Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kamu mungkin sudah tahu bahwa apa yang kita makan memengaruhi kesehatan. Tapi tahukah kamu bahwa kapan kita makan juga sama pentingnya? Tubuh kita bekerja mengikuti jam biologis yang disebut circadian rhythm, jam internal 24 jam yang mengatur banyak proses vital, mulai dari produksi hormon hingga metabolisme energi dan kadar gula darah.
Ritme ini membuat tubuh lebih siap memproses makanan saat kondisi masih terang dan aktif, dan lambat bekerja menjelang malam. Ketika makan tidak selaras dengan ritme ini, misalnya makan berat larut malam atau sering melewatkan sarapan, risiko gangguan metabolik seperti meningkatnya berat badan, gula darah tak stabil, atau insulin resistance bisa muncul.
Circadian Rhythm VS Intermittent
Melansir dari sleepfoundation.org, secara umum, intermittent fasting (IF) adalah pola makan yang mengatur waktu puasa dan makan dalam periode tertentu, bisa beberapa jam dalam sehari atau bahkan beberapa hari dalam seminggu. Ada berbagai variasi di dalamnya, mulai dari metode 16:8 hingga puasa dua hari dalam seminggu. Intinya, pola ini berfokus pada jeda waktu tanpa makan sebagai strategi untuk membantu metabolisme dan pengelolaan berat badan.
Advertisement
Sementara itu, circadian rhythm fasting merupakan bagian dari time-restricted eating (TRE), yaitu salah satu bentuk intermittent fasting yang lebih spesifik. Pendekatan ini bertujuan menyelaraskan waktu makan dengan ritme alami tubuh atau jam biologis. Biasanya, seseorang hanya makan dalam rentang waktu tertentu di siang hari, misalnya pukul 08.00 hingga 18.00.
Metode ini tidak menekankan pembatasan jumlah kalori secara sengaja, melainkan hanya membatasi jam makannya saja. Selain itu, pola ini dilakukan konsisten setiap hari tanpa puasa penuh selama 24 jam.
Advertisement
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mencoba Circadian Rhythm Fasting
1. Jangan melewatkan sarapan
Meski tidak memengaruhi kemampuan menurunkan berat badan secara langsung, konsumsi sarapan secara teratur telah dikaitkan dengan kontrol nafsu makan dan stabilitas gula darah sepanjang hari.
2. Makan di antara waktu matahari terbit hingga terbenam
Banyak ahli menyarankan rentang sekitar pukul 08.00 hingga 18.00 untuk membantu tubuh selaras dengan jam biologisnya. Namun, jadwal ini tetap bisa disesuaikan dengan rutinitas harianmu.
3. Tetap ikuti pedoman gizi seimbang
Meski fokusnya pada jam makan, kualitas makanan tetap utama. Perbanyak sayur, buah, dan biji-bijian utuh, serta batasi gula tambahan dan garam agar metabolisme tetap optimal.
4. Perhatikan kualitas makanan
Meski waktu makan penting, nutrisi tetap utama: pilih makanan kaya serat, protein, dan antioksidan agar tubuh mendapat semua yang dibutuhkan saat paling siap memprosesnya.
5. Tetap aktif bergerak
Pola makan sehat sebaiknya diimbangi dengan olahraga rutin, baik kardio maupun latihan kekuatan, untuk mendukung kesehatan jantung dan metabolisme.
6. Prioritaskan kualitas tidur
Tidur yang cukup dan berkualitas adalah bagian penting dari keseimbangan ritme tubuh. Tanpa tidur optimal, manfaat pola makan ini tidak akan maksimal.
Risiko Circadian Rhythm Fasting
Karena pola ini tidak memiliki satu jadwal baku, tiap orang bisa menerapkannya dengan cara berbeda. Di sinilah potensi risikonya muncul. Jika waktu makan justru diatur terlalu larut, misalnya masih makan besar mendekati malam, hal ini bisa bertentangan dengan ritme sirkadian alami tubuh. Alih-alih selaras, tubuh justru mengalami “kebingungan” biologis.
Karena itu, sebelum mencoba pola ini, penting untuk memastikan jadwal makan benar-benar mengikuti sinyal alami tubuh, bukan sekadar membatasi jam secara asal. Kuncinya bukan hanya kapan kamu makan, tetapi apakah waktu tersebut benar-benar mendukung metabolisme dan energi yang lebih stabil sepanjang hari.
Mengapa Timing Makan Itu Penting Bagi Fisik dan Metabolisme
Sahabat Fimela, tubuh kita memiliki jam internal yang memengaruhi hormon seperti insulin, yang bertanggung jawab mengatur gula darah. Ritme biologis ini membuat sensitivitas insulin lebih tinggi di pagi dan siang, sehingga energi dari makanan lebih efisien diproses.
Sebaliknya, pada malam hari, sensitivitas ini menurun. Jika makan besar atau tinggi karbohidrat saat tubuh seharusnya “turun tenaga”, gula darah bisa tetap tinggi lebih lama. Ini membuat tubuh menyimpan energi sebagai lemak dan berdampak pada stabilitas energi harian.
Selain itu, ritme sirkadian juga bekerja erat dengan hormon lain seperti melatonin (yang membantu tidur) dan kortisol (yang membantu kesiagaan). Ketidaksesuaian antara waktu makan dan jam biologis dapat memengaruhi keseimbangan ini, sehingga tidur dan metabolisme ikut terganggu.
Studi menunjukkan bahwa makan saat tubuh paling aktif secara metabolik (pagi dan siang) berkaitan dengan fungsi insulin yang lebih baik dan nafsu makan yang lebih terkontrol. Ini membantu menjaga berat badan dan menghindari lonjakan energi yang membuat kamu cepat lelah.
Dengan menyelaraskan pola makan dengan ritme biologis, kamu memberi tubuh kesempatan untuk berfungsi dalam “zona optimal”-nya. Ini tidak hanya membantu pencernaan, tetapi juga memberi rasa kenyang yang lebih stabil dan energi yang bertahan lebih lama.
Advertisement
Prinsip Dasar Pola Makan Circadian Rhythm
Sahabat Fimela, menerapkan pola makan circadian rhythm sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Intinya adalah makan lebih awal dan memberi tubuh waktu istirahat dari proses pencernaan di malam hari. Berikut prinsip dasarnya:
1. Mulai makan lebih awal di pagi hari
Sarapan dalam satu hingga dua jam setelah bangun membantu “menyalakan” metabolisme. Tubuh yang sudah berpuasa semalaman membutuhkan energi untuk mendukung fungsi otak, hormon, dan aktivitas harian.
2. Jadikan siang sebagai waktu makan terbesar
Metabolisme berada dalam kondisi optimal pada pertengahan hari. Mengonsumsi porsi makan utama saat makan siang membantu tubuh memanfaatkan energi secara lebih efisien dibandingkan makan besar di malam hari.
3. Hindari makan terlalu larut
Usahakan makan malam selesai setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur. Makan mendekati waktu tidur dapat mengganggu regulasi gula darah dan kualitas istirahat.
4. Pertimbangkan jendela makan yang konsisten
Beberapa penelitian menyarankan pola time-restricted eating, misalnya makan dalam rentang 8–12 jam per hari. Contohnya, makan pertama pukul 7 pagi dan terakhir pukul 7 malam.
5. Jaga konsistensi waktu makan
Makan pada jam yang relatif sama setiap hari membantu tubuh mengenali pola dan mengatur hormon lapar seperti ghrelin serta hormon kenyang seperti leptin dengan lebih stabil.
Kunci utamanya bukan membatasi secara ekstrem, melainkan menciptakan ritme yang teratur dan selaras dengan jam biologis tubuh.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3926952/original/016058000_1770798165-KAYLA_BRIDGITTE_GABRIELLE_SULAIMAN_FOTO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519701/original/044257200_1772594186-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_10.12.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519702/original/093168900_1772594186-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_10.13.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519703/original/042604700_1772594187-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_10.14.28.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519704/original/093445600_1772594187-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_10.15.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1808529/original/044124600_1538876305-98881E15-4590-420B-B428-7F754A916498.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556563/original/087984400_1776254473-_ARM4075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498357/original/099698100_1770704555-1040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3111737/original/002255500_1587762870-ryan-moreno-IcAtXrAZx8E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4624482/original/098799900_1698292432-saraf_kejepit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5334066/original/016485500_1756705060-vitaly-gariev-FSEci3T67eU-unsplash.jpg)
![Untuk membuat liburan sekolah di pantai semakin memorable, penting untuk mempersiapkan segalanya dengan lebih matang agar pengalaman si kecil tetap aman dan menyenangkan. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/fPNBWBPKPBfVvQZolyqu4vDrVYM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573003/original/033789500_1777878258-2150944545.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5375627/original/002960200_1759974139-yeonhee-JUTvlYwaiD4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571228/original/085565200_1777611296-close-up-transplanting-process-plants.jpg)
![Dengan mengajak anak liburan ke perpustakaan umum dapat membentuk karakter, kecerdasan, hingga kedekatan emosional anak sejak dini. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/4dkI6KKNKvjWfLIaITxhdpwPf7Q=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570858/original/099579100_1777545629-2148464409.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7624499/original/062919200_1780411819-IMG_0587.jpeg)
![Anak tidak hanya diajak melihat binatang dari berbagai dunia, tetapi juga mendapat pengalaman edukatif yang bermanfaat. [Dok/Pexels.com/www.EPiC VIDEO.es].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/2rz61QYScK7-KkuDRHDJTOtkRG4=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565570/original/083029200_1777032967-pexels-www-epic-video-es-248510510-15171578.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517178/original/046372500_1772418641-Tak_Semua_Bisa_Masuk_Bak_Sampah__Kenali_Jenis_Kertas_yang_Bisa_Didaur_Ulang_hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3014377/original/095103500_1578362578-shutterstock_184643621.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2872637/original/033471900_1564974568-fan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7424991/original/066684100_1780202307-WhatsApp_Image_2026-05-30_at_19.45.55__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7422690/original/057157400_1780200088-Kebun_Bunga_Matahari_Magic_of_Nature.jpg)
![Toko ZARA Terbaru di Plaza Indonesia. [Anisha/Fimela]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/Bht62DH6UKX7CL4IyKguK7QHY6s=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7328779/original/037539800_1780113642-IMG_0184_3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2842382/original/082068100_1562049873-xan-griffin-RfFRYmvu6JE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2858663/original/070263900_1563592702-iStock-650343912.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518744/original/026566100_1772517603-jcomp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544714/original/025521800_1775115114-view-young-person-rock-climbing-practicing-bouldering-training.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710013/original/000820500_1704772410-Ilustrasi_kebersamaan_keluarga__keluarga_bermain_bersama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5327417/original/054956200_1756180723-giu-vicente-pYrS9SgBLk0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5118962/original/050692500_1738561339-omar-lopez-vTknj2OxDVg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544769/original/083560500_1775116683-view-kid-practicing-health-wellness-activity.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7881098/original/029250500_1780708861-1005447955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709284/original/062279400_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips aplikasi makeup look neutral untuk tampilan dewasa modern yang lebih fresh. [Dok/freepik.com/stockking]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/LRf46eGuEpxJJf61gKwOb1Ju6hI=/260x125/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519841/original/072920700_1772598496-105821.jpg)
![Tampil anggun dalam balutan kebaya kutubaru cokelat dan kain batik lawas, Ariel menghadirkan interpretasi modern tentang kecantikan perempuan Indonesia yang berakar kuat pada tradisi. [@didietmaulana].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/ICtsAjv0asghSOq-M7hsJ40P-s0=/0x106:1080x1186/80x80/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7841590/original/048147000_1780662990-SnapInsta.to_715405958_18592530175036600_4699477336777268621_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573108/original/099490800_1777881270-little-boy-outdoors-covering-his-ears.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7822005/original/037620300_1780640844-4._Starbucks_Run_2026_LAUNCHING_EVENT__4_.jpeg)