Sukses

Health

Gejala TBC yang Sering Diabaikan dan Dampaknya bagi Tubuh

Fimela.com, Jakarta - Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyakit menular yang mengancam kesehatan masyarakat. Meski sering dikaitkan dengan batuk berkepanjangan, ada banyak gejala yang kerap dianggap sepele. Akibatnya penderita sering terlambat menyadari kondisi tubuhnya hingga penyakit berkembang lebih parah.

Gejala seperti demam ringan, keringat malam, dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas sering diabaikan. Tanda-tanda tersebut bisa menjadi bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Jika tidak segera ditangani, TBC dapat merusak organ dalam.

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kebanyakan orang hanya mengaitkan TBC dengan batuk kronis, padahal ada banyak gejala lain yang lebih samar. Mirip dengan penyakit ringan, tanda-tanda ini sering dianggap sepele sehingga penderita datang ke dokter dalam kondisi sudah parah.

Gejala TBC yang Sering Diabaikan

Gejala TBC sering kali tidak disadari karena mirip dengan penyakit ringan sehari-hari. Demam ringan yang berlangsung lama kerap dianggap flu biasa, sementara keringat malam berlebihan sering diabaikan. Penurunan berat badan tanpa sebab sering dianggap hal wajar, padahal bisa menjadi tanda tubuh sedang melawan infeksi.

Penderita TBC biasanya mudah lelah dan merasa lemah karena energi terkuras oleh bakteri. Nyeri dada atau sesak napas muncul akibat kerusakan jaringan paru yang semakin parah. Nafsu makan menurun pun sering disalahartikan sebagai masalah pencernaan, padahal merupakan gejala serius.

Dampak TBC bagi Tubuh

Jika gejala TBC diabaikan, penyakit ini bisa menimbulkan kerusakan paru-paru yang permanen. Jaringan paru yang rusak membuat kapasitas pernapasan menurun sehingga penderita mudah sesak. Lebih parah lagi, TBC dapat menyebar ke organ lain seperti tulang, otak, ginjal, atau kelenjar getah bening.

Daya tahan tubuh penderita akan melemah sehingga lebih rentan terkena infeksi lain. Risiko penularan juga meningkat karena penderita yang tidak diobati bisa menularkan ke orang sekitar. Energi menurun karena tubuh terasa lelah, berat badan turun, dan aktivitas sehari-hari terganggu.

Mengenali gejala sejak awal dan segera memeriksakan diri ke dokter akan membantu mencegah dampak yang lebih berat. Dengan pengobatan yang tepat dan pola hidup sehat, penderita TBC tetap bisa pulih dan menjalani hidup dengan lebih baik.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading