Sukses

Entertainment

Bakat Muda Shal, Richelle, dan Niall Palka Siap Menembus Batas di Industri Musik

Fimela.com, Jakarta Dunia hiburan tanah air memang tak akan pernah kekurangan bakat-bakat muda yang penuh kejutan. Seperti sosok Shal, Richelle, dan Niall Palka, yang merupakan generasi muda Indonesia yang memiliki bakat mumpuni di bidang musik khususnya.

Theodora Shalom Karel, atau Shal, adalah contoh inspiratif dari bagaimana semangat tak terbatas dapat membawa seseorang jauh dalam dunia musik. Lahir pada bulan September 2005, Shal mulai menapaki jalurnya dengan seni bernyanyi.

Salah satu pencapaiannya yang mencolok adalah lagu berjudul 'April 2nd', sebuah karya yang memancarkan makna mendalam. Dengan nada yang merdu dan nuansa balada, lagu ini menunjukkan kedewasaan musikal Shal.

Siap Mendobrak Dunia

Lalu ada juga Richelle Maqdalene, seorang penyanyi pop berbakat dari Tangerang, memiliki kisah inspiratif yang dimulai sejak lahir. Dengan panggilan yang kuat untuk menjadi seorang penyanyi.

Richelle memulai perjalanan sejatinya pada usia 14 tahun. Single debutnya, 'Almost There', menggabungkan elemen pop dari awal 2000-an dengan sentuhan rock, menghasilkan musik yang energetik namun memilukan.

Kemudian, Nathanael Brilian Palka, atau Niall Palka, lahir pada 28 Desember 2003 dan telah menunjukkan bakat alaminya dalam musik sejak usia yang sangat muda. Sebagai seorang drummer, dia meraih posisi teratas dalam berbagai kompetisi antar-sekolah.

Lagu 'Overthinking', yang ditulis pada bulan Oktober 2022, membuka jendela ke dalam dunia kreatif komposer, Niall Palka.

Sebuah Wadah

Tiga penyanyi muda tersebut merupakan bakat yang tengah di asah di UIC College. Program UIC College di Kampus BSD menjadi wadah di mana bakat-bakat muda diberdayakan untuk mencapai puncak kesuksesan dalam dunia musik.

UIC College adalah satu-satunya program jalur Sarjana Internasional di Indonesia yang menawarkan kurikulum musik secara akademis dengan kapasitas global. Para siswa memiliki kesempatan unik untuk mendapatkan gelar sarjana internasional dari universitas-universitas terkemuka di dunia dengan memulai studi mereka di Jakarta.

"Di sini bukan hanya sekadar tempat untuk belajar musik. Ini adalah panggung di mana impian-impian berkembang dan diubah menjadi kenyataan," kata Shall dalam rilis yang diterima.

Program-program di UIC College juga turut mengembangkan industri seni di Indonesia dengan menghadirkan para siswa dengan kemampuan akademik dan praktikal berstandar internasional. Mereka membawa suasana baru yang segar dan ide-ide inovatif ke industri musik lokal.

"Kami diberikan kebebasan untuk mengekspresikan diri melalui musik. 'Overthinking' adalah cerminan dari apa yang banyak dari kita rasakan, dan saya berharap dapat terus menginspirasi melalui musik saya," sambung Niall.

Ditambahkan oleh Adhirama G Tusin, Presiden Direktur USG Education dan Aimee Sukesna, Head of USG Education Kampus BSD, bahwa memberikan sumber daya terbaik dalam industri musik merupakan komitmen pihaknya selama ini.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading