Sukses

Food

Cara Membuat Bika Ambon yang Bersarang dan Anti Bantat

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Bika Ambon adalah kue khas Indonesia yang terkenal dengan teksturnya yang bersarang di bagian dalam. Kue ini berasal dari Medan, Sumatra Utara, dan memiliki cita rasa manis serta legit. Aroma santan dan daun jeruk membuat Bika Ambon semakin menggugah selera.

Banyak orang mengira membuat Bika Ambon itu sulit. Padahal kue tradisional ini bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang mudah. Kuncinya adalah mengikuti setiap langkah-langkahnya dengan sabar.

Agar Bika Ambon tidak bantat dan memiliki sarang yang cantik, proses fermentasi adonan harus dilakukan dengan baik. Teknik memanggang juga sangat menentukan hasil akhirnya.

Bahan-bahan

Bahan-bahan yang digunakan terbagi menjadi dua bagian, yaitu bahan biang untuk proses fermentasi dan bahan utama untuk adonan kue.

Bahan biang:

  • 100 ml air hangat
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdt ragi instan

Bahan utama:

  • 200 gram tepung tapioka
  • 3 butir telur
  • 200 gram gula pasir
  • 200 ml santan kental
  • 3 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 1 batang serai, memarkan
  • ½ sdt kunyit bubuk (opsional, untuk warna)
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt vanili cair

Cara Membuat

1. Membuat biang ragi

Campurkan air hangat, gula pasir, dan ragi instan. Aduk rata lalu diamkan sekitar 10–15 menit hingga berbuih. Jika tidak berbuih, berarti ragi tidak aktif dan sebaiknya diganti.

2. Rebus santan

Masukkan santan, daun jeruk, serai, dan garam ke dalam panci. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga hangat dan harum, jangan sampai mendidih. Setelah itu, dinginkan dan saring santannya.

3. Kocok telur dan gula

Dalam wadah besar, kocok telur dan gula pasir hingga gula larut dan adonan sedikit mengental. Tidak perlu sampai mengembang, cukup tercampur rata.

4. Campurkan bahan

Masukkan tepung tapioka ke dalam adonan telur secara bertahap sambil diaduk. Tuang santan yang sudah dingin sedikit demi sedikit hingga adonan halus dan tidak bergerindil.

5. Tambahkan biang ragi

Masukkan biang ragi ke dalam adonan, aduk rata. Tambahkan vanili dan kunyit bubuk jika digunakan. Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur sempurna.

6. Fermentasi adonan

Tutup adonan dengan kain bersih atau plastik wrap. Diamkan selama 2–3 jam di suhu ruang hingga adonan berbuih dan mengeluarkan aroma khas. Proses ini penting agar Bika Ambon bisa bersarang.

7. Panaskan loyang

Panaskan loyang Bika Ambon dengan api kecil hingga benar-benar panas. Olesi tipis dengan minyak atau margarin agar tidak lengket.

8. Panggang adonan

Tuang adonan ke dalam loyang panas, lalu panggang dengan api kecil. Jangan ditutup selama proses pemanggangan agar sarang terbentuk sempurna. Panggang hingga bagian atas matang dan bagian bawah berwarna kecokelatan.

9. Angkat dan dinginkan

Setelah matang, angkat Bika Ambon dan biarkan dingin terlebih dahulu sebelum dipotong agar teksturnya tetap cantik.

Agar Bika Ambon dapat mengembang sempurna dan membentuk sarang, pastikan ragi yang digunakan sudah berbuih sebelum dicampurkan ke dalam adonan. Santan sebaiknya berada dalam kondisi dingin saat dicampur, agar adonan fermentasi berjalan dengan baik.

Membuat Bika Ambon yang bersarang dan anti bantat memang membutuhkan kesabaran, terutama saat proses fermentasi dan pemanggangan. Namun dengan mengikuti langkah yang tepat, hasilnya bisa seenak buatan toko. Selamat mencoba dan semoga berhasil membuat Bika Ambon yang lembut di rumah.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading