Fimela.com, Jakarta - Ada begitu banyak cara menikmati keju. Mulai dari dijadikan isian roti, campuran pasta, hingga digoreng sebagai camilan. Salah satu hidangan yang menarik untuk dicoba adalah Saganaki. Saganaki merupakan sajian keju goreng khas Yunani yang dikenal dengan bagian luar berwarna keemasan dan tekstur bagian dalam yang tetap lembut ketika disajikan hangat.
Saganaki biasanya dibuat menggunakan keju bertekstur cukup padat agar tidak langsung meleleh ketika terkena panas. Beberapa jenis keju yang sering digunakan adalah kefalotyri, graviera, kefalograviera, dan halloumi. Keju tersebut dipotong cukup tebal, dibaluri sedikit tepung, kemudian digoreng hingga permukaannya kecokelatan.
Hidangan ini juga memiliki ciri khas berupa perasan lemon yang ditambahkan sesaat sebelum disajikan. Rasa gurih dan sedikit asin dari keju berpadu dengan sensasi segar lemon sehingga tidak terasa terlalu berat. Lantas bagaimana resep Saganaki, keju goreng dengan kulit keemasan yang renyah di luar dan lembut di dalam? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (3/11/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Advertisement
Mengenal Saganaki, Hidangan Keju Goreng Khas Yunani
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388904/original/059671400_1793688312-pexels-omar-ramadan-1739260-6142468.jpg)
Saganaki merupakan salah satu hidangan pembuka atau meze yang dikenal dalam kuliner Yunani. Namanya berasal dari sagani, yaitu wajan kecil dengan dua pegangan yang secara tradisional digunakan untuk memasak sekaligus menyajikan makanan tersebut.
Seperti dijelaskan oleh koki dan penulis kuliner Yunani, Diane Kochilas, Saganaki menjadi salah satu hidangan yang populer dalam tradisi meze di Yunani. Keju digoreng menggunakan mentega atau minyak zaitun, kemudian disajikan panas bersama potongan lemon.
Meski dikenal sebagai keju goreng, Saganaki tidak selalu menggunakan jenis keju yang sama. Kefalotyri, graviera, dan kasseri merupakan beberapa pilihan yang kerap digunakan. Halloumi juga bisa menjadi alternatif karena teksturnya cukup kokoh ketika dipanaskan.
Dalam beberapa penyajian restoran, Saganaki bahkan dibuat dengan teknik flambé atau membakar sedikit minuman beralkohol di atas wajan. Namun, cara tersebut bukan keharusan. Saganaki sederhana yang digoreng hingga keemasan dan diberi perasan lemon sudah cukup untuk menghadirkan cita rasa khasnya.
Resep Saganaki Keju Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388905/original/071546100_1793688312-pexels-mavi-yildiz-restoran-cumalikizik-bursa-2161087548-37206684.jpg)
Resep berikut menggunakan teknik sederhana berupa pelapisan tepung dan penggorengan dangkal. Jenis keju yang paling mendekati versi klasik adalah kefalotyri atau graviera. Jika sulit ditemukan, halloumi bisa digunakan sebagai alternatif.
Bahan-bahan:
- 200 gram keju kefalotyri, graviera, atau halloumi
- 3 sendok makan tepung terigu
- Air dingin secukupnya
- 2–3 sendok makan minyak zaitun
- 1 buah lemon, potong menjadi beberapa bagian
- Sejumput oregano kering
- Lada hitam secukupnya
Advertisement
Cara Membuat Saganaki
1. Potong keju sesuai ukuran
Potong keju menjadi beberapa bagian dengan ketebalan sekitar 1–1,5 sentimeter. Usahakan ukurannya tidak terlalu tipis agar keju tidak mudah hancur ketika dibalik saat digoreng.
Jika menggunakan halloumi, potong menjadi lembaran atau bentuk persegi panjang. Sementara itu, keju kefalotyri dan graviera dapat dipotong menjadi irisan tebal sesuai selera.
2. Basahi permukaan keju
Siapkan mangkuk berisi air dingin, kemudian celupkan setiap potongan keju sebentar. Angkat dan biarkan air berlebih menetes.
Tahap ini membantu tepung menempel lebih merata pada permukaan keju. Teknik membasahi keju sebelum melapisinya dengan tepung juga digunakan dalam resep Saganaki yang dipublikasikan oleh Sympossio, sebuah program promosi kuliner Yunani.
3. Baluri keju dengan tepung
Letakkan tepung terigu di atas piring datar. Gulingkan potongan keju hingga seluruh permukaannya tertutup tipis, kemudian tepuk perlahan untuk membuang kelebihan tepung.
Jangan menggunakan lapisan tepung terlalu tebal karena tujuan utamanya adalah membentuk kulit tipis yang kecokelatan ketika digoreng. Lapisan yang terlalu banyak justru bisa membuat permukaan keju terasa berat.
4. Panaskan minyak zaitun
Tuangkan minyak zaitun ke dalam wajan antilengket atau wajan berdasar tebal. Panaskan menggunakan api sedang hingga minyak cukup panas untuk menggoreng keju.
Hindari menggunakan api terlalu besar. Permukaan keju bisa cepat berubah kecokelatan, sementara bagian dalamnya belum cukup hangat. Wajan dengan panas yang stabil akan membantu menghasilkan warna keemasan secara merata.
5. Goreng keju hingga berwarna keemasan
Masukkan potongan keju ke dalam wajan secara perlahan. Beri jarak di antara setiap potongan agar tidak saling menempel.
Goreng sekitar 1–2 menit pada setiap sisi, atau sampai permukaannya berubah menjadi cokelat keemasan. Durasi bisa sedikit berbeda bergantung pada ketebalan dan jenis keju yang digunakan.
Teknik menggoreng keju selama sekitar dua menit pada setiap sisi juga digunakan dalam resep Saganaki dari LCBO dan Sympossio.
6. Angkat dan tiriskan
Setelah kedua sisinya matang, angkat keju menggunakan spatula. Letakkan di atas piring yang sudah dialasi tisu dapur untuk menyerap minyak berlebih.
Jangan terlalu lama membiarkan keju di dalam wajan setelah warnanya berubah keemasan. Panas yang terus bekerja dapat membuat teksturnya semakin keras, terutama jika menggunakan keju yang memang memiliki karakter kenyal seperti halloumi.
7. Tambahkan lemon dan oregano
Pindahkan Saganaki ke piring saji. Peras sedikit lemon di atasnya, lalu taburkan oregano kering dan lada hitam sesuai selera.
Sajikan segera ketika masih hangat. Perpaduan rasa gurih keju, aroma minyak zaitun, dan kesegaran lemon menjadi bagian yang membuat hidangan ini terasa istimewa.
Tips Membuat Saganaki agar Renyah dan Tidak Mudah Hancur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388906/original/082405800_1793688312-pexels-jdgromov-7780029.jpg)
Meskipun bahan yang digunakan cukup sederhana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat Saganaki. Salah satunya adalah pemilihan keju. Tidak semua jenis keju cocok digoreng langsung karena sebagian mudah meleleh dan kehilangan bentuk ketika terkena panas.
Jenis keju yang dapat digunakan untuk Saganaki antara lain kefalotyri, kasseri, kefalograviera, graviera, dan halloumi. Karakter setiap keju memang berbeda, sehingga hasil akhirnya juga tidak selalu sama. Halloumi, misalnya, cenderung lebih kenyal dibandingkan beberapa keju Yunani lainnya. Selain memilih keju yang tepat, perhatikan beberapa tips berikut:
- Jangan memotong keju terlalu tipis. Irisan yang cukup tebal membantu keju mempertahankan bentuk selama proses penggorengan.
- Gunakan lapisan tepung secukupnya. Tepung yang terlalu tebal dapat membuat bagian luar terasa seperti adonan gorengan biasa.
- Pastikan minyak sudah panas. Minyak yang belum cukup panas bisa membuat keju terlalu lama berada di wajan dan menyerap lebih banyak minyak.
- Gunakan api sedang. Panas yang terlalu tinggi berisiko membuat bagian luar cepat gosong.
- Jangan terlalu sering membalik keju. Cukup balik ketika satu sisi sudah membentuk lapisan keemasan.
- Sajikan selagi hangat. Keju goreng akan mengalami perubahan tekstur ketika mulai dingin dan bisa terasa lebih padat.
Advertisement
Variasi Saganaki yang Bisa Dicoba di Rumah
Saganaki juga bisa dikreasikan dengan beberapa bahan tambahan tanpa menghilangkan karakter utama keju gorengnya. Jika ingin menghadirkan rasa yang sedikit berbeda, beberapa variasi berikut bisa dicoba.
1. Saganaki dengan madu dan thyme
Madu memberikan rasa manis yang berpadu dengan gurihnya keju. Tambahkan sedikit thyme cincang untuk menghasilkan aroma herbal yang khas.
Kombinasi ini juga dapat ditemukan dalam resep Halloumi Saganaki dari Bon Appétit karya Yasmin Khan. Dalam resep tersebut, halloumi digoreng hingga kecokelatan, kemudian disajikan bersama madu hangat dan thyme.
2. Saganaki dengan oregano dan lada hitam
Jika menyukai rasa gurih yang sederhana, oregano dan lada hitam bisa menjadi pelengkap. Taburkan setelah keju selesai digoreng agar aromanya tetap terasa.
Tambahan ini cocok untuk sajian yang dinikmati bersama roti panggang atau salad sayuran segar.
3. Saganaki dengan wijen
Wijen dapat memberikan aroma kacang yang ringan dan tekstur tambahan ketika dipadukan dengan keju goreng. Taburkan wijen sangrai di atas Saganaki sesaat sebelum disajikan.
Agar rasanya tidak terlalu ramai, gunakan sedikit saja dan tetap tambahkan perasan lemon.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Resep Saganaki
1. Apa itu Saganaki?
Saganaki adalah hidangan khas Yunani yang umumnya berupa keju yang digoreng atau dipanaskan dalam wajan kecil. Hidangan ini biasanya disajikan hangat dengan perasan lemon.
2. Keju apa yang digunakan untuk membuat Saganaki?
Jenis keju yang umum digunakan adalah kefalotyri, graviera, kefalograviera, dan kasseri. Halloumi juga bisa menjadi alternatif karena memiliki tekstur yang cukup kokoh ketika digoreng.
3. Apakah Saganaki bisa dibuat menggunakan keju mozzarella?
Mozzarella kurang ideal untuk versi Saganaki klasik karena mudah meleleh ketika terkena panas. Sebaiknya pilih keju yang lebih padat dan cocok untuk digoreng.
4. Mengapa keju Saganaki perlu dibaluri tepung?
Tepung membantu membentuk lapisan tipis pada permukaan keju sehingga menghasilkan kulit kecokelatan ketika digoreng. Lapisan tersebut juga membantu menjaga permukaan keju agar tidak langsung menempel pada wajan.
5. Apakah Saganaki harus menggunakan minyak zaitun?
Minyak zaitun sering digunakan dalam resep tradisional. Namun, minyak goreng lain yang cocok untuk menumis atau menggoreng juga dapat digunakan sebagai alternatif.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388847/original/022737300_1793685603-Gemini_Generated_Image_iw29n0iw29n0iw29.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388757/original/036733900_1793678103-04902401-6f68-41fc-b747-5fded6750cae.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373072/original/040311400_1791949572-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366893/original/004824100_1791279833-02fe3dd1-136b-4354-b7b1-b650bbf31eab.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353892/original/031766400_1789982737-ayam_keju_krispi_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352929/original/063987300_1789881910-baked_potato_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562886/original/096890400_1776842271-little-boy-playing-with-toys.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262102/original/085770500_1781770997-pexels-sarah-chai-7262469.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388138/original/037499400_1793602310-young-woman-standing-park-green-bush-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388099/original/030101600_1793599833-IMG_3099.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384908/original/092174700_1793192022-finale.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673798/original/057009200_1782714868-IMG_1232.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501289/original/065172500_1770892932-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388642/original/045829000_1793661908-IMG-20261102-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388640/original/026971600_1793661114-155329.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388639/original/071600000_1793659791-Kepala_BNPB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388636/original/014984700_1793657981-155333.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3604116/original/097565200_1634357608-243514748_277484497387686_8576906022593424939_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387984/original/045685400_1793593582-IMG_20261102_101638_346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389307/original/051889600_1793704346-Screenshot_2026-11-03_180948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389244/original/059072700_1793700807-pexels-yankrukov-5216557.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389270/original/059213500_1793702627-WhatsApp_Image_2026-11-03_at_17.42.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389272/original/013402600_1793702772-WhatsApp_Image_2026-11-03_at_17.40.48.jpeg)