Sukses

Fashion

Hillary Clinton Kembali Hadiri Met Gala setelah Absen 21 Tahun, Kenakan Gaun Penuh Sulaman Nama

Fimela.com, Jakarta Pada Mei 2001, Hillary Clinton memulai tugasnya sebagai senator untuk New York dan melakukan apa yang biasa dilakukan oleh para politisi, yaitu menghadiri Met Gala. Saat itu, Hillary Clinton memilih untuk mengenakan busana yang terinspirasi dari lemari pakaian sesama ibu negara Jacqueline Kennedy.

Hillary Clinton memilih mengenakan gaun bermotif macan tutul dengan selendang cokelat yang mengkilap. Sekarang, di momen Met Gala 2022, mantan menteri luar negeri ini kembali ke tangga Met Gala dan seperti semua tamu undangan, Hillary Clinton memilih ansambel yang penuh makna.

Gaun custom rancangan Joseph Altuzarra yang dipilih Hillary Clinton kali ini merupakan penghormatan kepada perempuan yang menginspirasinya, menampilkan 60 nama perempuan yang disulam di sepanjang garis leher dan ujung gaun. Ada nama-nama seperti Rosa Parks, Lady Bird Johnson, dan ibunda Hillary Clinton, Doroty Rodham.

"Saya tahu bahwa saya ingin gaun ini memiliki komponen pribadi untuknya. Saat seseorang seperti Hillary Clinton pergi ke Met Gala, itu pasti memiliki banyak makna dan saya merasa harus sangat memikirkan apa arti gaun itu bagi tema dan acaranya," jelas Joseph Altuzarra.

 

 

Penampilan Hillary Clinton di Met Gala 2022

Dress code Met Gala 2022 adalah gilded glamour dan dasi putih. Tidak mengambil inspirasi dari pakaian di Gilded Age yang disukai oleh orang-orang seperti Astors dan Vanderbilts, Joseph justru terinspirasi dari selimut buatan sendiri di paruh kedua abad ke-19.

Joseph pernah menghadiri Outsider Art Fair baru-baru ini dan dikejutkan oleh selimut yang tertutup oleh nama. Menurut International Quilt Museum, itu adalah selimut persahabatan, yang populer di Amerika dari tahun 1840-an hingga awal abad ke-20.

Orang-orang di suatu komunitas membuat selimut bersama-sama dan menandatangani nama mereka dengan tinta atau sulaman, untuk menandai suatu acara khusus. Jika ada seseorang yang pindah, selimut akan berfungsi sebagai kenang-kenangan dari rumah mereka sebelumnya.

Penampilan Hillary Clinton di Met Gala 2022

"Selimut adalah kesempatan bagi perempuan untuk berkumpul dan melakukan interaksi sosial. Selimut ini sering menjadi semacam kenangan bagi perempuan dari komunitas dan keluarga, terutama jika mereka tidak tinggal di satu tempat saja sepanjang hidup."

Ini dianggap bukan hanya kesempatan bagi Hillary Clinton untuk menghormati para perempuan yang ia kagumi, tapi juga cara untuk menghormati ibu rumah tangga dan perajin yang biasanya tidak ditampilkan di institusi, seperti The Metropolitan Museum of Art. Bagi Joseph, Amerika memiliki sejarah kerajinan rakyat yang sangat kaya dan panjang, kisah yang sangat bagus untuk disinggung.

Gaun untuk Hillary Clinton ini dinilai memiliki siluet yang berani, dengan garis leher off-shoulder yang mengacu pada mode dan potret masyarakat Gilded Age, dengan nama-nama yang disulam tangan. Joseph Altuzarra tentu tidak asing menyediakan gaun untuk Met Gala, namun kali ini, ia ingin membuat Hillary Clinton tampak hebat, terutama lewat cerita yang disampaikannya di gaun rancangannya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading