Sukses

Health

Mengenal Manfaat dan Nutrisi Buah Delima yang Rendah Kalori serta Tinggi Serat

Fimela.com, Jakarta Siapa yang sudah familiar dengan buah delima? Buah yang rendah kalori dan lemak tetapi tinggi serat, vitamin, dan mineral. Banyak yang menggunakkan buah delima sebagai campuran yoghurt dan dimasukkan ke daftar diet.

Ternyata buah delima memiliki banyak manfaat, antara lain seperti kandungan antioksidan yang tinggi, menambah kesehatan jantung, melancarkan saluran pencernaan, dan menambah daya tahan tubuh. Berbentuk bulat dan berwarna merah juga memiliki daging buah yang berwarna putih serta dikemas dengan biji renyah dan berair. Hal ini menjadi ciri khas buah delima yang cantik disebut arils.

Banyak hal yang ada dalam buah delima. Kandungan nutrisinya baik untuk kesehatan. Yuk, simak benefit dan nutrisi yang terkandung dalam buah delima yang cantik ini.

Nutrisi yang Tinggi

Buah delima rendah kalori dan lemak tetapi kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Dilansir dari healthline.com di bawah ini adalah nutrisi untuk arils dalam satu buah delima rata-rata mengandung:

  • Kalori: 234
  • Protein: 4,7 gram (g)
  • Lemak: 3,3 gram
  • Karbohidrat: 52 gram
  • Serat: 11,3 gram
  • Vitamin C: 32% dari Nilai Harian (DV)
  • Folat: 27% dari DV
  • Magnesium: 8% dari DV
  • Fosfor: 8% dari DV
  • Kalium: 13% dari DV

Kaya akan Antioksidan

Buah delima memiliki antioksidan dan senyawa polifenol, termasuk punicalagins, anthocyanin, dan tanin yang dapat terhidrolisis yang tinggi. Sehingga membantu melindungi sel-sel tubuh kamu dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan dan senyawa yang ada pada buah delima bagus untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan dan mencegah penyakit.

Mencegah Peradangan Kronis

Peradangan kronis yang dimaksud adalah penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Buah delima membantu mencegah peradangan karena terdapat senyawa yang disebut punicalagins dan terbukti memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Buah delima juga memiliki sifat antikanker. Dilansir dari healthline.com juga menemukan bahwa buah delima membantu memperlambat pertumbuhan tumor pada tahap awal kanker hati. Ekstrak buah delima juga bermanfaat untuk kanker prostat.

Menambah Kesehatan Jantung

Buah delima kaya akan senyawa polifenol dan dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Buah ini mengurangi frekuensi dan keparahan nyeri dada, serta menunjukkan efek perlindungan pada kesehatan jantung.

Melancarkan Saluran Pencernaan

Ekstrak buah delima dapat membantu mengurangi pembentukan batu ginjal. Buah delima dapat menghambat mekanisme pembentukan batu pada batu ginjal.

Menambah Kemampuan Kognitif

Kognitif mengacu pada proses yang berkaitan dengan pembelajaran, mengingat, dan memahami informasi.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Senyawa polifenol dalam buah delima dapat membuat kamu lebih kuat dalam berolahraga dan menjalani kegiatan kamu seharian. Buah ini juga meningkatkan kinerja tubuh kamu dan membantu pemulihan otot.

Menghindari Peradangan Otak

Antioksidan pada buah delima seperti ellagitannins,  membantu mengurangi peradangan pada tubuh. Melindungi otak dari penyakit alzheimer dan parkinson serta mengurangi kerusakan oksidatif dan meningkatkan kelangsungan hidup sel pada otak.

Sahabat Fimela, demikian benefit dan nutrisi yang ada pada buah delima. Semoga informasi ini bermanfaat ya. Stay Healthy!

Penulis : Yosefin Natalie

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading