Sukses

Health

7 Cara Efektif Cegah Penyakit Saat Musim Hujan, Jaga Imun Tetap Kuat

ringkasan

  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan secara rutin adalah fondasi utama untuk mencegah penyebaran patogen di musim hujan.
  • Konsumsi makanan dan air bersih serta pengendalian vektor nyamuk sangat penting untuk menghindari penyakit menular seperti tifus dan demam berdarah.
  • Peningkatan kekebalan tubuh melalui nutrisi seimbang, istirahat cukup, dan vaksinasi menjadi benteng pertahanan internal agar tetap sehat di musim hujan.

Fimela.com, Jakarta - Musim hujan telah tiba, membawa serta suasana sejuk namun juga potensi peningkatan risiko kesehatan bagi Sahabat Fimela. Kondisi lingkungan yang lembap dan genangan air menjadi tempat ideal bagi perkembangbiakan berbagai patogen penyebab penyakit. Oleh karena itu, penting sekali untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah pencegahan.

Berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta dan Yogyakarta, telah mengalami curah hujan tinggi sejak Desember 2025. Perubahan cuaca ini seringkali membuat banyak orang mudah jatuh sakit karena suhu yang cenderung lebih dingin. Dokter Ngabila Salama, seorang praktisi kesehatan masyarakat, menekankan bahwa musim hujan bukanlah musuh jika daya tahan tubuh kita kuat.

Untuk menjaga tubuh tetap prima dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan, ada beberapa cara efektif yang bisa Sahabat Fimela lakukan. Pencegahan penyakit saat musim hujan melibatkan kombinasi kebersihan pribadi, keamanan pangan, pengendalian vektor, dan penguatan imunitas. Mari kita bahas lebih lanjut langkah-langkah penting ini.

Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan: Kunci Utama Mencegah Penyakit Musim Hujan

Kebersihan adalah benteng pertama dalam menghadapi potensi penyakit saat musim hujan. Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air adalah langkah sederhana namun sangat vital untuk mencegah infeksi. Ini harus dilakukan terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah beraktivitas di luar ruangan. Jika sabun dan air tidak tersedia, pembersih tangan berbasis alkohol bisa menjadi alternatif yang baik.

Selain kebersihan diri, menjaga kebersihan lingkungan juga tidak kalah penting. Sahabat Fimela perlu memastikan rumah dan sekitarnya bersih serta bebas dari kelembapan berlebih. Jamur dan bakteri cenderung berkembang biak di lingkungan yang lembap, sehingga dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Buanglah sampah secara teratur dan bersihkan tempat-tempat yang berpotensi menampung air. Sanitasi yang baik membantu mengurangi risiko leptospirosis dan infeksi lain yang ditularkan melalui air atau tanah yang terkontaminasi. Langkah ini sangat krusial untuk mencegah penyakit saat musim hujan.

Keamanan Makanan dan Air: Perisai dari Penyakit Pencernaan

Air dan makanan yang terkontaminasi adalah jalur utama penyebaran banyak penyakit di musim hujan. Selalu prioritaskan minum air yang sudah direbus, disaring, atau air kemasan untuk menghindari risiko kontaminasi. Hindari es atau minuman yang dibuat dengan air yang tidak diolah karena berpotensi membawa bakteri berbahaya.

Penyimpanan air yang tepat juga sangat penting. Pastikan wadah air yang digunakan bersih, tertutup rapat, dan ditempatkan di lokasi yang higienis agar tidak mudah terkontaminasi. Ini adalah langkah fundamental untuk mencegah penyakit saat musim hujan yang menyerang saluran pencernaan, seperti diare dan tifus.

Konsumsi makanan yang baru dimasak dan hindari makanan jalanan yang kebersihannya diragukan. Pastikan semua makanan dimasak secara menyeluruh dan hindari makanan mentah atau setengah matang. Jangan lupa untuk selalu mencuci buah dan sayuran dengan air bersih sebelum dikonsumsi.

Pengendalian Vektor Penyakit: Melindungi Diri dari Gigitan Nyamuk

Musim hujan seringkali identik dengan peningkatan populasi nyamuk, yang menjadi vektor penyakit berbahaya seperti demam berdarah dan malaria. Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, sangat penting untuk menghindari penumpukan air yang tergenang di sekitar rumah. Kosongkan dan bersihkan wadah penyimpanan air secara teratur, tutup tangki air, dan pastikan saluran air tidak tersumbat.

Lindungi diri dari gigitan nyamuk dengan mengoleskan losion anti nyamuk dan menggunakan kelambu saat tidur. Kenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang, terutama saat pagi dan sore hari, ketika nyamuk Aedes paling aktif. Memasang kasa nyamuk di jendela dan pintu juga efektif mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.

Selain nyamuk, hewan pengerat seperti tikus juga dapat menjadi pembawa penyakit, terutama leptospirosis. Jaga kebersihan lingkungan dan hindari penumpukan sampah untuk mengontrol populasi tikus di sekitar tempat tinggal Sahabat Fimela. Langkah-langkah ini sangat vital dalam upaya mencegah penyakit saat musim hujan.

Peningkatan Kekebalan Tubuh dan Perawatan Diri: Benteng Pertahanan Internal

Kekebalan tubuh yang kuat adalah kunci utama agar tidak mudah jatuh sakit di musim hujan. Konsumsi makanan bergizi yang kaya nutrisi, seperti buah-buahan dan sayuran, yang menyediakan vitamin dan mineral penting. Makanan kaya vitamin C seperti jeruk, lemon, dan paprika sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Tetap terhidrasi dengan minum banyak air sepanjang hari. Ini membantu membuang racun dari tubuh dan menjaga fungsi organ tetap optimal. Selain itu, pastikan Sahabat Fimela mendapatkan istirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur. Tidur yang cukup dan aktivitas fisik dapat secara signifikan meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan, olahraga ringan di dalam ruangan seperti yoga bisa sangat membantu.

Jaga tubuh tetap kering dan hangat. Selalu bawa payung atau jas hujan untuk menghindari basah kuyup saat hujan. Pakaian lembap dapat menurunkan suhu tubuh dan membuat Sahabat Fimela lebih rentan terhadap pilek dan batuk. Mandi air hangat segera setelah pulang ke rumah adalah cara terbaik untuk mengembalikan suhu tubuh dan meningkatkan kekebalan. Ini adalah strategi penting untuk mencegah penyakit saat musim hujan.

Kewaspadaan Lingkungan dan Vaksinasi: Perlindungan Tambahan

Saat musim hujan, genangan air dan banjir seringkali menjadi pemandangan umum. Hindari berjalan melalui area yang tergenang air jika memungkinkan. Jika tidak dapat dihindari, kenakan sepatu bot pelindung dan pastikan luka apa pun tertutup rapat dengan perban tahan air. Jangan berenang atau bermain di air yang kemungkinan terkontaminasi urine hewan, terutama setelah hujan lebat atau banjir, untuk mencegah leptospirosis.

Kenakan pakaian pelindung tahan air dan sepatu bot saat berada di dekat air atau tanah yang mungkin terkontaminasi urine hewan. Kewaspadaan ini sangat penting untuk mencegah penyakit saat musim hujan yang ditularkan melalui kontak langsung dengan lingkungan terkontaminasi.

Vaksinasi juga merupakan langkah perlindungan yang efektif. Vaksin tifus direkomendasikan bagi mereka yang tinggal atau mengunjungi daerah endemik tifus. Vaksin flu juga penting, terutama untuk anak-anak, wanita hamil, lansia, dan individu dengan penyakit berisiko. Di daerah berisiko tinggi, vaksinasi kolera dapat membantu mencegah wabah.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading