Sukses

Lifestyle

Beribadah Selama Ramadan dengan Mengubah Sampah Menjadi Berkah Bagi Keluarga Pemulung

Fimela.com, Jakarta Berdasarkan data World Economy Forum pada tahun 2020, setiap menitnyamasyarakat di Indonesia menghasilkan sekitar 13 ton sampah plastik. Maka diperlukan kesadaran setiap orang untuk menerapkan penanggulangan sampah yang baik.

Berkaca pada besaran sampah yang dihasilkan manusia, brand kecantikan Garnier pun sudah menerapkan kemasan ramah lingkungan pada produk mereka. Serta memiliki gerakan #OneGreenStep untuk mendorong penerapan hidup ramah lingkungan serta mendukung keberlangsungan hidup para pemulung.

Pandu Brodjonegoro, Brand General Manager, Garnier Indonesia mengatakan di bulan Ramadan ini, kembali melakukan gerakan mengurangi konsumsi plastik di Indonesia melalui kerja sama dengan XSProject dan eRecycle, di mana bersama-sama kita dapat mengubah sampah menjadi berkah berbentuk donasi fasilitas pendidikan untuk anak-anak keluarga pemulung.

"Kampanye ini mengajak masyarakat Indonesia untuk berdonasi kepada anak-anak pemulung dengan bantuan di bidang edukasi, sekaligus berkontribusi untuk masa depan bumi yang lebih baik," ujar Pandu.

Cara berdonasi

Kampanye yang dilakukan selama bulan Ramadan ini mengajak konsumen untuk mengolah sampah melalui aplikasi eRecycle, yang mana nominal tersebut akan digandakan oleh Garnier untuk disumbangkan ke XSProject.Selain itu, untuk setiap transaksi produk Garnier di Tokopedia, konsumen juga telah berdonasi sebesar Rp. 1.000,- untuk XSProject.

“Perlu kita sadari peran besar pemulung dalam mendukung berjalannya ekonomi sirkular di Indonesia, oleh karena itu sangat tepat bagi kita untuk memberikan kebaikan dalam bentuk donasi dukungan pendidikanbagi keluarga dan anak pemulung melalui XSProject. Dengan #OneGreenStep untuk Kebaikan ini, bersama-sama kita dapat mengubah sampah menjadi berkah,” ujar Pandu.

Retno Hapsari, General Manager of XSProject mengatakan dalam kampanye#OneGreenStep untuk Kebaikan, XSProject akan berkontribusi dengan memberikan dukungan edukasi untuk anak-anak keluarga pemulung berupa biaya sekolah, seragam, buku, makanan, hingga kesehatan.

"Sudah sewajarnya kita memberikan dukungan penuh kepada anak-anak dari keluarga pemulung mengingat kontribusi besar mereka terhadap ekonomi sirkular dan usaha bersama kita dalam mencapai keberlanjutan. Harapan kami, melalui kampanye ini kita dapat meningkatkan kehidupan keluargapemulung dan membantu menghentikan siklus kemiskinan,” papar Retno.

#elevate women

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Ide Hampers Isi Beragam Kue Lezat untuk Idul Fitri
Artikel Selanjutnya
4 Manfaat Mengonsumsi Madu saat Berbuka dan Sahur di Bulan Ramadan