbangkan tampilan warna kulit pada area tertentu wajah.

Sahabat Fimela, produk ini bekerja berdasarkan prinsip roda warna, yaitu menggunakan warna yang berlawanan untuk membantu menetralkan tampilan warna yang tidak diinginkan pada kulit.

Karena fungsinya yang spesifik, color corrector biasanya diaplikasikan sebelum menggunakan produk complexion lainnya seperti concealer atau foundation.

Penggunaannya dapat membantu mengurangi tampilan kemerahan, lingkaran hitam di bawah mata, maupun perubahan warna kulit lainnya yang ingin disamarkan.

Dilansir dari Makeup.com, pemilihan warna serta cara aplikasi yang tepat menjadi faktor penting agar color corrector dapat bekerja secara optimal tanpa membuat hasil makeup terlihat berlebihan.

Mengenal Fungsi Setiap Jenis Warna Color Corrector

Sahabat Fimela, setiap warna pada color corrector memiliki fungsi yang berbeda karena dirancang untuk membantu menetralkan warna tertentu pada kulit.

Color corrector berwarna hijau umumnya digunakan untuk membantu menyamarkan area yang tampak kemerahan seperti bekas jerawat atau kemerahan di sekitar hidung.

Sementara itu, warna peach dan orange sering digunakan untuk membantu mengurangi tampilan lingkaran hitam atau area yang terlihat lebih gelap, terutama di bawah mata.

Color corrector berwarna kuning biasanya dimanfaatkan untuk membantu menyeimbangkan area yang tampak keunguan atau kurang merata pada beberapa bagian wajah.

Selain itu, warna ungu kerap digunakan juga untuk membantu mencerahkan area kulit yang terlihat kusam atau memiliki rona kekuningan sehingga tampilan wajah terlihat lebih segar.

Tips Mengaplikasikan Color Corrector Tanpa Berlebihan

Penggunaan color corrector sebaiknya dilakukan secukupnya pada area yang memang membutuhkan koreksi warna agar hasil makeup tetap terlihat natural.

Aplikasikan produk hanya pada titik atau area tertentu yang ingin disamarkan, bukan ke seluruh wajah seperti penggunaan foundation.

Setelah diaplikasikan, baurkan color corrector secara perlahan hingga menyatu dengan kulit tanpa meninggalkan batas warna yang terlalu jelas.

Sahabat Fimela, penggunaan produk dalam jumlah berlebihan dapat membuat warna corrector lebih sulit ditutupi oleh concealer atau foundation yang digunakan setelahnya.

Setelah proses koreksi warna selesai, lapisi area tersebut dengan produk complexion sesuai kebutuhan untuk membantu menciptakan tampilan kulit yang lebih merata dan seimbang.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading