Sukses

Health

Rekomendasi Workout Tanpa Alat yang Ampuh Bakar Kalori

Fimela.com, Jakarta Tidak perlu alat mahal atau waktu berjam-jam untuk membakar kalori secara efektif. Kuncinya adalah memilih latihan berintensitas tinggi yang mampu meningkatkan detak jantung dengan cepat. Metode seperti high-intensity interval training (HIIT) menjadi favorit karena memadukan gerakan singkat namun bertenaga dengan jeda istirahat singkat, sehingga dalam waktu 30 menit atau kurang, tubuh tetap bisa membakar banyak kalori. 

1. Berenang 

Melansir laman healthline.com berenang adalah olahraga low impact yang membakar energi sekaligus meningkatkan kekuatan otot, sirkulasi darah, serta kapasitas paru-paru dan jantung. Dalam 30 menit, renang santai dapat membakar kalori setara dengan jogging selama waktu yang sama, namun dengan tekanan lebih rendah pada tubuh. Aktivitas ini cocok bagi mereka yang memiliki nyeri sendi atau mobilitas terbatas, dan dapat dimaksimalkan pembakaran kalorinya dengan melakukan putaran renang atau water aerobics.

2. Berlari

Lari merupakan salah satu olahraga paling efektif untuk membakar kalori, meningkatkan fleksibilitas, dan membangun daya tahan tubuh. Tanpa memerlukan peralatan khusus, aktivitas ini praktis dilakukan di mana saja, dan semakin cepat ritmenya, semakin banyak pula kalori yang terbakar setiap menitnya.

3. Aerobic dance

Latihan pembakar kalori tak melulu soal lari,  jika kamu suka menari coba lakukan aerobic dance berenergi tinggi di rumah untuk membakar kalori. Aerobic dance adalah bentuk kardio yang terasa seperti relaksasi, jadi menyenangkan sekaligus efektif meningkatkan detak jantung, dan kamu bisa mencoba kelas seperti Zumba atau Bokwa untuk hasil yang maksimal.

4. Jumping jacks

Jumping jacks adalah gerakan kardio dasar yang efektif menaikkan detak jantung sekaligus melatih seluruh tubuh, dan karena membutuhkan sedikit ruang, mudah dilakukan di rumah. Caranya, kamu bisa berdiri dengan kaki rapat dan lengan di samping, lompat membuka kaki selebar bahu sambil mengangkat lengan ke atas kepala, lalu kembali ke posisi awal dan ulangi sesuai kebutuhan tergantung intensitasnya.

5. Berjalan santai

Jalan kaki adalah cara paling mudah untuk membakar kalori di rumah dan sangat cocok bagi yang sedang pemulihan cedera. Kamu bisa melakukannya dengan mengelilingi rumah atau di halaman belakang dan jika sambil melakukan pekerjaan rumah, pembakaran kalori per menitnya akan meningkat.

Pentingnya keseimbangan antara pemanasan dan pendinginan

Jika kamu ingin fokus pada latihan pembakar kalori, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan. Pertama, cardio bukan satu-satunya jalan, latihan beban atau strength training sama pentingnya. Dalam sekali sesi, cardio biasanya membakar lebih banyak kalori, tetapi latihan beban meningkatkan massa otot yang pada akhirnya membakar lebih banyak kalori saat tubuh istirahat.

Kedua, jangan abaikan pemanasan dan pendinginan. Pemanasan meningkatkan suhu tubuh dan aliran darah sehingga mempersiapkan otot dan mengurangi risiko cedera, sementara pendinginan membantu menurunkan detak jantung secara bertahap sehingga mencegah pusing atau pingsan. Jika memiliki cedera, keterbatasan gerak, atau kondisi kesehatan tertentu, pilih variasi gerakan yang dimodifikasi agar aman.

Menggabungkan cardio dan latihan beban, melakukan pemanasan serta pendinginan yang tepat, dan meminta panduan profesional akan membuat program pembakaran kalorimu lebih aman dan efektif dalam jangka panjang, sekaligus membantu mengurangi risiko cedera dan meningkatkan hasil yang didapat.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading