Sukses

Health

Mengetahui Ciri-Ciri Anak yang Mengalami Masalah Stunting

Fimela.com, Jakarta Stunting merupakan kondisi di mana anak memiliki tubuh yang lebih pendek dari usianya karena kurang gizi. Meski begitu, anak yang berperawakan pendek tidak selalu mengalami stunting. Selain stunting, tubuh anak yang pendek bisa disebabkan karena gen atau masalah kesehatan lain. 

Melansir dari laman health.com, anak balita yang mengalami stunting bisa dikatakan stunting setelah diukur panjang atau tinggi badannya dan disesuaikan dengan standar tinggi badan WHO. Balita yang memiliki tinggi badan di bawah standar yang ditetapkan WHO bisa dikatakan mengalami stunting. Apalagi jika ditambah dengan tumbuh kembang lainnya yang kurang maksimal. 

Selain tubuhnya yang lebih pendek, anak stunting bisa dilihat dari beberapa ciri-ciri. Berikut ciri-ciri anak stunting.

Ciri-Ciri Anak Mengalami Stunting

  1. Pertumbuhan anak melambat. 
  2. Perkembangan tubuh anak terlambat. Pada anak perempuan bisa dilihat dari waktu menstruasi pertama. Anak yang mengalami stunting akan mengalami menstruasi lebih lambat dari seharusnya. 
  3. Wajah anak terlihat lebih muda dari usia yang seharusnya. 
  4. Pertumbuhan gigi anak terlambat. 
  5. Pada anak usia 8 - 10 tahun, ia menjadi anak yang lebih pendiam. Ia juga tidak mau melakukan kontak mata dengan orang-orang di sekitarnya. 
  6. Anak yang stunting juga memiliki fokus serta kemampuan belajar yang kurang. 
  7. Berat badan anak tidak naik bahkan cenderung menurun dari bulan ke bulan.
  8. Daya tahan tubuh selama stunting memungkinkan anak mudah terserang berbagai penyakit. Ia juga rentan sakit. 

Itulah beberapa ciri umum yang bisa dilihat dari stunting atau tidaknya seorang anak. Untuk mencegah risiko stunting, penting bagi Mom memberikan asupan gizi dan nutrisi cukup sejak 

hamil. Penting juga bagi orangtua untuk memberikan tempat tinggal yang bersih dan sehat. Semoga informasi ini bermanfaat. 

#WomenForWomen

What's On Fimela
Loading