Fimela.com, Jakarta - Kentang rebus merupakan bahan yang sering digunakan dalam beragam masakan, seperti sup, perkedel, salad, dan berbagai camilan praktis yang mengenyangkan. Namun, banyak orang menghadapi masalah ketika menyimpan kentang rebus terlalu lama, karena teksturnya dapat berubah menjadi lembek berair atau bahkan kering dan keras saat dimasak kembali. Padahal, jika disimpan dengan cara yang tepat, kentang rebus bisa tetap empuk dan lezat meskipun digunakan beberapa hari setelah direbus.
Penting untuk memahami cara penyimpanan kentang rebus yang benar, terutama bagi para ibu rumah tangga, pelaku usaha kuliner, dan siapa saja yang ingin menghemat waktu di dapur. Dengan menerapkan teknik penyimpanan yang tepat, kualitas kentang dapat terjaga, rasa tetap konsisten, dan tekstur empuknya akan terasa saat diolah kembali menjadi hidangan favorit keluarga.
Advertisement
1. Dinginkan Kentang Rebus Sebelum Disimpan
Setelah kentang direbus dan mencapai tingkat kematangan yang diharapkan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membiarkannya dingin secara alami di suhu ruangan sebelum memasuki tahap penyimpanan. Kentang yang masih dalam keadaan panas dapat menghasilkan uap air, dan jika langsung disimpan dalam wadah tertutup, uap tersebut akan berubah menjadi kondensasi yang membuat kentang cepat lembek dan mudah rusak.
Proses pendinginan ini sangat penting karena membantu menstabilkan tekstur pati di dalam kentang sehingga tidak mengalami perubahan yang signifikan. Selain itu, mendinginkan kentang rebus juga berfungsi untuk menjaga rasa aslinya tetap netral dan tidak asam. Kentang yang disimpan dalam kondisi panas lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri, karena suhu hangat menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme. Dengan membiarkan kentang dingin terlebih dahulu, risiko ini dapat diminimalkan secara signifikan.
Proses pendinginan sebaiknya dilakukan tanpa menutup kentang terlalu rapat agar uap panas dapat keluar dengan baik. Setelah kentang benar-benar dingin, barulah kentang tersebut siap dipindahkan ke wadah penyimpanan yang tepat agar kualitas empuknya tetap terjaga saat akan dimasak kembali.
2. Jangan Mengupas Kulit Kentang Terlalu Awal
Menyimpan kentang rebus yang masih berkulit adalah salah satu cara sederhana yang sering kali diabaikan. Kulit kentang berfungsi sebagai pelindung alami, yang membantu menjaga kelembapan di dalam daging kentang. Kentang yang telah dikupas cenderung lebih cepat kehilangan kelembapan, berubah warna, dan kehilangan tekstur empuknya saat disimpan. Selain itu, kulit kentang juga berperan dalam mengurangi paparan langsung terhadap udara, yang dapat menyebabkan oksidasi. Oksidasi ini sering kali membuat kentang berubah warna menjadi keabu-abuan dan terasa kurang segar saat akan dimasak kembali.
Dengan membiarkan kulitnya tetap utuh, kentang akan lebih tahan lama dan tetap enak untuk berbagai jenis masakan. Jika kentang rebus akan digunakan untuk beberapa jenis olahan, sebaiknya pengupasan dilakukan tepat sebelum dimasak. Cara ini tidak hanya membantu menjaga kualitas kentang, tetapi juga memastikan hasil masakan lebih maksimal. Dengan tekstur kentang yang masih padat dan empuk, kentang tidak akan mudah hancur saat diolah.
Advertisement
3. Gunakan Wadah Kedap Udara
Pemilihan jenis wadah untuk menyimpan kentang rebus sangat penting untuk menjaga kualitasnya. Disarankan untuk menggunakan wadah kedap udara, karena wadah ini dapat melindungi kentang dari paparan udara luar yang berlebihan. Udara dapat menyebabkan kentang cepat mengering di bagian luar dan berubah tekstur di bagian dalam, sehingga empuknya tidak merata saat dimasak ulang.
Selain itu, wadah kedap udara juga berfungsi untuk menghindari kentang menyerap bau dari bahan makanan lain yang ada di dalam kulkas. Kentang memiliki kecenderungan untuk menyerap aroma, sehingga jika disimpan tanpa penutup yang rapat, rasanya bisa berubah dan kurang sedap. Wadah yang tertutup rapat akan menjaga rasa kentang tetap netral dan alami.
Untuk hasil yang optimal, pastikan wadah yang digunakan dalam keadaan bersih dan kering sebelum kentang dimasukkan. Kelembapan yang tersisa di dalam wadah dapat mempercepat proses pembusukan dan membuat kentang menjadi berlendir. Oleh karena itu, penting untuk memilih wadah yang tepat agar kentang rebus dapat disimpan dengan aman dan tetap empuk saat akan digunakan kembali.
4. Simpan di Kulkas dengan Suhu Stabil
Kentang rebus sebaiknya disimpan di dalam kulkas pada suhu yang stabil, yaitu sekitar 2 hingga 4 derajat Celsius. Suhu yang dingin ini berfungsi untuk memperlambat perkembangan bakteri tanpa merusak struktur pati pada kentang. Penyimpanan di dalam kulkas sangat membantu agar kentang tetap padat, tidak cepat basi, dan tetap empuk saat dipanaskan kembali.
Namun, perlu diingat bahwa kentang rebus tidak boleh disimpan terlalu lama, karena kualitasnya akan menurun seiring berjalannya waktu. Umumnya, kentang rebus dapat bertahan dengan baik antara tiga hingga lima hari dalam kulkas jika disimpan dengan cara yang tepat. Setelah melewati waktu tersebut, tekstur dan rasa kentang bisa mulai berubah.
Hindari menyimpan kentang rebus di dalam freezer kecuali ada kebutuhan mendesak. Proses pembekuan dapat merusak sel-sel kentang, yang mengakibatkan kentang menjadi berair setelah dicairkan, sehingga teksturnya menjadi kurang empuk dan tidak cocok untuk berbagai jenis masakan.
Advertisement
5. Pisahkan Kentang dari Air Rebusannya
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyimpan kentang rebus bersamaan dengan sisa air rebusannya. Air yang berlebihan akan membuat kentang terus menyerap cairan, sehingga teksturnya menjadi terlalu lembek dan mudah hancur. Maka dari itu, penting untuk meniriskan kentang dengan baik segera setelah proses memasak selesai.
Meniriskan kentang sampai benar-benar kering sangat membantu dalam menjaga keseimbangan kelembapan di dalamnya. Jika ada air yang tersisa di permukaan kentang, sebaiknya gunakan tisu dapur untuk mengeringkannya, sehingga tidak ada cairan berlebih yang tertinggal saat penyimpanan. Langkah ini krusial untuk memastikan kentang tetap empuk, tetapi tidak lembek.
Kentang yang disimpan dalam keadaan kering juga akan lebih awet dan tidak mudah berlendir. Ketika dimasak kembali, kentang akan lebih mudah menyerap bumbu tanpa kehilangan tekstur aslinya.
6. Hindari Memotong Kentang Terlalu Kecil
Ukuran kentang yang disimpan memiliki dampak signifikan terhadap kualitas akhir yang dihasilkan. Kentang rebus yang disimpan dalam keadaan utuh atau dalam potongan besar cenderung memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan dengan kentang yang telah dipotong menjadi bagian-bagian kecil. Potongan kecil memiliki area permukaan yang lebih luas, sehingga kelembapan dapat hilang dengan cepat.
Selain itu, kentang rebus yang dipotong kecil juga lebih rentan hancur saat dipanaskan kembali, yang bisa menjadi masalah jika kentang tersebut akan digunakan dalam masakan yang memerlukan tekstur yang padat dan rapi. Oleh karena itu, menyimpan kentang dalam ukuran besar sangat membantu dalam mempertahankan bentuk dan kekenyalannya.
Jika memang perlu memotong kentang, sebaiknya lakukan hal tersebut tepat sebelum kentang digunakan. Dengan cara ini, kentang akan tetap segar, empuk, dan penampilannya akan lebih menarik saat disajikan.
Advertisement
7. Panaskan Kembali dengan Cara yang Tepat
Memanaskan kembali kentang rebus memiliki tingkat kepentingan yang sama dengan cara penyimpanannya. Jika pemanasan dilakukan dengan cepat atau pada suhu yang tinggi, hal ini dapat menyebabkan kentang menjadi kering di bagian luar tetapi tetap lembek di dalamnya.
Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan metode pemanasan yang lebih lambat. Mengukus kentang atau memanaskannya dengan api kecil merupakan pilihan yang paling baik untuk menjaga agar tekstur empuknya tetap merata. Metode ini memungkinkan panas menyebar secara perlahan tanpa merusak struktur kentang yang ada.
Apabila Anda memilih untuk menggunakan microwave, sebaiknya tutup kentang dan panaskan secara bertahap. Dengan menerapkan teknik pemanasan yang benar, kentang rebus yang telah disimpan selama beberapa hari dapat tetap terasa seperti baru direbus. Teksturnya akan tetap empuk, rasanya tidak akan berubah, dan kentang tersebut siap untuk diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat.
Kesalahan Umum saat Menyimpan Kentang Rebus
Kesalahan umum saat menyimpan kentang rebus sering membuat kentang menjadi keras, lembek, atau cepat busuk, bahkan sebelum dimasak ulang.
- Menyimpan dalam air terlalu lama: Banyak yang menyimpan kentang rebus dalam air agar tidak kering, tetapi jika terlalu lama, air justru membuat tekstur kentang menjadi lembek dan berair. Selain itu, air dapat memicu pertumbuhan bakteri lebih cepat.
- Menumpuk kentang panas langsung: Menyimpan kentang yang masih panas dalam wadah tertutup menyebabkan kondensasi di dalam wadah. Uap air yang tertahan membuat kentang cepat lembek, berlendir, dan lebih mudah busuk. Solusinya, dinginkan kentang terlebih dahulu hingga suhu ruang sebelum dimasukkan ke wadah tertutup atau kulkas.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468228/original/020890900_1767944900-fork-923985_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316733/original/091170600_1755248322-pexels-pixabay-45247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3066167/original/056875300_1583199506-potato-3431086_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3396156/original/044164400_1615197533-photo-1604752466548-d452d280fd7a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468136/original/001185500_1767942240-058696300_1748420142-Kentang_rebus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465029/original/070699400_1767756811-Lagidiskon__desktop-mobile__356x469_-_Button_Share__1_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441342/original/057711100_1765504279-Novel_Tiga.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431754/original/099709900_1764747157-WhatsApp_Image_2025-12-03_at_14.16.57_a3e4af2d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436821/original/022017900_1765186364-pexels-anna-pou-8329902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3286636/original/093458900_1604471471-pexels-photo-4239011.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436788/original/050733500_1765773245-Depositphotos_812580836_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441338/original/025527600_1765504149-Every_Day_is_A_Sunny_Day_When_I_Am_with_You.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2981728/original/010002700_1575023913-ben-white-vJz7tkHncFk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5434360/original/073007100_1764924578-pexels-vanessa-loring-5082373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995662/original/061514500_1576230464-juliana-malta-YwutubGmzSU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5434439/original/085265100_1764927392-Depositphotos_835881408_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452175/original/053343100_1766388567-front-close-view-young-attractive-female-white-t-shirt-doing-make-up-with-slight-smile-pink-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446721/original/005950600_1765939085-IMG-20251217-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467609/original/095911100_1767925212-Depositphotos_566490972_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467599/original/025049600_1767924422-Depositphotos_273263382_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410199/original/096847700_1762924909-woman-attending-online-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5168933/original/099445400_1742469757-curry-fried-rice.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466340/original/067179100_1767842735-Depositphotos_60858413_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5022084/original/003655100_1732601966-apa-itu-oktan-bensin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3150829/original/023474200_1591940789-brooke-lark-3A1etBW5cBk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468218/original/070585000_1767944463-SnapInsta.to_247420157_2936691426660037_1523452434376695794_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466866/original/095592700_1767857119-Depositphotos_123039890_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4324626/original/083226200_1676436372-priscilla-du-preez-L3lznpRPZbI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3488277/original/037062200_1624247385-WhatsApp_Image_2021-06-21_at_10.24.51_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181762/original/017749800_1744002644-Depositphotos_414070156_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466287/original/025720300_1767841427-IMG_7934-01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5417131/original/095682400_1763522186-Depositphotos_565671370_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318556/original/073929800_1755489328-Depositphotos_706629402_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5282172/original/002632900_1752467860-Depositphotos_712660360_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5309451/original/088618600_1754626917-Depositphotos_571793940_XL.jpg)
![Buat kamu yang sering males bawa tas, this might be your new everyday essential. [@ninjalabsx].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/JmPHj_AUqE0OF1amNJyGoeHJEqw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431872/original/017250000_1764749869-SnapInsta.to_464376048_18021797717608173_6667940723387353151_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428609/original/023315200_1764553676-MIUCCIA_PRADA_HONORED_WITH_THE_LIFETIME_ACHIEVEMENT_AWARD_AT_THE_FASHION_TRUST_ARABIA_AWARDS_CEREMONY_2025__1_.jpg)
![Jennie BLACKPINK Berkolaborasi dengan Haribo. [@jennierubyjane]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/aV4GRPgoYJp6CPnLCXQZBu2qm5o=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426470/original/076048800_1764306557-IMG_1424_2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426531/original/055682400_1764308639-Screenshot_2025-11-28_123440.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426229/original/035642400_1764297400-tong-su-1xx1hq2RJts-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426004/original/019931600_1764246120-Nov_27__2025__07_20_48_PM.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4577129/original/083706900_1694777856-perfect-snacks-LIfFgPaO2w0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4551945/original/004634000_1692964797-onur-binay-cQ90QkreiPQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4480557/original/011177200_1687687972-vivek-kumar-a-_1PPjnbUg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3200839/original/019897300_1596697245-Photo_by_Hello_Revival_on_Unsplash__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466188/original/013313800_1767839095-Depositphotos_687389594_XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437622/original/039138500_1765258227-javi_indy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452876/original/099231900_1766461807-FIMELA_FASHION_-_Lanvin_at_Its_Most_Glam__IG_Feed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3221935/original/084901000_1598605805-pexels-andrea-piacquadio-975250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3353795/original/056458100_1611093586-beautiful-elegance-luxury-fashion-pink-women-handbag_1203-7653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5416947/original/076643700_1763480454-IMG_4832.jpg)
![Tasya Farasya memilih gaun rancangan Sapto Djojokartiko berwarna nude lembut yang memancarkan aura elegan dan feminin. Detail renda dan bordir bunga yang menjalar di seluruh permukaan dress memberi kesan etereal, seolah Tasya melangkah dengan sentuhan magis di setiap langkahnya. [@tasyafarasya].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/OqVnUTOel9W48rzP0VmUfvkZ43Y=/0x0:1080x608/320x217/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401013/original/058481200_1762154715-SnapInsta.to_572802011_18541861090004502_6731982056297577983_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5395367/original/014527000_1761705838-FIMELA_FASHION_-_BLUSH_ELEGANCE_TO_SCULPTED_GRACE__IG_FEED_ls__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468718/original/027692900_1767977256-Banjir_di_Kota_Kudus.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468716/original/097953600_1767975768-Longsor_di_kawasan_wisata_religi_Sunan_Muria.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468706/original/088317200_1767974203-Kakek_Masir_bebas_dari_penjara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468686/original/022747100_1767969692-Tangkapan_layar_video_detik-detik_warga_diduga_melempari_mobil_Damkar_di_Lampung_Barat.__Istimewa_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468679/original/070878100_1767969193-Lahan_pertanian_di_Sukabumi_rusak_diterjang_banjir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468677/original/076193300_1767968768-Evakuasi_dua_balita_di_Bogor_tertimbun_longsor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415862/original/023192800_1763433821-IMG_4399-01.jpeg)
![Serum dirancang dengan molekul kecil yang perlu meresap ke dalam kulit. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/ma7p6areJ20DJC1JghfGWEXe9HM=/80x80/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5406592/original/037412900_1762585801-WhatsApp_Image_2025-11-08_at_14.03.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3513010/original/086010400_1626428993-shutterstock_1167771535.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3226406/original/096033700_1599038144-photo-1522844990619-4951c40f7eda__3_.jpg)