Sukses

FimelaMom

Tips Perawatan Tali Pusar pada Bayi Baru Lahir dengan Tepat

ringkasan

  • Pentingnya menjaga tali pusar bayi tetap kering dan bersih untuk mencegah infeksi serta mempercepat proses lepasnya secara alami.
  • Hindari penggunaan alkohol gosok pada tali pusar dan pastikan popok tidak menutupi area tersebut agar tetap terpapar udara.
  • Segera hubungi dokter jika Sahabat Fimela melihat tanda-tanda infeksi seperti cairan berbau busuk, kemerahan, atau demam pada bayi.

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, kehadiran buah hati adalah anugerah yang membawa kebahagiaan tak terkira. Salah satu aspek penting dalam perawatan bayi baru lahir adalah menjaga tali pusar mereka.

Tali pusar yang baru lahir memerlukan perhatian khusus agar dapat mengering dan lepas dengan sempurna. Perawatan yang tepat sangat krusial untuk mencegah infeksi dan memastikan kesehatan si kecil.

Artikel ini akan membahas secara komprehensif cara merawat tali pusar bayi yang baru lahir, mulai dari proses lepasnya hingga tanda-tanda yang perlu diwaspadai, berdasarkan rekomendasi ahli.

Memahami Proses Lepasnya Tali Pusar Bayi

Tali pusar bayi adalah sisa dari hubungan vital antara ibu dan bayi selama kehamilan. Setelah lahir, tali pusar ini akan mengering dan lepas secara alami dalam rentang waktu 1 hingga 3 minggu. Beberapa sumber bahkan menyebutkan rentang yang lebih spesifik, yaitu antara 5 hingga 15 hari.

Sahabat Fimela akan melihat perubahan warna pada tali pusar seiring waktu. Awalnya, tali pusar mungkin tampak kekuningan atau kehijauan. Kemudian, warnanya akan berubah menjadi cokelat, abu-abu, bahkan keunguan atau biru, sebelum mengerut, menghitam, dan akhirnya lepas.

Jangan khawatir jika melihat beberapa tetes darah di popok saat tali pusar akan lepas; hal ini normal. Namun, jika terjadi perdarahan aktif yang berkelanjutan, segera hubungi dokter anak Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Panduan Perawatan Tali Pusar yang Tepat

Merawat tali pusar bayi tidaklah sulit, asalkan Sahabat Fimela mengikuti panduan yang benar. Kunci utamanya adalah menjaga area tersebut tetap kering dan bersih, serta memaparkannya ke udara sebanyak mungkin untuk mempercepat proses pengeringan.

Lipat bagian depan popok ke bawah agar tidak menutupi tali pusar, atau gunakan popok khusus bayi baru lahir yang sudah memiliki potongan di area tersebut. Hindari penggunaan alkohol gosok pada tali pusar, karena penelitian menunjukkan alkohol dapat membunuh bakteri baik yang membantu proses pengeringan.

Untuk membersihkan, Sahabat Fimela cukup gunakan kapas basah jika ada cairan bening atau sedikit berdarah. Apabila tali pusar terkena kotoran atau tinja, bersihkan lembut dengan sabun dan air, lalu keringkan secara menyeluruh. Mandikan bayi dengan spons sampai tali pusar lepas, dan pastikan area tali pusar kering setelah mandi.

Satu hal yang sangat penting adalah jangan pernah mencoba menarik tali pusar, meskipun terlihat sudah hampir lepas. Biarkan ia lepas dengan sendirinya untuk menghindari perdarahan atau komplikasi lainnya. Selalu cuci tangan Anda sebelum menyentuh area tali pusar bayi untuk menjaga kebersihannya.

Waspadai Tanda Infeksi dan Kondisi Lain

Meskipun infeksi tali pusar atau omfalitis jarang terjadi, Sahabat Fimela harus tetap waspada terhadap tanda-tandanya. Infeksi dapat menyebar dengan cepat dan memerlukan penanganan medis segera jika muncul gejala.

Segera hubungi dokter anak jika Anda melihat cairan berbau busuk, kemerahan, atau perubahan warna kulit di sekitar tali pusar. Pembengkakan, pengerasan kulit, atau bayi menangis kesakitan saat area tersebut disentuh juga merupakan tanda bahaya yang memerlukan perhatian medis.

Tanda-tanda infeksi sistemik yang lebih serius termasuk demam 100.4°F (38°C) atau lebih tinggi, perdarahan berkelanjutan, kurang nafsu makan, lesu, atau tonus otot yang lemah. Jangan menunda untuk mencari bantuan medis jika gejala ini muncul.

Selain infeksi, ada beberapa kondisi lain yang mungkin terjadi. Granuloma umbilikalis adalah jaringan parut berwarna merah muda yang bisa muncul setelah tali pusar lepas, mengeluarkan cairan kekuningan ringan. Hernia umbilikalis juga bisa terjadi, di mana area pusar menonjol saat bayi menangis. Keduanya biasanya sembuh sendiri, namun konsultasi dengan dokter tetap disarankan untuk penanganan yang tepat.

Setelah tali pusar lepas sepenuhnya, terus jaga kebersihan area tersebut. Normal jika Sahabat Fimela melihat cairan kuning lengket atau keropeng di atas pusar. Pusar bayi akan sembuh total dalam beberapa hari setelah tali pusar terlepas.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading