Sukses

Lifestyle

4 Tips Menjaga Diri agar Kamu Tak Terjebak Menjadi Orang Ketiga Dalam Hubungan

Fimela.com, Jakarta Dalam beberapa tahun terakhir, istilah orang ketiga cukup populer ditengah masyarakat. Mulai dari kasus selebriti yang ditengarai konflik perselingkuhan akibat orang ketiga hingga kasus-kasus perselingkuhan yang terjadi secara umum di masyarakat.

Orang ketiga sendiri merupakan sebutan bagi perempuan yang dianggap merebut pasangan orang lain, layaknya orang ketiga. Namun, dalam hal ini yang direbut adalah pasangan orang yang sudah menikah, artinya suami orang.

Fenomena orang ketiga sendiri kini sering jadi bahan perbincangan karena banyak kejadian keretakan rumah tangga akibat kehadiran orang ketiga. Tentu saja hal ini menyulut emosi banyak orang terutama kaum perempuan yang sudah menjadi istri. Mereka sangat khawatir jika kehidupan rumah tangganya berantakan akibat godaan orang ketiga.

Akan tetapi sebenarnya sebelum berbicara siapa yang salah dan siapa yang benar dalam kasus orang ketiga, orang-orang harus bisa objektif. Jangan sampai karena istilah ini, perempuan menjadi pihak yang disudutkan. Perlu ditelusuri secara tuntas kronologinya agar tidak menimbulkan fitnah dan merugikan satu pihak.

Buat kamu para perempuan sebaiknya berhati-hati dalam berkomunikasi dengan lawan jenis yang sudah menikah agar tidak dituduh sebagai orang ketiga. Maka dari itu, Fimela.com kali ini akan membagikan informasi 4 tips menjaga diri agar kamu tak terjebak menjadi orang ketiga dalam hubungan. Cek tipsnya berikut ini.

Bersikap Profesional

Tips menjaga diri yang pertama agar terhindar dari tuduhan sebagai orang ketiga adalah senantiasa bersikap profesional dengan rekan kerja atau lawan jenis, terutama yang sudah menikah. Jika lingkupmu adalah pekerjaan, maka yang kamu bahas harus seputar pekerjaan saja atau tidak ada kepentingan lain yang kamu ladeni selain urusan pekerjaan.

Hal ini tentu sangat rawan karena banyak kasus perselingkuhan yang terjadi akibat komunikasi intens melalui pekerjaan misalnya. Maka dari itu, pastikan dan tanamkan pada dirimu bahwa kamu adalah orang yang profesional.

Jangan pernah terpancing atau dengan sengaja memancing rekan kerja yang sudah memiliki keluarga karena rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kamu harus pintar-pintar menjaga diri karena kita tidak bisa menebak apa yang ada didalam pikiran orang lain. 

Memilah-milah Pergaulan

Selanjutnya, tips yang kedua agar kamu bisa menjaga diri dan terhindar dari tuduhan sebagai orang ketiga adalah memilah-milah pergaulan. Artinya bukan berarti kamu memilih-milih teman karena arogan tetapi karena mempertimbangkan risiko yang akan terjadi.

Batasi pergaulan dengan seseorang yang sudah menikah, sekalipun ia adalah temanmu tetapi kita tidak bisa menebak situasi seperti apa yang akan hadir. Maka dari itu, kamu harus memiliki kepekaan dalam berteman dengan orang secara luas.

Berteman dengan mereka yang sudah menikah boleh saja karena kita adalah makhluk sosial yang harus menjaga hubungan sosial dengan baik. Akan tetapi, kamu harus tahu batasannya agar tidak menimbulkan rumor miring apalagi sampai mengganggu kehidupan keluarganya. 

Selalu Libatkan Orang Ketiga

Selanjutnya, tips menjaga diri yang ketiga adalah selalu melibatkan orang ketiga ketika kamu sedang memiliki janji bertemu dengan seseorang yang sudah menikah. Orang ketiga yang dimaksud ialah sahabat, teman, atau rekan kerjamu yang lain sehingga posisimu tidak hanya berdua dengannya.

Dengan begitu pasti akan lebih aman karena ada pihak lain yang secara tidak langsung mengawasi dan menjagamu apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Jika tidak, usahakan apabila kamu memiliki jadwal pertemuan dengan seseorang yang sudah menikah, pilihlah tempat yang ramai sehingga tidak terkesan eksklusif yang bisa membuat orang berprasangka.

Punya Prinsip Kuat

Terakhir, tips menjaga diri agar kamu terhindar dari tuduhan orang ketiga ialah memiliki prinsip kuat untuk tidak pernah terlibat dengan urusan-urusan perselingkuhan. Kamu harus memiliki prinsip bahwa kamu tidak akan pernah merebut apa yang bukan hakmu.

Hal ini penting karena segala kontrol ada pada dirimu sendiri. Setidaknya kamu harus membayangkan dampak terburuk apa yang bisa terjadi apabila kamu melakukan perselingkuhan dengan pasangan orang lain. Pikirkan dirimu dan juga pikirkan keluarganya.

Apapun alasannya, merebut pasangan orang lain atau menghancurkan rumah tangga orang lain adalah perbuatan yang kejam dan tidak terhormat. Maka dari itu, hargai dirimu sendiri dengan tidak pernah membuka celah untuk masuk kedalam masalah perselingkuhan.

;
Loading