Sukses

FimelaMom

Mengenal Sebuah Metode Unik Sleep Training untuk Bayi

ringkasan

  • Metode "Cry it Out" (CIO) adalah teknik pelatihan tidur bayi yang mengajarkan kemampuan menenangkan diri sendiri dengan membiarkan bayi menangis hingga tertidur, memiliki variasi seperti Ferber Method.
  • CIO efektif dan cepat dalam meningkatkan kualitas tidur bayi serta orang tua, dan banyak penelitian tidak menemukan bukti bahaya jangka panjang pada perkembangan atau keterikatan bayi.
  • Meskipun efektif, CIO bisa sulit bagi orang tua karena harus mendengarkan tangisan bayi dan terdapat kekhawatiran potensi stres, sehingga penting untuk konsultasi dokter anak sebelum memulai.

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, tidur adalah kebutuhan esensial bagi tumbuh kembang bayi, namun tak jarang menjadi tantangan bagi orang tua. Banyak yang mencari metode efektif untuk membantu si kecil tidur lebih nyenyak dan mandiri. Salah satu pendekatan yang sering dibicarakan adalah metode Baby Sleep Training 'Cry it Out' atau CIO.

Metode ini bertujuan untuk mengajarkan bayi kemampuan menenangkan diri sendiri (self-soothe) agar bisa tertidur tanpa bantuan langsung dari orang tua. Dengan memahami prinsip dasarnya, Sahabat Fimela dapat mempertimbangkan apakah CIO cocok untuk keluarga Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu metode CIO, bagaimana cara kerjanya, serta manfaat dan kekhawatiran yang menyertainya.

Metode 'Cry it Out' telah menjadi topik diskusi hangat di kalangan orang tua dan ahli kesehatan. Mari kita selami lebih dalam untuk mengetahui fakta-fakta penting seputar teknik pelatihan tidur yang satu ini, termasuk variasi dan usia yang direkomendasikan untuk memulainya.

Apa Itu Metode "Cry it Out" dalam Baby Sleep Training?

Metode "Cry it Out" (CIO), yang juga dikenal sebagai metode "extinction" atau "unmodified extinction", adalah teknik pelatihan tidur bayi yang melibatkan penempatan bayi di tempat tidurnya saat ia masih terjaga. Bayi kemudian dibiarkan menangis hingga tertidur sendiri tanpa intervensi langsung dari orang tua.

Tujuan utama dari metode ini adalah untuk mengajarkan bayi kemampuan menenangkan diri sendiri. Dengan demikian, bayi dapat belajar untuk tertidur tanpa perlu digendong, disusui, atau diayun. Ini membantu bayi mengembangkan kemandirian dalam tidurnya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas tidur seluruh keluarga.

Secara singkat, CIO adalah pendekatan yang mengharuskan orang tua untuk menempatkan bayi di ruang tidurnya dalam keadaan mengantuk namun terjaga. Kemudian, bayi dibiarkan untuk tertidur sendiri, bahkan jika itu berarti mereka akan menangis untuk sementara waktu.

Mengenal Lebih Dekat Variasi dan Cara Menerapkan Metode CIO

Metode CIO memiliki beberapa variasi, yang paling dikenal adalah Extinction murni dan Graduated Extinction. Extinction murni adalah bentuk paling ketat, di mana orang tua tidak kembali sama sekali sampai pagi atau waktu makan berikutnya, mengabaikan tangisan bayi. Sementara itu, Graduated Extinction, atau yang populer disebut Metode Ferber, adalah pendekatan yang lebih lembut.

Metode Ferber, yang dikembangkan oleh Dr. Richard Ferber, melibatkan orang tua yang memeriksa bayi pada interval waktu yang semakin lama. Setelah rutinitas tidur, bayi diletakkan di tempat tidurnya dalam keadaan mengantuk tetapi terjaga. Jika bayi menangis, orang tua menunggu selama periode waktu yang ditentukan, misalnya 3 menit, lalu masuk untuk menenangkan bayi secara singkat tanpa mengangkat atau menyusuinya. Interval waktu tunggu ini secara bertahap diperpanjang pada malam yang sama dan malam-malam berikutnya, seperti 5 menit, lalu 10 menit, dan seterusnya.

Meskipun ada variasi, prinsip dasar penerapan CIO meliputi beberapa langkah penting. Pertama, ikuti rutinitas tidur yang konsisten setiap malam. Kedua, letakkan bayi di tempat tidurnya dalam keadaan mengantuk tetapi masih terjaga. Ketiga, pastikan kebutuhan dasar bayi sudah terpenuhi, seperti kenyang, popok kering, dan tidak sakit. Keempat, tinggalkan kamar tanpa menunggu bayi tertidur. Terakhir dan yang terpenting, biarkan bayi menangis untuk jangka waktu tertentu sesuai metode yang dipilih, dan pastikan untuk selalu konsisten.

Manfaat dan Pertimbangan Penting Metode "Cry it Out"

Sebagian besar ahli merekomendasikan untuk memulai pelatihan tidur CIO ketika bayi berusia antara 4 hingga 6 bulan. Pada usia ini, siklus tidur bayi lebih teratur, dan mereka biasanya dapat tidur sepanjang malam tanpa perlu menyusu. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memulai, terutama jika bayi lahir prematur atau memiliki kebutuhan makan khusus.

Pendukung metode CIO menyoroti beberapa manfaat potensial yang signifikan. Metode ini seringkali dianggap sebagai teknik pelatihan tidur yang paling cepat memberikan hasil, dengan banyak bayi mulai tidur sepanjang malam dalam 3-7 hari. Penelitian menunjukkan bahwa CIO dapat membantu bayi tidur lebih baik dan lebih lama, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas tidur orang tua dan mengurangi depresi ibu, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Selain itu, metode ini mengajarkan keterampilan menenangkan diri yang penting bagi bayi.

Meskipun demikian, metode CIO juga menghadapi kritik dan kekhawatiran. Mendengar bayi menangis tanpa merespons bisa sangat sulit dan membuat stres bagi orang tua, bahkan bertentangan dengan naluri mereka. Beberapa kritikus berpendapat bahwa tangisan berlebihan dapat menyebabkan stres pada bayi, meskipun banyak penelitian, termasuk oleh American Academy of Sleep Medicine, menyimpulkan bahwa tidak ada bukti yang mendukung CIO berbahaya bagi bayi dalam jangka pendek maupun panjang, atau menyebabkan masalah perilaku atau keterikatan. Sebuah studi kecil tahun 2012 yang menemukan kadar hormon kortisol tinggi pada bayi setelah menangis juga memiliki keterbatasan metodologi. Pada akhirnya, metode ini tidak cocok untuk setiap keluarga atau setiap bayi, sehingga keputusan harus dibuat dengan pertimbangan matang dan konsultasi profesional.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading