Sukses

Health

Penyebab Psioriasis di Kulit Kepala yang Sering Disangka Ketombe

Fimela.com, Jakarta Kulit kepala gatal adalah hal yang cukup dialami oleh kebanyakan orang. Kulit kepala yang gatal biasanya disebabkan oleh berbagai hal. Contohnya seperti ketombe, kutu atau bisa juga karena psioriasis.

Istilah psioriasis mungkin belum familiar untukmu. Psioriasis sendiri adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit bersisik, menebal, mudah terkelupas, dan kadang juga terasa gatal. Psoriasis biasanya muncul di kulit bagian lutut, siku, punggung bagian bawah, dan kulit kepala.

Pada keadaan normal, proses pergantian sel-sel kulit membutuhkan waktu sekitar 1 bulan. Namun, pada penderita psoriasis, proses tersebut bisa terjadi hanya dalam beberapa hari. Akibatnya, pergantian sel-sel kulit yang terlalu cepat menyebabkan penebalan pada kulit.

Psioriasis pada kulit kepala sering dianggap sama dengan ketombe. Padahal keduanya adalah hal yang berbeda. Penyebab keduanya pun berbeda. Simak penyebab psioriasis kulit kepala serta perbedaannya dengan ketombe berikut ini.

Penyebab Psioriasis Kulit Kepala

Penyebab psoriasis kulit kepala belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat gangguan sistem kekebalan tubuh. Psoriasis kulit kepala juga diduga dipicu oleh beberapa faktor lain, seperti:

  • Infeksi, baik yang disebabkan oleh bakteri maupun virus
  • Perubahan hormonal, seperti yang terjadi saat pubertas, setelah melahirkan, dan menopause
  • Penggunaan sampo atau produk perawatan rambut yang mengandung bahan kimia keras
  • Luka pada kulit kepala
  • Stres
  • Obesitas
  • Paparan sinar matahari
  • Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat darah tinggi, obat pereda nyeri OAINS, obat jantung, dan obat depresi
  • Konsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti susu, telur, buah sitrus, makanan mengandung gluten, paprika, kentang, dan tomat

Perbedaan Psioriasis Kulit Kepala dengan Ketombe

1. Penyebab

Ketombe adalah kondisi kulit kepala yang umum terjadi dengan perbandingan satu dari dua orang dapat mengalaminya di seluruh dunia. Beberapa orang percaya bahwa ketombe dapat terjadi karena tidak menjaga kebersihan, padahal hal tersebut tidak benar. Sejauh ini, para ilmuwan belum mengetahui penyebab dasar gangguan tersebut.

Pada psoriasis, hal ini disebabkan oleh gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang memerintahkan sel-sel kulit untuk tumbuh dengan cepat. Kesalahan ini dapat menyebabkan sel-sel kulit di kepala membentuk plak tebal. Peradangan dapat terjadi sebagai perkembangan gejala terhadap respons tubuh dari pemicunya.

2. Gejala

Ketombe adalah kondisi kulit kepala yang dapat menyebabkan keluarnya potongan kecil kulit kering terkelupas dari kulit kepala. Kondisi ini tidak menular ataupun berbahaya jika terjadi. Gangguan ini juga dapat terjadi karena penyakit lain yang mendasarinya, seperti dermatitis seboroik, eksim, dan infeksi jamur. Kamu dapat mengatasi gangguan ini dengan sampo atau salep kepala.

Sementara itu, psoriasis pada kulit kepala dapat menyebabkan rasa gatal yang parah dan kulit dapat menjadi sangat kering hingga pecah dan berdarah. Gangguan yang terjadi pada kulit kepala tersebut dapat menyebar dari kulit kepala hingga ke wajah. Jika kamu mengalami perdarahan pada kulit kepala, segera dapatkan perawatan medis karena kemungkinan besar disebabkan oleh psoriasis.

Pengobatan Psioriasis Kulit Kepala

Untuk mengobati psioriasis kulit kepala, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Nantinya dokter akan memberikan penanganan untuk mencegah psioriasis tersebut kambuh kembali. Dokter akan memberikan berbagai macam penanganan sesuai dengan tingkat keparahannya seperti fototerapi, obat-obatan meliputi obat minum, salep atau obat suntik.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading