Sukses

Lifestyle

Suka Bangun Pagi Bisa Prediksi Risiko Kanker Payudara pada Tubuh

Fimela.com, Jakarta Orang bilang, bangun pagi akan membuatmu mendapat rezeki lebih banyak dan kebaikan hidup yang lebih besar dibandingkan mereka yang suka bangun siang atau ngaret. Itulah mengapa banyak orang selalu menekankan agar jangan bangun kesiangan.

Mungkin pernyataan ini ada benarnya, karena ternyata bangun pagi memberikan banyak manfaat kesehatan yang tak terduga, salah satunya adalah memprediksi risiko kanker payudara.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The BMJ menemukan bahwa menjadi morning person (orang yang selalu bangun pagi) akan membuatmu memiliki risiko lebih rendah mengalami kanker payudara daripada orang yang suka begadang atau tidur larut malam.

Suka Bangun Pagi Perkecil Risiko Kanker Payudara

Hal ini erat hubungannya dengan lamanya waktu tidur serta imunitas tubuh. Secara umum, tidur malam yang disarankan berkisar 7-8 jam per malam. Penelitian yang dipresentasikan dalam NCRI Cancer Conference pada November 2018 itu melihat adanya hubungan antara kerja shift malam dengan risiko kanker payudara dan berbagai faktor gaya hidup.

Peneliti menganalisis gen di dalam tubuh setiap perempuan dan menemukan bahwa perempuan yang tidur tidak terlalu malam dan bangun di pagi hari karena telah mendapat waktu istirahat yang cukup akan memiliki risiko kanker payudara lebih rendah. Sedangkan perempuan dengan kebiasaan begadang, kurang tidur dan bangun kesiangan memiliki gen yang lebih rentan terkena penyakit dan rentan mengembangkan kanker payudara.

Jadi, jika tak ingin punya risiko besar terkena kanker payudara, selalu bangun pagi ya Sahabat Fimela.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Bukan Karena Penyakit Kulit, Ini 6 Penyebab Payudara Gatal!
Artikel Selanjutnya
Wujud Dukungan Nyata dan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Kanker Payudara