Sukses

Lifestyle

5 Rahasia Bumbu Bakwan Jagung Lebih Gurih Tanpa MSG

Fimela.com, Jakarta Membuat bakwan jagung sekilas memang mudah, namun sebenarnya butuh beberapa trik juga agar bisa menghasilkan gorengan bakwan jagung yang gurih nikmat ala orang jualan. Jika penasaran, ini beberapa tips membuat bumbu bakwan jagung yang gurih dan enak.

1. Lebih banyak jagung daripada tepung

Pastikan porsi tepung tidak lebih banyak dari porsi jagung yang dihaluskan. Bakwan jagung rentan bantet dan kurang gurihjika terlalu banyak tepung. Jagung sendiri sudah memiliki rasa gurih alami, jadi jangan menutupinya dengan banyak tepung.

2. Bawang putih dan bawang merah

Pastikan menghaluskan bumbu bawang putih dan bawang merah sebelum mencampurkannya ke dalam adonan bakwan jagung. Daripada menggunakan kaldu bubuk atau bumbu bawang bubuk dan instan, bawang segar memberikan cita rasa lebih sedap dan gurih.

3. Telur

Ada resep bakwan yang tidak menggunakan telur dan ada juga yang menggunakan telur. Tambahan telur sebenarnya bukan hanya membuat bakwan jagung tidak mudah hancur tapi juga memberikan rasa gurih alami. Jadi pastikan menambahkan 1 butir telur ke dalam adonan.

4. Daun bawang dan seledri

Orang seringkali lupa bahwa daun bawang dan seledri bisa jadi bumbu wajib yang tidak boleh dihilangkan dalam resep bakwan jagung karena memiliki rasa gurih yang khas. Daun bawang dan seledri juga berfungsi memberikan tampilan lebih menggugah selera pada bakwan jagung.

5. Tambahan udang

Salah satu bumbu rahasia yang seringkali tidak dijetahui banyak orang adalah tambahan udang. Udang bisa dicincang kecil atau dihaluskan. Menambahkan udang seringkali memberikan rasa lebih baik dibandingkan kaldu bubuk yang lebih terasa MSG.

Nah, itu dia sekian tips bumbu bakwan jagung yang gurih, enak tanpa MSG. Silakan dicoba dan semoga bermanfaat.

#ElevateWomen with FIMELA

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Jokowi Ungkap Pentingnya Vaksin COVID-19, Terhindar dari Virus hingga Percepatan Pemulihan Ekonomi
Artikel Selanjutnya
5 Kisah Haru tentang Cinta Pertama yang Menorehkan Luka