Sukses

Lifestyle

5 Tips Mendapatkan Tidur yang Berkualitas Selama Ramadan

Fimela.com, Jakarta Puasa diamati sebagai ibadah dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa dan ujian pengendalian diri, kita tidak boleh dibiarkan kurang tidur. Dalam berbagai agama, puasa berarti makan hanya pada jam-jam tertentu atau berhenti mengonsumsi makanan tertentu yang juga mendorong tidur kita.

Pada bulan Ramadan sebagian besar umat Muslim hanya bisa makan sebelum matahari terbit dan setelah matahari terbenam. Menarik untuk dicatata bahwa setiap perubahan jam atau kebiasaan makan memiliki kolerasi langsung dengan perubahan pola tidur kita. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Sahabat Fimela mendapatkan waktu tidur yang berkualitas selama Ramadan.

Tetap Terhidrasi

Seseorang dapat menggunakan waktu ini untuk merasa lebih baik dan tidur lebih nyenyak. Bila perlu, seseorang harus menyimpan sayuran dan buah-buahan seperti ketimun dan semangka. Seseorang mungkin tetap terhidrasi dengan air kelapa, susu mentega dan air jeruk nipis selain air putih. Tubuh manusia terdiri dari 60-80% air.

Jumlah air yang baik dalam tubuh kita memastikan berfungsinya sel-sel kita, penting untuk pikiran dan tubuh kita. Jika kita terhidrasi dengan baik, sel-sel otak kita akan tetap seimbang dan memastikan kita mendapatkan tidur malam yang nyenyak.

Detoksifikasi Pikiran & Tubuh

Puasa yang terputus-putus dapat membuat otak lebih aktif dan karenanya membuatnya sulit untuk tertidur. Oleh karena itu, lebih penting lagi untuk mengatur rutinitas tidur dan menjauhi gadget sebanyak mungkin selama waktu ini. Putuskan hubungan dari kebiasaan yang biasanya membuat ketagihan dan habiskan lebih banyak waktu dengan alam, seperti jalan-jalan di taman hijau setiap hari. Selaraskan tubuh dengan rutinitas baru dan pertahankan.

Biarlah ini menjadi waktu untuk kontemplasi diri dan detoksifikasi. Semakin tubuh merasakan detoksifikasi, semakin jernih pemikiran dan semakin dalam dirimu seharusnya bisa tidur. Dapatkan pijatan jika dirimu bisa, yang akan merilekskan otot untuk beristirahat dan membantu detoksifikasi. Minumlah teh hijau atau teh kamomil untuk menenangkanmu sebelum waktu tidur.

Istirahat yang Cukup

Jika di rumah atau memiliki ruang pribadi di tempat kerja, cobalah tidur siang agar dirimu tetap segar kembali. Segala bentuk puasa membutuhkan semacam pengekangan diri. Tidur siang terbukti dapat mengisi ulang energi kita, mengurangi kemungkinan serangan jantung, menenangkan sistem saraf dan meningkatkan produktivitas.

Hindari Minuman Berkafein

Hindari stimulan seperti kopi, minuman ringan, dan cokelat yang dapat mengganggu istirahat dan tidur. Terutama menjelang jam tidur, hindari semua stimulant tersebut. Beberapa jenis minuman berkafein mungkin akan hanya membuatmu terjaga sepanjang malam bahkan mendekati waktu sahur.

Lakukan Hal-hal yang Tidak Dilakukan di Lain Waktu

Habiskan waktu ini dengan duduk seperti dulu bersama keluarga dan teman serta berbagi cerita dan mengingat Tuhan. Tonton film bagus yang ingin dirimu bagikan dengan orang yang dicintai. Nikmati waktu berkualitas bersama keluarga, ini adalah waktu yang tepat untuk itu. Mungkin saja dirimu bisa buka dan sahur bersama.

Menjaga pola tidur saat puasa memang diperlukan guna mendapatkan cukup energi untuk esok hari saat menjalankan aktivitas. Ketika dirimu mendapatkan tidur yang cukup, maka dirimu tidak akan merasa mengantuk sepanjang hari. Jangan ragukan untuk melakukan olahraga secara rutin saat puasa.

Cek Video di Bawah Ini

#ElevateWomen

Loading
Artikel Selanjutnya
Waspadai Tidur Tidak Cukup di Malam Hari Menyebabkan Dimensia
Artikel Selanjutnya
Ternyata, Tidur Bisa Mencegah Demensia