Sukses

Fashion

Burberry Berkomitmen Usung Prinsip Iklim Positif di Tahun 2040

Fimela.com, Jakarta Menyadari jejak lingkungan yang sangat besar dari Industri Fashion, rumah mode berkelas asal Inggris, Burberry telah berkomitmen untuk mengupayakan prinsip iklim positif.

Prinsip tersebut diusung Burberry sebagai  gerakan untuk mencapai nol emisi karbon demi menjaga lingkungan di tahun 2040, menjadikan Burberry sebagai rumah mode pertama yang menginisiasikan gerakan ini.

“Menjadi kekuatan untuk kebaikan di dunia berarti secara konsisten melampaui, menjadi lebih baik. Kami adalah salah satu perusahaan mewah pertama yang menetapkan Target Berbasis Sains dan kami berada di jalur yang tepat untuk menjadi netral karbon dalam operasi kami sendiri tahun depan. Namun, kami tahu lebih banyak yang dibutuhkan untuk mengatasi dampak pemanasan global dan perubahan iklim.” ujar Marco Gobbetti, CEO Burberry Group, mengatakan kepada Vogue.

Mengurangi emisi CO2

Sang rumah mode berkomitmen untuk memotong gas emisi dari seluruh rantai pasok sang rumah mode sebanyak 46 persen saat tahun 2030, dan mendukung lainnya untuk improvisasi penggunaan karbon mereka menjadi lebih sedikit.

Pengurangan emisi CO2 sangat penting agar fashion dapat memainkan perannya dalam mengatasi krisis iklim. Rumah mode asal Inggris tersebut mengumumkan dukungannya kepada Fashion Avengers, sebuah kumpulan organisasi mode yang bekerja sama untuk mencapai misi rencana Sustainable Development arahan PBB.

Misi tersebut berisi untuk menjaga pemanasan global hingga 1,5C dan menggantikan tujuan awalnya yaitu pengurangan 30 persen pada tahun 2030. Namun, mengurangi gas emisi ini tetap menjadi tantangan bagi seluruh Industri. Gobetti menturkan dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemasok dan merek lain.

“Untuk beralih dari ambisi ke tindakan di seluruh rantai nilai kami, kami perlu menginspirasi orang lain dan berbagi serta menskalakan solusi baru. Kami telah menghabiskan waktu bekerja sama dengan pemasok dan mitra kami untuk memastikan ini adalah tantangan yang dapat kita hadapi bersama,” kata Gobetti.

Mengurangi jejak karbon dari atmosfer

Selain mengurangi emisi, Burberry juga akan berinvestasi dalam proyek-proyek baik di dalam rantai pasokannya sendiri maupun di luarnya untuk menghilangkan karbon dari atmosfer, sebagai bagian dari Dana Regenerasi yang diluncurkan pada tahun 2020.

Ini termasuk program pertanian regeneratif yang melibatkan produsen wol di Australia, yang bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati dan penangkapan karbon di tanah, serta proyek-proyek lain untuk memulihkan ekosistem. 

Menciptakan perubahan di dalam industri

Sang label berharap dapat menciptakan nol emisi karbon kedepannya dengan melakukan investasi di program-program yang melindungi dan memperbaharui ekosistem lingkungkan hidup, membiayai proyek iklim untuk menolong komunitas yang lemah terhadap perubahan di dunia, dan mempertanyakan apa saja yang perlu diusahakan demi melakukan transformasi di industri mode melalui peraturan dan kerja sama yang baik.

“Pesan iklim positif yang kami miliki di sekitar komitmen yang kami buat sangat banyak mengatakan bagaimana kami ingin industri positif menjadi kekuatan positif di dunia daripada menciptakan dampak negatif yang saat ini terjadi,” lanjut Batty. 

“Sebagai merek mewah terkemuka dengan jejak global, kami berada dalam posisi unik untuk menyatukan LSM, rekan kerja, dan pembuat kebijakan untuk menciptakan perubahan yang berarti,” kata Gobbetti. “Dengan menetapkan tujuan baru yang ambisius ini untuk mengurangi emisi dalam rantai nilai kami dan juga berinvestasi dalam inisiatif di luarnya yang mendukung masa depan tanpa karbon yang tangguh, kami berharap dapat menciptakan dampak lingkungan positif yang langgeng bagi generasi mendatang.” 

#Elevate Women

PLAYLIST VIDEO 23 JULI 2021
Loading
Artikel Selanjutnya
Gucci Rilis Tiga Siluet Sneaker dari Demetra, Bahan Inovatif yang Berkelanjutan
Artikel Selanjutnya
Burberry Berbagi Proses Pembuatan Tas Tangan Sempurna Olympia